Tengak sebotol alkohol 70% dan Cendo Lyteers pria asal Sukabumi ini tewas

- Redaksi

Minggu, 7 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tengak sebotol alkohol 70% dan Cendo Lyteers pria asal Sukabumi ini tewas. - Istimewa

Tengak sebotol alkohol 70% dan Cendo Lyteers pria asal Sukabumi ini tewas. - Istimewa

sukabumiheadline.com – Warga Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, digegerkan dengan penemuan mayat. Mayat yang ditemukan warga tersebut dari mulutnya keluar darah dan berbusa, sehingga warga memprediksi mayat tersebut meninggal dikarenakan overdosis penggunaan obat-obatan terlarang, Rabu (4/4/20243).

“Warga menemukan mayat dari mulutnya keluar darah dan berbusa. Sepertinya meninggal karena overdosis penggunaan zat-zat terlarang,” kata Erwin Komara Sukma, warga Kecamatan Bayah, dikutip Ahad (7/4/2024).

Kapolsek Bayah, AKP Malik Abraham membenarkan, adanya penemuan mayat di lapangan merdeka Bayah, tepatnya dibelakang SDN 4 Bayah Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih kata Kapolsek, mayat tersebut bernama Reza RM, warga Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, saat ditemukan dalam keadaan telungkup serta pada bagian bibir dan mulut mengeluarkan darah.

Dijelaskan Kapolsek, penemuan mayat itu berawal ketika Rumnah, warga sekitar hendak mengambil peralatan masak di warungnya. Saat tiba di warungnya itu kemudian Rumnah menemukan sesosok mayat dalam keadaan tertelungkup.

“Warga menemukan mayat itu tergeletak dekat warungnya. Kemudian penemuan mayat itu dilaporkan kepada kepolisian,” ungkap Kapolsek.

Pihaknya, lanjut Kapolsek, belum mengetahui secara pasti penyebab kematian warga Sukabumi tersebut, yang pasti kata dia, disekitar lokasi ditemukannya mayat terdapat satu botol alkohol 70 persen dan Cendo Lyteers.

”Tidak tahu pasti penyebab kematiannya. Di Lokasi hanya ditemukan sebotol alkohol 70 persen dan obat tetes mata merk Cendo Lyteers,” tutup Kapolsek.

Berita Terkait

Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL
Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba
Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar
Innalillahi, rumah Sekdes di Kasepuhan Sinarresmi Sukabumi ludes terbakar

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:59 WIB

Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL

Senin, 14 September 2026 - 08:09 WIB

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Kamis, 10 September 2026 - 20:01 WIB

Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan

Berita Terbaru

Ilustrasi pencabulan terhadap anak - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL

Selasa, 15 Sep 2026 - 17:59 WIB