Momen Bupati Sukabumi dipuji setinggi langit oleh KDM, sebelumnya sempat dikritik

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Bupati Sukabumi Asep Japar dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Ilustrasi Bupati Sukabumi Asep Japar dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Setelah sebelumnya Bupati Sukabumi Asep Japar dikritik oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, karena dinilai sulit dihubungi. Padahal, kata Dedi Mulyadi, masalah di Sukabumi banyak sekali. Baca selengkapnya: Dedi Mulyadi: Bupati Sukabumi sulit dihubungi, tapi problemnya banyak sekali

Bupati Sukabumi Asep Japar - Ilustrasi sukabumiheadline.com
Bupati Sukabumi Asep Japar – Ilustrasi sukabumiheadline.com

Namun, kali ini Asep Japar justru mendapatkan pujian setinggi langit dari Dedi Mulyadi. Pujian dari gubernur yang akrab dipanggil KDM itu, terhadap Asep Japar, merespons video diunggah sukabumiheadline.com di akun TikTok terkait korban banjir di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Tangkapan layar status Facebook Kang Dedi Mulyadi - Ist
Tangkapan layar status Facebook Kang Dedi Mulyadi – Ist

Dalam video tersebut, seorang perempuan menangis sambil memvideo kondisi rumah yang hancur diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu. Dari keterangan di video, perempuan korban bencana tersebut sebagai warga Kampung Cisarua RT 002/015, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dedi Mulyadi, dalam pujiannya, menyebut Bupati Sukabumi sebagai baik hati, saleh, ramah, dan cekatan.

“Khususon wabil khusus untuk Bapak Bupati Sukabumi, @h.asepjapar yang baik hati serta jajaran yang soleh, ramah serta cekatan. Kita kerja yu, terjun ke lapangan dan melayani rakyat,” bunyi caption pada keterangan video di akun Kang Dedi Mulyadi, dikutip Senin (12/1/2026).

Kondisi rumah warga Kecamatan Simpenan, Sukabumi - Ist
Kondisi rumah warga Kecamatan Simpenan, Sukabumi – Ist

KDM juga meminta Bupati Sukabumi dan jajaran, untuk segera menyerahkan berkas korban banjir agar secepatnya mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, tampak dalam video, tumpukan batu bercampur tanah bersarang dari mulai teras, ruang tengah hingga ke dalam kamar. Video diunggah Wulan di akun TikTok @mey_sha15. Baca selengkapnya: Batu numpuk dalam rumah, warga korban bencana Sukabumi nangis tak ada perhatian

Selain itu, nestapa juga dialami Abah Uloh, seorang lansia korban bencana alam di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Ia terpaksa harus menghuni gubuk reyot di tengah kebun, karena rumahnya rusak diterjang banjir beberapa waktu lalu.

Nestapa Abah Uloh, lansia korban bencana alam Sukabumi huni gubuk reyot
Nestapa Abah Uloh, lansia korban bencana alam Sukabumi huni gubuk reyot – Wulan

Abah Uloh tercatat sebagai warga Kampung Babakan Cisarua RT 002/015 Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan. Ia merupakan salah satu dari puluhan korban banjir yang berharap segera ada solusi dari pemerintah.

Diketahui, istri dari Abah Uloh menjadi korban tewas dalam salah satu dari tiga peristiwa bencana yang menerjang kampungnya. Baca selengkapnya: Nestapa Abah Uloh, lansia korban bencana alam Sukabumi huni gubuk reyot

Berita Terkait

Sidak ke RSUD Palabuhanratu, Bupati Sukabumi minta doa selalu dekat dengan rakyat
Pemkab Sukabumi bangun belasan sarana air bersih, yuk cek lokasi, anggaran dan hasilnya
Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam
Ini jumlah ASN Kota Sukabumi 2026 menurut tingkat pendidikan dan jenis kelamin
Didominasi perempuan, ini data terbaru jumlah PNS dan PPPK di Kabupaten Sukabumi
Mengintip defisit APBD Kabupaten Sukabumi 2026
Disentil KDM, Pemkab Sukabumi satset verval korban bencana di Simpenan
Segini jumlah PNS Pemkab Sukabumi berdasarkan tingkat pendidikan dan golongan

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:34 WIB

Sidak ke RSUD Palabuhanratu, Bupati Sukabumi minta doa selalu dekat dengan rakyat

Rabu, 29 April 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Sukabumi bangun belasan sarana air bersih, yuk cek lokasi, anggaran dan hasilnya

Minggu, 26 April 2026 - 15:40 WIB

Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam

Kamis, 16 April 2026 - 00:28 WIB

Ini jumlah ASN Kota Sukabumi 2026 menurut tingkat pendidikan dan jenis kelamin

Selasa, 14 April 2026 - 04:31 WIB

Didominasi perempuan, ini data terbaru jumlah PNS dan PPPK di Kabupaten Sukabumi

Berita Terbaru

Proses evakuasi pendaki asal Sukabumi di Lombok Timur - Polres Lombok Timur

Peristiwa

Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:44 WIB