sukabumiheadline.com – Setelah sebelumnya Bupati Sukabumi Asep Japar dikritik oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, karena dinilai sulit dihubungi. Padahal, kata Dedi Mulyadi, masalah di Sukabumi banyak sekali. Baca selengkapnya: Dedi Mulyadi: Bupati Sukabumi sulit dihubungi, tapi problemnya banyak sekali

Namun, kali ini Asep Japar justru mendapatkan pujian setinggi langit dari Dedi Mulyadi. Pujian dari gubernur yang akrab dipanggil KDM itu, terhadap Asep Japar, merespons video diunggah sukabumiheadline.com di akun TikTok terkait korban banjir di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Dalam video tersebut, seorang perempuan menangis sambil memvideo kondisi rumah yang hancur diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu. Dari keterangan di video, perempuan korban bencana tersebut sebagai warga Kampung Cisarua RT 002/015, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dedi Mulyadi, dalam pujiannya, menyebut Bupati Sukabumi sebagai baik hati, saleh, ramah, dan cekatan.
“Khususon wabil khusus untuk Bapak Bupati Sukabumi, @h.asepjapar yang baik hati serta jajaran yang soleh, ramah serta cekatan. Kita kerja yu, terjun ke lapangan dan melayani rakyat,” bunyi caption pada keterangan video di akun Kang Dedi Mulyadi, dikutip Senin (12/1/2026).

KDM juga meminta Bupati Sukabumi dan jajaran, untuk segera menyerahkan berkas korban banjir agar secepatnya mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.
Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, tampak dalam video, tumpukan batu bercampur tanah bersarang dari mulai teras, ruang tengah hingga ke dalam kamar. Video diunggah Wulan di akun TikTok @mey_sha15. Baca selengkapnya: Batu numpuk dalam rumah, warga korban bencana Sukabumi nangis tak ada perhatian
Selain itu, nestapa juga dialami Abah Uloh, seorang lansia korban bencana alam di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Ia terpaksa harus menghuni gubuk reyot di tengah kebun, karena rumahnya rusak diterjang banjir beberapa waktu lalu.

Abah Uloh tercatat sebagai warga Kampung Babakan Cisarua RT 002/015 Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan. Ia merupakan salah satu dari puluhan korban banjir yang berharap segera ada solusi dari pemerintah.
Diketahui, istri dari Abah Uloh menjadi korban tewas dalam salah satu dari tiga peristiwa bencana yang menerjang kampungnya. Baca selengkapnya: Nestapa Abah Uloh, lansia korban bencana alam Sukabumi huni gubuk reyot









