1.098 sapi kurban Presiden Prabowo dibeli pakai dana APBN Rp100 miliar

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com -Sapi kurban Presiden Prabowo Subianto sebanyak 1.098 ekor dibeli dengan menggunakan dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sekira Rp100 miliar. Hal itu diungkapkan Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiontoro.

Juri menyampaikan pembelian 1.098 sapi kurban yang disalurkan Presiden Prabowo Subianto untuk Iduladha tahun ini menghabiskan anggaran sekira Rp100 miliar yang bersumber dari APBN melalui bantuan kemasyarakatan presiden.

Menurutnya, besaran anggaran sapi di setiap tempat berbeda-beda karena harga sapi menyesuaikan bobot dan lokasi pengadaan di masing-masing daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi, sumber anggarannya dari APBN melalui anggaran bantuan presiden, bantuan kemasyarakatan presiden. Jadi, harga sapi tentu bervariasi karena bobotnya beda-beda dan lokasinya juga tentu mempengaruhi harga sapi. Jadi kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah. Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp100-an miliar,” kata Juri dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Selasa (26/5/2026).

Ia menyebutkan sebanyak 598 sapi dialokasikan untuk pemerintah daerah di seluruh Indonesia, sementara 500 sapi lainnya disalurkan ke pondok pesantren, lembaga pendidikan, lembaga sosial, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama.

“Pada tahun ini, dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau tahun 2026 ini, Bapak Presiden (Prabowo) berkenan akan menyerahkan bantuan sapi kurban sebanyak 1.098 ekor sapi,” ucapnya.

Selain itu, distribusi sapi kurban mencakup seluruh wilayah administrasi di Indonesia, yakni 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Namun, jumlah sapi untuk pemerintah daerah (Pemda) tercatat lebih banyak dibanding jumlah wilayah penerima.

Juri mengungkapkan kondisi tersebut terjadi karena terdapat 46 daerah yang tidak memiliki sapi dengan standar bobot yang ditetapkan presiden. Untuk mengatasi hal tersebut, sejumlah daerah menerima tambahan sapi dari wilayah lain.

“Standar bobot sapi presiden adalah 800 kilogram sampai 1,3 ton. Dan setiap daerah akan mendapatkan satu, sementara ada 46 daerah yang tidak ada sapi dengan bobot sebesar itu. Oleh karena itu, ada yang mendapatkan dua sapi untuk 46 daerah,” ungkap Juri.

Ia mengatakan sapi kurban yang dipilih merupakan jenis sapi premium, seperti Simental, Limousin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Belgian Blue, hingga sapi Bali. Seluruh sapi disebut memiliki bobot di atas 800 kilogram dan telah mengantongi surat keterangan kesehatan hewan.

“Selain itu juga sapi ini sesuai dengan syariat Islam untuk menjadi sapi kurban, umurnya sudah di atas dua tahun dan jantan serta tidak cacat,” terangnya.

Di balik pendistribusian ribuan sapi kurban tersebut, pemerintah juga melibatkan peternak lokal dari berbagai daerah. Pengadaan hewan kurban dilakukan melalui koordinasi Kementerian Sekretariat Negara bersama Kementerian Pertanian, dinas peternakan daerah, hingga Asosiasi Peternak dan Penggemukan Sapi Indonesia (APPSI).

Ia berharap momentum Iduladha dapat ikut mendorong produktivitas peternak lokal dan pengembangan industri peternakan nasional.

“Sumber-sumber sapi tadi semuanya berasal dari peternak lokal, sehingga diharapkan mereka dapat menjadikan momentum ini untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas sapi,” katanya.

Ia menambahkan Sang Kepala Negara juga meminta agar penyaluran sapi kurban benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan di masing-masing daerah.

“Presiden (Prabowo) memberikan arahan supaya sapi-sapi yang diberikan untuk menjadi sapi kurban ini juga dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya kepada masyarakat yang membutuhkan di daerah masing-masing,” ucap Juri.

Berita Terkait

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan
Jawa Barat raih Indonesia Muslim Travel Index Terbaik di Indonesia
4 wamen dan 3 kepala badan baru dilantik Prabowo
Pemprov Jabar bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga tingkat desa
Survei CELIOS: 75% responden stres dengan kebijakan Prabowo-Gibran, direspons Gerindra
Antisipasi dampak Sesar Lembang, Pemprov Jabar berkantor di Cirebon atau Purwakarta
Pemprov rilis Program Jabar Sakola: Bantuan PJS, seragam hingga SPP gratis
Mahfud MD: Gibran bisa dimakzulkan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Jawa Barat raih Indonesia Muslim Travel Index Terbaik di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:00 WIB

4 wamen dan 3 kepala badan baru dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:29 WIB

Pemprov Jabar bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga tingkat desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Survei CELIOS: 75% responden stres dengan kebijakan Prabowo-Gibran, direspons Gerindra

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB