sukabumiheadline.com – Korea Utara (Korut) berpotensi memiliki pemimpin baru dari generasi keempat keluarga Kim. Badan intelijen Korea Selatan (Korsel) menyebut Kim Jong Un telah memilih putrinya yang masih remaja, Kim Ju Ae, sebagai pewaris kepemimpinan negara tersebut.
Informasi itu disampaikan Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) kepada parlemen Korea Selatan, Kamis, 12 Februari 2026. NIS menilai penunjukan Ju Ae telah memasuki tahap resmi seiring meningkatnya peran publik sang putri dalam berbagai acara kenegaraan.
“NIS percaya Kim Ju Ae kini telah memasuki tahap penunjukan sebagai penerus,” kata anggota parlemen Korea Selatan Lee Seong-kwen, mengutip penilaian intelijen, seperti dilansir oleh BBC International, Ahad (15/2/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut NIS, Ju Ae, yang diyakini berusia sekitar 13 tahun, kian sering tampil mendampingi ayahnya di momen strategis, termasuk peringatan Hari Jadi Tentara Rakyat Korea serta kunjungan ke Istana Matahari Kumsusan. Bahkan, ia disebut mulai menyuarakan pandangan terkait kebijakan negara tertentu.
“Peran yang diemban Ju Ae dalam acara publik menunjukkan ia telah diperlakukan sebagai pemimpin tertinggi kedua secara de facto,” ujar anggota parlemen lainnya, Park Sun-won.
NIS juga memantau kemungkinan kehadiran Ju Ae dalam kongres Partai Buruh Korea akhir bulan ini, agenda politik lima tahunan yang biasanya memuat arah kebijakan utama Pyongyang, mulai dari politik luar negeri hingga ambisi nuklir.
Nama Ju Ae pertama kali mencuat pada 2013 melalui pengakuan mantan pebasket NBA Dennis Rodman, yang mengaku sempat menggendong bayi bernama Ju Ae saat berkunjung ke Korut Ia kemudian tampil di televisi pemerintah pada 2022, termasuk saat meninjau rudal balistik antarbenua terbaru Korut sambil menggandeng tangan ayahnya.
Sejak itu, kemunculannya di media pemerintah semakin rutin. Dalam sejumlah foto resmi, Ju Ae terlihat berjalan sejajar, bahkan berdiri lebih tinggi, di samping Kim Jong Un, sebuah simbol yang jarang diberikan kepada figur selain pemimpin tertinggi di negara tersebut.
Penunjukan Ju Ae memunculkan tanda tanya mengingat kuatnya budaya patriarki di Korut. Banyak analis sebelumnya menilai kecil kemungkinan perempuan memimpin negara itu. Namun, preseden ada pada sosok Kim Yo Jong, adik Kim Jong Un, yang memegang posisi senior di Komite Sentral Partai Buruh Korea dan dikenal berpengaruh dalam rezim.
Meski demikian, alasan Kim Jong Un, yang relatif muda dan tampak sehat, menunjuk pewaris di usia sangat dini masih menjadi misteri. Arah perubahan yang mungkin dibawa Ju Ae pun belum jelas.
Profil Kim Ju-ae

Kim Ju-ae Hangul: 김주애; atau Gim Jua atau Kim Chuae lahir pada 2012–2013, adalah anak perempuan dari Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un dan istrinya Ri Sol-ju. Kim Ju-ae umumnya diyakini dilahirkan 2012–2013. Pasalnya, Ri Sol-ju sang ibu, absen dari media Korea Utara selama tahun 2012, yang kemudian dikaitkan dengan kehamilannya.
Nama Ju-ae mulai dikenal di luar Korea Utara ketika Atlet Basket Dennis Rodman, yang memiliki hubungan pribadi yang dekat dengan Kim Jong Un, mengidentifikasinya dalam laporan kunjungannya ke negara tersebut tahun sebelumnya.
Rodman menggambarkan “menggendong” bayi mereka Ju-ae dan memuji Kim sebagai “Ayah Yang Baik”. Kim Ju-ae diyakini memiliki kakak laki-laki yang lahir pada 2010 dan adik laki-laki yang tidak diketahui jenis kelaminnya yang lahir pada 2017.
Kim Ju-ae muncul ke publik untuk pertama kalinya pada peluncuran rudal pada November 2022. Dia tampil lima kali di depan umum pada awal Februari 2023.
Media pemerintah pada awalnya memanggilnya sebagai putri “tercinta” Kim Jong Un, tetapi kemudian mulai menggunakan kata sifat “dihormati”, yang hanya diperuntukkan bagi anggota masyarakat Korea Utara yang paling terhormat, seperti Kim Ju-ae.
Beberapa analis percaya bahwa profil publik barunya adalah upaya untuk menampilkan Dinasti Kim (Korea Utara) dalam cara yang Monarki absolut atau tanggapan terhadap persaingan di dalam Pemerintahan Korea Utara.
Hal ini juga menimbulkan spekulasi bahwa dia telah terpilih sebagai penerus ayahnya, yang bisa menjadikannya wanita pertama yang menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Korea Utara.
Untuk memperingati peluncuran rudal pada tanggal 18 November, Perusahaan Perangko Korea milik negara meluncurkan prangko baru yang menampilkan Kim Ju-ae pada tanggal 15 Februari 2023.
Pada 18 Februari, dia pernah tampil bersama ayahnya berpartisipasi di sebuah pesta yang menandai ulang tahun kelahirannya Kim Jong Il, atau Hari Bintang Cemerlang. Dia muncul sekali lagi pada 9 September 2023 di parade memperingati ulang tahun ke-75 Hari Berdirinya Republik.
Ia hadir di samping ayahnya pada Pementasan Akbar Tahun Baru 2024 di Stadion 1 Mei Rungrado.









