Mengenang syarat Bung Hatta diasingkan ke Sukabumi dan pengorbanan untuk sahabat

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bung Hatta - sukabumiheadline.com

Bung Hatta - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kota Sukabumi, Jawa Barat, terkenal akan suasananya yang slow living dan beriklim sejuk. Selain itu, juga dekat dengan sejumlah destinasi wisata indah.

Namun siapa sangka, di balik keindahan alam, wisata kuliner, dan oleh-oleh khasnya, Sukabumi menyimpan cerita sejarah yang tidak banyak yang tau, yakni menjadi tempat pengasingan dan penahanan bagi beberapa tokoh nasional. Baca selengkapnya: 5 tokoh nasional yang pernah diasingkan ke Sukabumi, dari wakil presiden hingga ulama besar

Di Sukabumi juga terdapat sekolah dan asrama polisi yang dinilai strategis, juga secara geografis Sukabumi dekat dengan Jakarta. Kota ini diapit gunung Gede-Pangrango yang membuat Sukabumi dinilai wilayah yang aman untuk pengasingan maupun persembunyian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait: Mengenal Cagar Budaya Rumah Tahanan Bung Hatta-Sjahrir di Sukabumi

Syarat Bung Hatta diasingkan ke Sukabumi

Wakil Presiden RI pertama, Mohammad Hatta - Ist
Wakil Presiden RI pertama, Mohammad Hatta – Ist

Siapa yang tak kenal dengan Bung Hatta? Bapak Proklamator sekaligus Wakil Presiden pertama Indonesia. Tokoh nasional yang bernama lengkap Drs Mohammad Hatta, lahir di Minangkabau 12 Agustus 1902 itu pernah mendekam di pengasingan Sukabumi.

Baca Juga :  Dari Sukabumi Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir Prediksi Kehancuran Hindia Belanda

Pada tahun 1941, tepatnya setelah Jepang menyerang pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbor, Jepang menguasai sejumlah daerah di Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Karena khawatir para tokoh politik yang dibuang pemerintah kolonial Belanda dimanfaatkan oleh Jepang untuk membangun kerja sama, Bung Hatta dan Bung Sjahrir yang saat itu tengah diasingkan di Banda Neira segera dipindahkan ke Sukabumi.

Bung Hatta dikenal sebagai seorang yang mencintai buku, menyampaikan syarat dalam kalimat terkenal: “Aku rela di penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.”

Bung Hatta hobi membaca buku - UNESCO
Bung Hatta hobi membaca buku – UNESCO

Bahkan di pengasingannya, Bung Hatta tak pernah lepas dari buku. Beliau membawa serta buku-bukunya saat pindah dari Banda Neira ke Sukabumi.

Baca Juga :  Mengenal Cagar Budaya Rumah Tahanan Bung Hatta-Sjahrir di Sukabumi

Meski pada akhirnya Bung Hatta harus mengalah untuk mengurangi buku-buku yang beliau bawa sebanyak bobot 3 anak angkat Bung Sjahrir karena kelebihan muatan pesawat yang mereka tumpangi.

Berita Terkait: Dari Sukabumi Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir Prediksi Kehancuran Hindia Belanda

Pengorbanan Bung Hatta untuk Sjahrir

Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir
Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir – Des Alwi

Bung Hatta tidak sendiri diasingkan ke Sukabumi, namun bersama Bung Sjahrir. Keduanya dipindahkan dari tempat pengasingan di Banda Neira. Namun karena Sjahrir tak pergi seorang diri, Hatta akhirnya mengorbankan kecintaannya terhadap buku demi kebahagiaan Sjahrir.

Diketahui, Bung Sjahrir membawa serta ketiga anak angkatnya dari Banda Neira ke Sukabumi. Namun karena beban maksimal pesawat yang mengangkut mereka saat itu terbatas, Hatta merelakan untuk mengurangi jumlah buku yang ia bawa.

Awak pesawat pun mengurangi buku milik Hatta seberat timbangan tiga anak angkat Bung Sjahrir.

Berita Terkait

Harimau Sunda dan Kontinental: Mengapa hanya dua subspesies maung di dunia?
Pamer manuskrip turats ulama Pasundan, pengertian Haol Masyayikh di Sunanulhuda Sukabumi
Haram! Hukum membuang sampah sembarangan menurut Islam, ini dalilnya
Mengapa di Sukabumi ada nama Loji? Begini asal-usulnya
Menelisik alasan penolakan jalur KA ke Palabuhanratu Sukabumi oleh RA Eekhout
Jadwal 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1447 H Muhamadiyah – NU dan perbedaan metode
Dahsyatnya bacaan di antara dua sujud, doa yang merangkum semua harapan manusia
Kisah 5 tokoh Sukabumi mualaf dan sukses jadi pengusaha, menteri, hingga istri pangeran

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:00 WIB

Harimau Sunda dan Kontinental: Mengapa hanya dua subspesies maung di dunia?

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:19 WIB

Pamer manuskrip turats ulama Pasundan, pengertian Haol Masyayikh di Sunanulhuda Sukabumi

Kamis, 29 Januari 2026 - 03:55 WIB

Haram! Hukum membuang sampah sembarangan menurut Islam, ini dalilnya

Kamis, 29 Januari 2026 - 03:02 WIB

Mengapa di Sukabumi ada nama Loji? Begini asal-usulnya

Senin, 26 Januari 2026 - 02:04 WIB

Menelisik alasan penolakan jalur KA ke Palabuhanratu Sukabumi oleh RA Eekhout

Berita Terbaru

UMKM

Ini 22 kecamatan penghasil kopi Sukabumi terbanyak

Rabu, 4 Feb 2026 - 00:27 WIB

Ilustrasi perkebunan kelapa sawit - sukabumiheadline.com

Nasional

Prabowo sebut kelapa sawit tanaman ajaib, dikritik PDIP

Selasa, 3 Feb 2026 - 17:48 WIB