Usia Harapan Hidup warga Kabupaten Sukabumi 75,12 tahun, kalah dari Garut dan Pangandaran

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi warga di pasar tradisional - sukabumiheadline.com

Ilustrasi warga di pasar tradisional - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Setelah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sukabumi disajikan menjelang satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar – Andreas. Baca selengkapnya: 1 tahun Asep Japar-Andreas: Ranking IPM Kabupaten Sukabumi tetap jeblok. Artikel ini menyajikan data Usia Harapan Hidup (UHH) warga Kabupaten Sukabumi, tepat satu tahun Asep Japar dan Andreas dilantik pada 20 Februari 2025. Baca selengkapnya: Kepala Daerah Sukabumi terpilih dilantik hari ini

Untuk informasi, skor penilaian IPM meliputi komponen UHH, Harapan Lama Sekolah (HLS), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), dan Pengeluaran Per Kapita (PPK).

Baca Juga: Adu banyak penduduk miskin kota dan kabupaten di Jawa Barat, Sukabumi berapa?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip sukabumiheadline.com dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diperbarui 5 November 2025, berikut adalah perbandingan Usia Harapan Hidup atau UHH Kabupaten Sukabumi, dengan Bogor, Cianjur, Garut

UHH penduduk Kabupaten Bogor di atas Kabupaten Sukabumi, yakni 74,90 tahun (2024) dan 75,23 tahun (2025). Sedangkan Kabupaten Tasikmalaya, di bawah Kabupaten Sukabumi, yaitu 74,06 tahun (2024), dan 74,37 tahun (2025). Demikian dengan Kabupaten Cianjur, juga di bawah Kabupaten Sukabumi, yaitu 74,80 tahun (2024) dan 75,05 tahun (2025).

Namun, Kabupaten Sukabumi dengan 74,85 tahun (2024) dan 75,12 tahun pada 2025, dikalahkan Kabupaten Garut dengan 74,87 tahun 2024) dan 75,14 tahun (2025). Bahkan, Kabupaten Sukabumi juga di bawah Kabupaten Pangandaran dengan 75,11 tahun (2024) dan 75,45 tahun (2025).

Secara umum berdasarkan IPM, Kabupaten Sukabumi menempati posisi ke-24 dari 27 kota dan kabupaten yang ada di Jawa Barat. Untuk informasi selengkapnya UHH seluruh kabupaten di Jawa Barat, sebagai berikut:

  • Bandung: 75,23 (2024), 75,70 (2025)
  • Ciamis: 75,26 (2024), 75,69 (2025)
  • Kuningan: 75,22 (2024), 75,64 (2025)
  • Cirebon: 74,98 (2024), 75,39 (2025)
  • Majalengka: 74,98 (2024), 75,32 (2025)
  • Sumedang: 75,29 (2024), 75,70 (2025)
  • Indramayu: 74,82 (2024), 75,16 (2025)
  • Subang: 75,08 (2024), 75,41 (2025)
  • Purwakarta: 74,92 (2024), 75,28 (2025)
  • Karawang: 75,16 (2024), 75,57 (2025)
  • Bekasi: 75,33 (2024), 75,71 (2025)
  • Bandung Barat: 75,06 (2024), 75,44 (2025)

Sedangkan UHH Provinsi Jawa Barat, adalah 75,16 tahun pada 2024, dan 75,53 tahun pada 2025.

Sebagai perbandingan, UHH penduduk Kota Sukabumi adalah 75,11 tahun pada 2024, dan 75,45 tahun pada 2025.

Untuk informasi, meskipun IPM Kabupaten Sukabumi mengalami kenaikan, kabupaten ini tidak beranjak dari posisi 24. Baca selengkapnya: Catatan 2 periode Marwan Hamami: IPM Kabupaten Sukabumi turun ranking 24 dari 27. Dengan kata lain berdasarkan IPM, Kabupaten Sukabumi masih menempati ranking 4 terbawah dari 27 kota dan kabupaten yang ada di Jawa Barat. Baca selengkapnya: 1 tahun Asep Japar-Andreas: Ranking IPM Kabupaten Sukabumi tetap jeblok

Sedangkan, IPM Kota Sukabumi pada 2024-2025 menunjukkan tren positif dengan 20 dari 26 indikator pembangunan tercapai 100%. Namun, capaian tersebut menempatkan Kota Sukabumi di posisi 7, juga tidak beranjak dibandingkan tahun sebelumnya. Baca selengkapnya: Adu banyak penduduk miskin kota dan kabupaten di Jawa Barat, Sukabumi berapa?

Berita Terkait

Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan
Membanding pengeluaran perkapita pria dan wanita Sukabumi, laki-laki lebih boros
Kisah hidup Nani Adiwijaya: Dari rahimnya lahir menteri dan dirut BUMN asal Sukabumi
Sengkarut HGU PT Citimu: Restu Bupati Sukabumi, dugaan main uang, hingga lapor Ombudsman RI
Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat
Jumlah wanita Sukabumi lebih sedikit ketimbang pria, ternyata bukan karena kematian
Menghitung angka drop out pelajar di Kabupaten Sukabumi 2026: SD juara 3, SMP dan SMA?
Profil Wilhelmina, Ratu Belanda yng enggan melihat warga Sukabumi bahagia

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:38 WIB

Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Membanding pengeluaran perkapita pria dan wanita Sukabumi, laki-laki lebih boros

Selasa, 25 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Kisah hidup Nani Adiwijaya: Dari rahimnya lahir menteri dan dirut BUMN asal Sukabumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Sengkarut HGU PT Citimu: Restu Bupati Sukabumi, dugaan main uang, hingga lapor Ombudsman RI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat

Berita Terbaru

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Bisnis

Ini 7 ojol yang tak lagi berseliweran di jalanan

Senin, 31 Agu 2026 - 17:56 WIB

Khazanah

Di balik alasan Sukabumi disebut Priangan dari Barat

Senin, 31 Agu 2026 - 09:00 WIB