sukabumiheadline.com – Berpuasa di bulan Ramadhan, bagi umat Muslim, tentunya tidak sekadar bertujuan mencari pahala, tetapi juga kesehatan bagi tubuh kita.
Karenanya, disarankan lebih bijak dalam memilih makanan. Keadaan perut kosong selama lebih dari 12 jam perlu beradaptasi secara perlahan saat berbuka. Oleh karena itu, pilihlah makanan yang lembut dan bergizi seimbang supaya perut tidak kaget dan menimbulkan masalah. Meski begitu, masih banyak orang yang mengabaikan hal ini.
Padahal, disadari ataupun tidak, sebagian besar dari kita justru memilih makanan yang tidak sehat dan mengonsumsinya secara berlebihan saat berbuka. Tak heran jika kebiasaan ini malah mendatangkan masalah kesehatan di kemudian hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain menghindari makanan-makanan di atas, ada beberapa hal sebaiknya diperhatikan saat sahur maupun berbuka puasa, dengan cara makan secara perlahan, terutama saat berbuka puasa. Di sisi lain, makan berlebihan bisa mengganggu metabolisme tubuh dan membuat kamu cepat mengantuk. Kondisi tersebut bisa mengganggu aktivitas kamu sehari-hari.
Ketika berbuka puasa, juga disarankan diawali dengan makanan ringan, seperti buah kurma, sup, kolak, atau makanan pembuka lainnya. Setelah itu, bisa dianjurkan mengonsumsi makanan utama.
Prioritaskan pilihan makanan sehat dan bergizi saat sahur dan berbuka. Sebisa mungkin batasi asupan gula, garam, kafein, gorengan, makanan berlemak, dan makanan berminyak.
Selain itu, saat malam hari, dianjurkan untuk membagi pola makan menjadi tiga waktu untuk mencukupi kebutuhan nutrisi, yaitu saat berbuka, setelah shalat Tarawih, dan sahur.
Nah, supaya kita tidak terjerumus ke dalam kebiasaan yang tidak sehat ini, yuk ketahui makanan apa saja yang sebaiknya kamu hindari saat berbuka puasa.
Berikut adalah daftar 5 makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur atau berbuka puasa, agar puasa tidak sekadar mendapatkan pahala, tapi puasa terbaik yang menyehatkan tubuh.
Makanan Pedas dan Asam: Bisa dibilang, hampir semua makanan Indonesia memiliki rasa yang pedas, baik dari cabai maupun dari rempah lainnya. Saat berbuka puasa, makan pedas dan asam sebaiknya dihindari terutama bagi kamu yang memiliki masalah asam lambung atau biasa disebut maag. Mengonsumsi makanan pedas atau pun asam saat perut kosong justru dapat meningkatkan produksi asam. Tidak hanya itu, lambung menjadi lebih sensitif saat dalam keadaan kosong sehingga dapat membuat maag kamu kambuh.
Makanan Instan dan Junk Food: Saat berbuka, kamu membutuhkan makanan yang bernutrisi tinggi untuk mengganti kekurangan energi saat puasa. Nah, makanan instan dan junk food sudah pasti rendah kandungan serat serta minim nutrisi sehingga tidak disarankan untuk disantap saat puasa. Hindari makanan instan, seperti mi instan, sosis, dan daging olahan. Pilih makanan yang kamu olah sendiri di rumah sehingga lebih kaya serat dan sehat.
Makanan Tinggi Lemak: Tidak bisa disangkal jika mengonsumsi gorengan saat berbuka memang nikmat rasanya. Namun, gorengan termasuk makanan yang tinggi kandungan lemak jenuh dan lemak transnya. Kedua jenis lemak tersebut diketahui dapat meningkatkan risiko kolesterol. Selain itu, gorengan termasuk dalam kategori makanan rendah serat yang sulit dicerna. Tak hanya kolesterol, makanan yang tinggi lemak juga dapat meningkatkan produksi asam lambung.
Kopi dan Minuman Berkarbonasi: Nikmatnya berbuka dengan kopi hangat memang menggoda atau menyesap minuman bersoda dingin saat berbuka juga menyegarkan. Namun, tahukah kamu jika kopi dan minuman bersoda yang diminum saat berbuka puasa dapat memicu produksi asam lambung? Kalau sudah begini, perut akan terasa kembung dan muncul rasa mual. Bukan itu saja, kopi dan minuman bersoda juga bersifat diuretik. Artinya, minuman tersebut mampu menambah kecepatan pembentukan urine. Alhasil, kamu lebih berisiko mengalami dehidrasi, terlebih setelah berpuasa seharian penuh yang membuat tubuh tidak mendapatkan asupan cairan dalam waktu lama.









