Santri Memotret 5 Penampakan Cantik Gunung Gede Pagi Hari dari Perbatasan Sukabumi-Cianjur

- Redaksi

Jumat, 25 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Gede Pangrango. l Waliyadin

Gunung Gede Pangrango. l Waliyadin

SUKABUMIHEADLINE.com l Seorang santri asal Kabupaten Cianjur bernama Waliyadin memotret Gunung Gede Pangrango saat pagi hari dengan menggunakan smartphone, Jumat (25/11/2022).

Diakui pria yang akrab dipanggil Adin, itu memotret gunung yang dikenal sebagai tempat petilasan Prabu Siliwangi tersebut, dari Kampung Nanggeleng, Desa Cibaregbeg, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Gunung Gede Pangrango
Gunung Gede Pangrango. l Waliyadin

“Hanya pakai kamera HP merek Infinik Not 8 dengan RAM 2.32,” jelas Adin kepada sukabumiheadline.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, Gunung Gede Pangrango berada di perbatasan Kabupaten Sukabumi, Bogor dan Cianjur yang memiliki ketinggian 2.958 meter di atas permukaan laut (MDPL).

IMG 20221125 063720
Gunung Gede Pangrango. l Waliyadin

Gunung Gede merupakan sebuah gunung api bertipe stratovolcano yang berada di Pulau Jawa, Indonesia. Gunung Gede berada dalam ruang lingkup Taman Nasional Gede Pangrango, yang merupakan salah satu dari lima Taman Nasional yang pertama kali diumumkan di Indonesia pada tahun 1980.

IMG 20221125 063855
Gunung Gede Pangrango. l Waliyadin

Letusan Gunung Gede pertama kali terjadi pada 1747. Letusan pertama ini sangat hebat dan menyebabkan aliran aliran lava bergerak dan terlihat dari kawah lanang. Letusan ini memiliki dampak yang begitu besar.

Baca Juga :  Maling Motor yang Nyaris Beruntung di Cicurug Sukabumi

Kemudian, gunung ini Kemabli meletus pada 1761, 1780, dan 1832.

Kini, 100 tahun lebih gunung ini tertidur akibat letusan pertama. Dikejutkan kembali letusan dahysat kedua pada 1840, tepatnya pada tanggal 12 November jam 03.00 WIB yang menimbulkan guncangan hebat.

Baca Juga :  Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah di Nagrak Sukabumi
IMG 20221125 063816
Gunung Gede Pangrango. l Waliyadin

Sejak saat itu, Keresidenan Priangan yang beribukota di Cianjur, kemudian dipindahkan ke Bandung oleh Residen van der Moor setelah letusan Gunung Gede memporakporandakan Cianjur pada 1864.

Setelah itu, letusan letusan kecil Gunung Gede kurang lebih terjadi 24 kali. Meskipun tergolong kecil, tapi cukup membahayakan untuk warga sekitar yang tinggal berdekatan dengan Gunung Gede.

IMG 20221125 063802
Gunung Gede Pangrango. l Waliyadin

Letusan terakhir pada 1957, masih dikategorikan letusan kecil, dan hingga saat ini Gunung Gede masih tertidur.

Namun demikian, warga harus tetap waspada karena bukan tidak mungkin gunung ini akan kembali meletus.

Berita Terkait

Khasiat dan kandungan gizi ikan sapu sapu, sering dianggap hama
Baklava, takjil favorit WNI asal Sukabumi di Arab Saudi dan populer di Indonesia
Daftar brand kosmetik halal dan pro Palestina, Muslimah wajib tahu
Foto-foto penampakan kebun kurma Sukabumi berbuah lebat
Hindari konsumsi jenis makanan ini untuk puasa terbaik bagi kesehatan tubuh
Lirik lagu Karmila karya musisi asal Sukabumi dituduh sponsori pedofilia
Hybrid parenting: Ortu Gen Z tinggalkan pola asuh lama, lebih fleksibel dan realistis
Jurusan di SMK sumbang pengangguran terbesar padahal paling digemari

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:15 WIB

Khasiat dan kandungan gizi ikan sapu sapu, sering dianggap hama

Sabtu, 28 Februari 2026 - 04:03 WIB

Baklava, takjil favorit WNI asal Sukabumi di Arab Saudi dan populer di Indonesia

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:53 WIB

Daftar brand kosmetik halal dan pro Palestina, Muslimah wajib tahu

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:00 WIB

Foto-foto penampakan kebun kurma Sukabumi berbuah lebat

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:35 WIB

Hindari konsumsi jenis makanan ini untuk puasa terbaik bagi kesehatan tubuh

Berita Terbaru

AJS JFT 125 - AJS

Otomotif

Kenalin AJS JFT 125, scrambler Eropa harga terjangkau

Senin, 2 Mar 2026 - 15:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131