Kades Babakanjaya Parungkuda dikabarkan dipecat Bupati Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Babakanjaya, Ence Benno - Ist

Kades Babakanjaya, Ence Benno - Ist

sukabumiheadline.com – Kepala Desa (Kades) Babakanjaya, Kecamatan Parungkuda, Jawa Barat, Ence Benno dikabarkan dipecat Bupati Sukabumi, Asep Japar, terhitung sejak Rabu (17/6/2026). Baca selengkapnya: Diduga SK Bupati Sukabumi tentang pemberhentian Kades Babakanjaya beredar di medsos

Kabar pemberhentian kades yang akrab dipanggil Beno tersebut diperoleh dari siaran pers Gerakan Masyarakat Babakanjaya Bersatu (GMBB) yang dikoordinir Erwan S, di terima sukabumiheadline.com, Rabu malam.

“Tentang Pemberhentian Kepala Desa Babakanjaya, Parungkuda. Rabu, 17 Juni 2026, Surat Keputusan Bupati Sukabumi tentang pemberhentian Sdr. Ence
Benno dari jabatannya sebagai Kepala Desa Babakanjaya telah disampaikan kepada yang bersangkutan. Sebuah keputusan yang berlaku sah secara hukum,” tulisan GMBB dalam pernyataannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

GMBB tidak menyebutkan nomor surat keputusan bupati dimaksud, namun menilai pemecatan tersebut sudah memenuhi rasa keadilan masyarakat Babakanjaya, karena Benno dinilai telah melanggar Kepatutan sebagai kades.

“SK pemberhentian tersebut telah memenuhi rasa keadilan masyarakatwarga Desa Babakanjaya yang selama ini sudah merasa gerah dan resah atas kepemimpinan Sdr. Ence Benno yang sudah sangat jauh melenceng dari nilai-nilai kepatutan dan kewajaran dalam mengelola pemerintahan yang seharusnya bersih, akuntabel dan transparan,” lanjutnya.

Dasar dari terbitnya SK tersebut, tambah GMBB, adalah karena adanya mosi tidak percaya dari warga Desa Babakanjaya yang disampaikan pada tanggal 19 Oktober 2025 lalu. Baca selengkapnya: Mosi tidak percaya, warga geruduk Kades Babakanjaya Sukabumi

“(Adapun dalam mosi tidak percaya tersebut, GMBB) menenggarai sejumlah kejanggalan dalam tata kelola Pemerintahan Desa serta adanya sejumlah temuan dari hasil pemeriksaan (audit investigasi) Inspektorat Kabupaten Sukabumi yang dilakukan sebanyak 2 kali (yang tidak hanya adanya pelanggaran yang bersifat administratif, melainkan juga mengandung unsur-unsur pidana),” paparnya.

Berita Terkait: 12 dosa Kades Babakanjaya Sukabumi versi warga: Kandang kambing hingga suap mobil

Di samping itu, jelas GMBB, ada juga 2 (dua) surat dari BPD Babakanjaya yang mengusulkan/merekomendasikan pemberhentian yang bersangkutan kepada Bupati Sukabumi serta analisis hukum dari Bagian Hukum dan HAM Pemda Kabuoaten Sukabumi.

“Maka, sesuai ketentuan Pasal 40 UU
Desa UU Desa No. 6 tahun 2014 jo. Pasal 54 Peraturan Pemerintah No. 43 tahun
2014 jo. Pasal 8 Permendagri No. 66 tahun 2017 cukup alasan secara yuridis untuk memberhentikan Sdr. Ence Benno dari jabatannya sebagai Kepala Desa Babakanjaya,” jelasnya.

Baca Juga: Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi soroti mosi tidak percaya ke Kades Babakanjaya

GMBB mengaku menyambut gembira dan bersyukur atas keputusan tersebut.

“Terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Sukabumi beserta jajaran Pemda (Wakil Bupati, Inspektorat, DPMD, Sekda, Bagian Hukum & HAM, Camat Parungkuda) serta DPRD Kabupaten Sukabumi dan BPD Babakanjaya yang kesemuanya telah mengambil sikap dan langkah-langkah tegas tanpa kompromi terhadap Kepala Desa yang bermasalah, baik terhadap warganya, maupun terhadap keuangan negara, demi mencegah kerusakan yang lebih parah,” paparnya.

Baca Juga: Cekcok dengan pegawai, Kades Babakanjaya Sukabumi dituding arogan

Selanjutnya, GMBB mengajak warga Babakanjaya tetap menjaga suasana kehidupan bermasyarakat yang tenang, aman dan kondusif.

“Mari bersama kita menatap dan menata masa depan Desa Babakanjaya yang lebih maju dan berkembang, bahu membahu dan bersinergi dalam kebaikan dengan semangat gotong royong serta tetap menjaga jalinan tali silaturrahmi antar warga,” katanya.

“Kita semua adalah bersaudara. Kasus ini sejatinya menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk lebih peduli dan bertanggung terhadap Desa Babakanjaya yang kita cintai agar tidak sampai terjadi salah urus yang dapat merugikan kita semua,” harapnya.

Untuk informasi, sukabumiheadline.com saat ini masih menunggu respons dari Benno terkait kabar pemecatan dirinya.

Sebelumnya, GMBB juga melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Kepala Desa Babakanjaya. Dalam aksinya, Koordinator GMBB, Erwan S menyampaikan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Benno. Baca selengkapnya: 12 dosa Kades Babakanjaya Sukabumi versi warga: Kandang kambing hingga suap mobil

Berita Terkait

Emak-emak Cicurug Sukabumi demo tuding aliran air dialihkan ke kebun milik PT MBI
Pantulan sinar matahari picu kebakaran gudang RSUD Sekarwangi Sukabumi
Tagih janji RSUD Sukalarang Sukabumi, petisi: Kami butuh layanan kesehatan, bukan seremoni!
Kisah Faisal, penyandang tuli asal Sukabumi gigih mencari kerja hingga ke Jakarta
Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: KUA-PPAS 2027 hingga Perda ketertiban masyarakat
Duh, 20 pelajar SMAN 1 Cicurug Sukabumi diminta mengundurkan diri
Kisah Adang, sopir angkot era 7 presiden asal Sukabumi terdesak digitalisasi transportasi publik
BASB ancam tutupi Pendopo Sukabumi dengan kain kafan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:44 WIB

Emak-emak Cicurug Sukabumi demo tuding aliran air dialihkan ke kebun milik PT MBI

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:39 WIB

Pantulan sinar matahari picu kebakaran gudang RSUD Sekarwangi Sukabumi

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:53 WIB

Tagih janji RSUD Sukalarang Sukabumi, petisi: Kami butuh layanan kesehatan, bukan seremoni!

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:02 WIB

Kisah Faisal, penyandang tuli asal Sukabumi gigih mencari kerja hingga ke Jakarta

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:21 WIB

Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: KUA-PPAS 2027 hingga Perda ketertiban masyarakat

Berita Terbaru

Ilustrasi Nyi Roro Kidul yang memiliki nama asli Putri Kandita - sukabumiheadline.com

Kultur

Benarkah keberadaan Nyi Roro Kidul diulas dalam AlQuran?

Minggu, 12 Jul 2026 - 00:01 WIB

Jampidsus Febrie Ardiansyah - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Hukum

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah jadi tersangka korupsi

Sabtu, 11 Jul 2026 - 19:05 WIB