sukabumiheadline.com l Longsor yang menyebabkan rel kereta api (KA) relasi Sukabumi-Bogor menggantung hingga sepanjang 15 meter membuat ribuan penumpang KA Pangrango membatalkan keberangkatannya.
Diketahui, sebanyak 2.514 penumpang KA relasi Sukabumi-Bogor (PP) terpaksa batal berangkat imbas dari peristiwa longsor yang terjadi pada Jumat (30/6/2023) sekitar pukul 19:00 WIB itu.
Adapun, lokasi longsor di perlintasan KA jalur rel KM 17+7/8 antara stasiun Cicurug, Kabupaten Sukabumi dan Maseng, Kabupaten Bogor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksana Harian Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Feni Novida Saragih mengatakan jika kondisi rel menggantung sepanjang 15 meter dengan ketinggian 3 meter.
“KAI Daop 1 Jakarta membatalkan satu perjalanan KA Pangrango untuk hari Jumat (30/6/2023) dengan keberangkatan pukul 19.55 WIB dari Bogor, dan Sabtu (1/7/2023) seluruh perjalanan KA Pangrango PP,” jelas Feni.
Diketahui, sebanyak 60 tiket KA Pangrango pada Jumat dan 2.514 tiket pada Sabtu membatalkan keberangkatannya.
Uang Tiket Dikembalikan 100%
Untuk informasi, calon penumpang yang telah membeli tiket dan terdampak pembatalan maka bea tiket akan dikembalikan 100 persen.
Adapun proses pengembalian dilakukan hingga 7 hari ke depan dan masyarakat yang sudah membeli tiket tidak harus melakukan pembatalan pada hari yang sama dengan jadwal keberangkatan.
Tiket Diganti Sudah 60%
Informasi diperoleh, hingga saat ini PT KAI menyebut proses penggantian tiket untuk keberangkatan Jumat (30/6/2023) pukul 19.55 WIB telah mencapai 60 persen.
“Sementara untuk keberangkatan pukul 19.55 WIB Jumat, dari Bogor yang terdampak pembatalan, hingga pukul 22.00 WIB hari yang sama, tercatat sekitar 60 tiket sudah melakukan pembatalan,” tulis KAI dalam laman resminya pada Sabtu (1/7/2023).