sukabumiheadline.com l Media asal Mesir, Sada Elbalad mengabarkan kematian Kolonel Shaldag Zeour dan seorang elite militer lainnya yang pertama kali dipublikasikan oleh media ternama Israel, The Times of Israel.
Kematian Zeour menambah daftar korban tentara yang tewas di pihak militer Israel. Zeour yang diketahui sebagai komandan brigade tank Pasukan Pertahanan Israel (IDF), tewas dalam pertempuran di sebelah barat Gaza.
Diketahui pada saat itu, pasukan Hamas Palestina berhasil menghancurkan lebih dari 88 unit tank dari total 383 kendaraan lapis baja yang dikerahkan Israel ke Gaza.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Puluhan unit Tank Tempur Utama (MBT) Merkava Mark IV berteknologi canggih, hancur total akibat serangan rudal anti-tank dan peluncur roket (RPG) sayap militer Hamas, Brigade Izz ad-Din al-Qassam.
Militer Hamas pun bersorak karena ternyata salah seorang korbannya adalah Zeour yang memimpin brigade tank yang menggempur Gaza bagian barat. Sejak 7 Oktober 2023, Zeour dipastikan adalah perwira militer Israel dengan pangkat paling tinggi yang tewas dalam pertempuran.
Selain Zeour, serangan pasukan Hamas bersama dengan anggota kelompok Jihad Islam Palestina (PIJ) di barat Gaza juga menewaskan Sekretaris Wajib Militer Zeour, Anna Owaidan.
“Komandan lapis baja, Kolonel Shaldag Zeour, tewas dalam pertempuran di barat Gaza, dan sekretaris wajib militernya, Annie Owaidan, terbunuh,” tulis The Times of Israel.

Sementara, diberitakan Bulgarian Military, strategi dan taktik canggih yang diterapkan pasukan Hamas dan Jihad Islam Palestina (PIJ) menjadi kunci keberhasilan destruksi lusinan tank.
Untuk informasi, sejumlah senjata Hamas dan PIJ disuplai negara-negara lain seperti China, Korea Utara (Korut) dan Rusia.
Kematian Zeour diyakini akibat peluncur roket RPG-7VR buatan Rusia. Meskipun klasik, senjata ini masih menjadi andalan militer Rusia, sejak dibuat NPO Bazalt pada 1958.
Sniper Brigade Al-Qassam Lumpuhkan IDF, Bidik Tel Aviv
Faksi-faksi milisi pembebasan Palestina dilaporkan terus menggencarkan perlawanan di tengah klaim tentara Israel (IDF) kalau Hamas sudah kehilangan kendali atas Gaza, Palestina.
Dua faksi militer di Gaza bahkan mengincar peralatan tempur IDF di Gaza dan wilayah perkotaan Israel dalam konfrontasi yang sedang berlangsung dengan pasukan penyerang.
Perlawanan menghadapi IDF di Gaza, terus menargetkan ‘Tel Aviv’ Perlawanan Palestina di Gaza terus menargetkan kendaraan dan konsentrasi militer IDF.
Laporan media Palestina, Al-Mayaaden Brigade al-Qassam, sayap militer gerakan Hamas, menargetkan dua tank pendudukan Israel di utara Beit Hanoun, dan dua tank lainnya di barat Kota Gaza, dengan roket Yassin 105.
“Di Beit Hanoun utara, milisi al-Qassam berhasil melumpuhkan pasukan khusus Israel yang bersembunyi di sebuah gedung menggunakan muatan TBG-7,”
Material TBG-7 disebutkan adalah bagian dari peledak termobarik yang dimaksudkan untuk menyebarkan sejumlah bahan bakar di area terbatas saat terjadi ledakan.
Material ini akan secara cepat terbakar membentuk awan panas dan tekanan yang ekstrim.
“Penembak jitu Brigade Al-Qassam juga menargetkan seorang tentara Israel di utara Beit Hanoun, secara langsung melukainya, sementara menargetkan pasukan pendudukan yang menyusup ke Jalur Timur Juhr al-Dik dengan mortir kaliber berat,” tulis laporan tersebut.
Di bagian depan barat Jalur Gaza, Brigade Al-Qassam menargetkan tiga tank Israel dengan roket Yassin 105 dan RPG anti-tank tandem.

“Brigade Al-Qassam juga menghancurkan pengangkut personel anti-lapis baja (APC) pendudukan Israel di sebelah barat Kota Gaza menggunakan roket Yassin 105, menyebabkannya terbakar habis,” tulis laporan itu.
Di front barat laut Kota Gaza, Brigade al-Qassam menargetkan empat kendaraan Israel menggunakan roket Yassin 105.
Adapun pasukan pendudukan Israel yang menyusup ke front selatan Gaza, disebutkan menjadi sasaran mortir kaliber berat.