Daftar negara tujuan ekspor ubi kayu Sukabumi dan olahan

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ubi kayu atau singkong - sukabumiheadline.com

Ilustrasi ubi kayu atau singkong - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu sentra utama penghasil ubi kayu (singkong) di Jawa Barat, dengan kontribusi lahan mencapai 8.000 hektar, tersebar antara lain di Kecamatan Jampang Tengah, Ciambar, Gegerbitung, Warungkiara, hingga Cicantayan. Baca selengkapnya: 20 kecamatan penghasil ubi kayu terbesar di Sukabumi, bukan sekadar teman ngopi

Ubi kayu dari Sukabumi tidak hanya untuk konsumsi warga lokal, seperti untuk teman minum kopi hingga industri kecil produsen keripik singkong, tetapi juga dikirim ke industri besar di Bogor, hingga ekspor ke sejumlah negara di Asia dan Afrika.

Sebagai sentra produksi singkong, Sukabumi menjadi daerah andalan penyumbang 10% produksi ubi kayu di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ilustrasi ubi kayu atau singkong - sukabumiheadline.com
Ilustrasi ubi kayu atau singkong – sukabumiheadline.com

Ubi kayu dan produk olahannya dari Kabupaten Sukabumi, telah menembus beberapa pasar internasional. Adapun negara-negara tujuan ekspor ubi kayu dari Sukabumi meliputi:

Baca Juga: 27 kecamatan penghasil ubi jalar di Sukabumi, kenali gizi, mineral dan manfaatnya bagi tubuh

China

Gaplek (singkong kering) dari Sukabumi menembus pasar China. Gaplek Sukabumi merupakan olahan ubi kayu yang dipanggang di salah satu industri rumahan pengolahan singkong, Jampang Tengah.

Dalam sehari, industri rumahan setempat mampu memproduksi gaplek singkong hingga lima ton dengan harga jual Rp3500 – Rp4000 per kilogram serta diekspor ke negara China.

Brunei Darussalam dan Afrika

Keripik singkong Yammy Babeh khas Sukabumi
Keripik singkong Yammy Babeh khas Sukabumi – Ist

Camilan singkong (opak/keripik) hasil UMKM Sukabumi telah diekspor ke Brunei, salah satunya diproduksi oleh Yammy Babeh milik Ade Soelistyowati.

Bisnis wanita yang biasa dipanggil Bunda Elis ini berawal dari April 2016 di Jl. Sukajaya Ex Kav Alam Raya RT 007/003, Desa Sukajaya, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Baca selengkapnya: Kisah Bunda Elis asal Sukabumi: Dari terlilit utang hingga ekspor keripik singkong ke 5 negara

Keripik singkong Yammy Babeh khas Sukabumi juga berhasil tembus pasar ekspor ke negara-negara Afrika.

Baca Juga: Menjanjikan Fulus dan Bisa Menghambat HIV/Aids, Begini Cara Bikin Keripik Paria yang Kriuk

Singapura

Ubi Jepang (ubi manis) dari Sukabumi (terutama dari wilayah Kadudampit) diekspor ke Singapura dengan permintaan mencapai ratusan ton. Namun pada musim kemarau yang disertai fenomena iklim El Nino akan berdampak terhadap produksi ubi Jepang. Padahal, ubi ini merupakan komoditas potensial untuk ekspor.

Salah seorang petani ubi Jepang di Kampung. Lemah Duhur, Desa Sukamanis, Kecamatan Kadudampit, Edi Susianto (56), mengaku membudidayakan ubi jepang di lahan sekitar tiga hektar.

Dalam kondisi normal, kata dia, hasil panen bisa mencapai sekitar 20 ton-25
ton per hektar. Tiga hektar dalam kondisi normal, kata dia, hasil panen bisa mencapai sekitar 20 ton-25 ton per hektar. Adapun pada musim kemarau bisa menurun drastis.

“Musim kemarau paling bisa menghasilkan delapan sampai sepuluh ton arena banyak ukuran buah ubinya yang mengecil” kata Edi.

Hal itu berdampak terhadap upaya petani untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal maupun ekspor. Untuk pasar lokal, kebutuhannya mencapai sekitar 60 ton per hari.

Baca Juga: Wajar Keripik Tempe Kahla Sukabumi ekspor ke luar negeri, ternyata binaan perusahaan besar

Uni Eropa

Selain itu, ubi kayu asal Sukabumi juga banyak diserap oleh industri keripik nasional dan berpotensi untuk pasar ekspor yang lebih luas seperti Uni Eropa.

Berita Terkait

Rekor! Okupansi KA Siliwangi relasi Cipatat-Sukabumi capai 201%
Daftar Daihatsu Ayla bekas 2013/2014 diobral Rp60 juta usai Lebaran
Dijual segera RS Altha Medika Parungkuda Sukabumi, harganya bikin melongo
Jumlah penumpang KA Pangrango dan KA Siliwangi tujuan Sukabumi sepekan terakhir
Pertamina jamin ketersediaan BBM Sukabumi dan Cianjur, program spesial di Palabuhanratu
Jadwal groundbreaking kilang modular Sukabumi
KRL Sukabumi dan Cikampek: Danantara siapkan Rp50 triliun, ini yang awal digarap
Profil PT Ormat Geothermal Indonesia, dari Israel garap proyek di Maluku Utara

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:32 WIB

Rekor! Okupansi KA Siliwangi relasi Cipatat-Sukabumi capai 201%

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:31 WIB

Daftar Daihatsu Ayla bekas 2013/2014 diobral Rp60 juta usai Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:00 WIB

Dijual segera RS Altha Medika Parungkuda Sukabumi, harganya bikin melongo

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:04 WIB

Jumlah penumpang KA Pangrango dan KA Siliwangi tujuan Sukabumi sepekan terakhir

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:00 WIB

Pertamina jamin ketersediaan BBM Sukabumi dan Cianjur, program spesial di Palabuhanratu

Berita Terbaru

Praka Farizal Romadhon, anggota pasukan Perdamaian UNIFIL gugur di Lebanon - Muhammad Husein

Internasional

PBB: Prajurit TNI di Lebanon tewas ditembak tank militer Israel

Rabu, 8 Apr 2026 - 20:46 WIB