Profil dan perjalanan karier Fitria Yusuf, bos jalan tol mualaf karena ayah rajin sedekah

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fitria Yusuf anggun dengan kebaya merah - @fitriayusuf_official

Fitria Yusuf anggun dengan kebaya merah - @fitriayusuf_official

sukabumiheadline.com – Sosok Fitria “Fifi” Yusuf, B.B.A., B.Sc adalah seorang sosialita, model fesyen, dan penulis Indonesia. Fitria sendiri lahir di Jakarta pada 9 Desember 1982 (umur 43). Ia merupakan putri dari konglomerat Yusuf atau Jusuf Hamka dan Lena Burhanudin.

Ia pindah ke Australia saat masih kecil dan bersekolah di St Hilda’s Anglican School for Girls di Perth. Ia lulus dari Menlo College pada 2001 dengan gelar sarjana di bidang administrasi bisnis, jurusan Pemasaran dari GS Fame Institute of Business di Jakarta.

Bakat Fitria di bidang fashion dimulai sejak kecil. Ia pernah bekerja sebagai editor sejumlah majalah mode di Jakarta, serta kolumnis majalah Eve, sebelum membuka butik one-stop shopping miliknya bernama butik Ivy pada 2006.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia juga ikut mendirikan Twinkle-Twinkle pada 2009, sebuah perusahaan yang memproduksi casing kristal khusus untuk telepon pintar. Pada 2020, Fifi menikah dengan Wakid Khalid, seorang aktor keturunan Iran.

Kepenulisan

Fitria Yusuf dan suami - @fitriayusuf_official
Fitria Yusuf dan suami – @fitriayusuf_official

Pada 2009, Fitria Yusuf ikut menulis Little Pink Book: Jakarta Style & Shopping Guide bersama temannya Alexandra Dewi. Pada 2011, Fitria turut menulis buku bertema fesyen lainnya berjudul Hermes Temptation.

Buku setebal 400 halaman ini bercerita tentang bisnis penjualan kembali tas mewah merek Prancis Hermès bernilai jutaan dolar yang menjadi “barang wajib” di kalangan masyarakat kelas atas di Jakarta. Buku tersebut menjadi best-seller nasional dan telah dicetak di Indonesia dan Amerika Serikat.

Karier korporat

Pada 2009, Fitria diangkat sebagai komisaris PT Mitra International Resources TBL, sebuah perusahaan jasa pertambangan dan bekerja di sana hingga tahun 2011.

Dari 2012 hingga 2013, ia menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Aesthetic Beauty Guide Indonesia dan Chief Executive Officer PT Fifefa International Jakarta sejak 2011 dan seterusnya.

Pada 2014, ia bergabung dengan bisnis properti dan makanan & minuman, Ozone Hotel & Eatery, di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Ia menjadi Wakil Presiden Direktur PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP), operator jalan tol, pada bulan Oktober 2015.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai komisaris independen di perusahaan pengelola konstruksi jalan tol. Ia saat ini terlibat dalam program CSR yang dilakukan CMNP dan upaya penertiban kolong tol, serta penyediaan ruang terbuka hijau.

Fitria pernah menjadi pembicara di Ideafest di Jakarta Convention Center (2016), dan tampil di Jakarta Fashion Week 2009.

Penghargaan dan pengakuan

IMG 20220419 094241
Fitria Yusuf – @fitriayusuf_official

Fitria telah dikenal oleh berbagai media dan perusahaan sebagai fashion icon antara lain majalah Tatler, Senayan City, Kuningan City, Johnny Andrean Salon, dan majalah HighEnd.

Kisah mualaf Fitria Yusuf 

Fitria Yusuf - @fitriayusuf_official
Fitria Yusuf – @fitriayusuf_official

Konglomerat Jusuf Hamka begitu senang dan bersyukur saat sang putri, Fitria, diberi hidayah untuk memeluk agama Islam. Di usinya 37 tahun, Fitria akhirnya mualaf mengikuti jejak sang ayah.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, hari ini tanggal 12/3/2020 jam 10 pagi bertempat di Masjid Lautze, putri saya Fitria Jusuf telah mengucapkan dua kalimat syahadat dengan dibimbing Ustadz Zaitun Rusmin (Majelis Ulama Indonesia),” tulis Jusuf Hamka di akun Instagram-nya @jusufhamka, kala itu.

Ketika itu, Fifi mendadak jadi pusat perhatian publik ketika memutuskan masuk Islam mengikuti jejak sang ayah. Fitria Yusuf resmi menjadi mualaf usai mengucap dua kalimat syahadat di Masjid Lautze, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada 12 Maret 2020, dibimbing Ustadz Zaitun Rusmin dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Fitria merupakan putri sulung dari pengusaha jalan tol, Jusuf Hamka yang memilih mualaf pada tahun 1981 di usia 23 tahun, atau setahun sebelum Fifi lahir.

Walaupun Jusuf Hamka tergolong Muslim yang taat, namun ia tidak pernah memaksakan istri maupun anak-anaknya masuk Islam. Puluhan tahun Jusuf Hamka berumah tangga dengan keluarga yang berbeda agama, tetapi tetap saling menjaga toleransi.

“Anak tiga tadinya semua nonmuslim, ikut istri. Sekarang slow but sure, mereka became a muslim. Tidak pernah paksa, saya bebaskan,” tutur Jusuf Hamka.

Fitria Yusuf yang awalnya menganut Kristen mengakui pindah agama bukan karena desakan orang lain, termasuk sang ayah. Ia memutuskan pindah agama karena terinspirasi sosok sang ayah, Jusuf Hamka.

Fitria melihat nilai agama Islam yang kuat dari sosok Jusuf Hamka. Apalagi ketika ayahnya itu mendirikan Warung Podjok Halal gratis untuk orang-orang tidak mampu. Ia juga mendirikan warung nasi kuning Rp3000 untuk membantu para kaum dhuafa.

“Saya masuk Islam karena mendapatkan hidayah dan juga melihat ayah saya Haji Muhamad Yusuf Hamka. Dari keseharian Beliau yang paling utama,” kata Fitria, dalam sebuah tayangan video.

“Dari kesehariannya, dari ibadahnya, dari sedekahnya, juga sebagai ayah, atasan saya, dan juga sebagai umat Muslim. Inspirasinya sebenarnya dari Beliau (Yusuf Hamka,” lanjutnya.

Setelah menjadi mualaf, Fitria pun langsung mulai menjalankan amanah ayahnya untuk membangun 1.000 masjid.

Salah satu masjid yang sudah ia bangun dan sangat terkenal, yakni Masjid Babah Alun. Masjid ini terkenal karena desainnya yang unik. Masjid Babah Alun terletak di pinggiran Tol Depok-Antasari (Desari), Cilandak, Jakarta Selatan.

Berita Terkait

Kathellen Sousa, rekan Cristiano Ronaldo mualaf jelang Ramadhan
Sampai kapan orang yang baru memeluk Islam menyandang sebutan mualaf?
Kisah 5 tokoh Sukabumi mualaf dan sukses jadi pengusaha, menteri, hingga istri pangeran
Kisah inspiratif pria asal Sukabumi, tinggalkan gaji ratusan juta, mualaf, lalu jualan cincau
Kisah mualaf Nio Cwan Chung asal Sukabumi, kini Komisaris Independen Bank BUMN
Kisah haru Marsha Timothy mantap memeluk Islam
Kisah Ketum GRIB Jaya Hercules mualaf, kini mengaku rajin ibadah
Ruben Onsu jadi imam shalat Desy Ratnasari dan Nasywa, disebut sudah nikah siri

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:00 WIB

Profil dan perjalanan karier Fitria Yusuf, bos jalan tol mualaf karena ayah rajin sedekah

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:04 WIB

Kathellen Sousa, rekan Cristiano Ronaldo mualaf jelang Ramadhan

Jumat, 13 Februari 2026 - 01:40 WIB

Sampai kapan orang yang baru memeluk Islam menyandang sebutan mualaf?

Jumat, 23 Januari 2026 - 00:01 WIB

Kisah 5 tokoh Sukabumi mualaf dan sukses jadi pengusaha, menteri, hingga istri pangeran

Jumat, 16 Januari 2026 - 03:55 WIB

Kisah inspiratif pria asal Sukabumi, tinggalkan gaji ratusan juta, mualaf, lalu jualan cincau

Berita Terbaru