Pergerakan Sesar Cimandiri, Gempa Malam Hari Kagetkan Warga Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 28 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gempa bumi. l Feryawi Heryadi

Ilustrasi gempa bumi. l Feryawi Heryadi

sukabumiheadline.com l PALABUHANRATU – Sejumlah warga di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi dikejutkan dengan getararan gempa bumi yang dirasakan cukup besar.

Salah satu warga Palabuhanratu Miraj Arifin (39) mengaku kaget, saat sedang nongkrong tiba tiba merasakan bumi serasa bergetar dengan kekuatan cukup besar.

“Saya sedang duduk bersantai bersama keluarga sambil ngopi, tiba tiba gelas seperti bergerak pelan gitu airnya ikut bergoyang,” ungkapnya kepada sukabumheadline.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Getarannya lumayan besar terasa, kata warga lain katanya ada gempa setelah dilihat keluar rumah,” sambungnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam rilisnya mengungkapkan, gempa bumi terjadi pukul 20:11:48 WIB, Selasa, 28 Februari 2023.

“Wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan M=4,0,” ujarnya.

Dijelaskan Daryono, episenter terletak pada koordinat 7.03 LS dan 106.64 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 11 km Tenggara Kabupaten Sukabumi, pada kedalaman 3 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Cimandiri,” jelas Daryono.

“Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Kota Sukabumi, Palabuhanratu dengan Skala Intensitas II – III MMI,” tuturnya.

Lebih lanjut, Daryono mengatakan, gempa bumi juga dirasakan di Bogor, Lebak dan Bayah dengan Skala Intensitas II MMI.

“Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut. Hingga pukul 20:30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan,” tandasnya.

Berita Terkait

Nasib miris Abah Mitra dan Sawiah asal Sukabumi, tidur di luar karena gubuk mau ambruk
Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani
Rotasi di Polres Sukabumi Kota, 2 Kasat dan 5 kecamatan punya kapolsek baru
Kasus Yusup cabuli anak tiri di Parungkuda Sukabumi, tetangga ungkap fakta ini
Kementan turun tangan perbaiki saluran irigasi rusak di Sukabumi
Sidak ke RSUD Palabuhanratu, Bupati Sukabumi minta doa selalu dekat dengan rakyat
DPRD Kabupaten Sukabumi dorong tata kelola pariwisata tertib, nyaman dan profesional
Warga Nyalindung minta kepastian perbaikan jalan, ini kata Bupati Sukabumi

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 02:22 WIB

Nasib miris Abah Mitra dan Sawiah asal Sukabumi, tidur di luar karena gubuk mau ambruk

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:44 WIB

Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:27 WIB

Rotasi di Polres Sukabumi Kota, 2 Kasat dan 5 kecamatan punya kapolsek baru

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:01 WIB

Kasus Yusup cabuli anak tiri di Parungkuda Sukabumi, tetangga ungkap fakta ini

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:58 WIB

Kementan turun tangan perbaiki saluran irigasi rusak di Sukabumi

Berita Terbaru

Film animasi Masha and the Bear - Ist

Film

Film Masha and the Bear versi panjang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:31 WIB

Gadget

Xiaomi Earbud Clip-on, cek harga dan spesifikasinya

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:03 WIB