Kades di Cimanggu Sukabumi jadi tersangka kasus proyek jalan dan PAUD

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi - sukabumiheadline.com

Kantor Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Seorang Kepala Desa (Kades) Karangmekar, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan atau penggelapan proyek pengaspalan Jalan Desa dan renovasi bangunan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Kades berinisial SH (45) ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Sukabumi atas laporan dari korban berinisial SP (42) warga Kecamatan Ciracap.

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, kasus tersebut bermula pada awal 2023. Ketika itu SP ditawari pekerjaan pengaspalan Jalan Desa dan renovasi bangunan PAUD di Desa Karangmekar, Kecamatan Cimanggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tawaran tersebut disampaikan oleh seorang pria berinisial DR, yang mengaku memiliki hubungan keluarga dengan kades setempat. Untuk meyakinkan korban, DR mempertemukan korban dengan SH.

Dalam pertemuan tersebut, SH membenarkan adanya proyek dan menjanjikan pekerjaan tersebut akan segera direalisasikan.

SP kemudian memulai pengerjakan proyek tersebut sejak Juni hingga Juli 2023 menggunakan modal pribadi. Bahkan, korban juga secara bertahap menyerahkan dana operasional dengan total mencapai sekitar Rp65 juta melalui transfer rekening maupun penyerahan tunai.

Sialnya, setelah pekerjaan rampung, pembayaran yang dijanjikan berikut keuntungan tak kunjung diterima SP dengan alasan belum cair.

Namun, belakangan diketahui jika anggaran bantuan pemerintah untuk proyek tersebut diduga telah lebih dahulu dicairkan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil puluhan juta rupiah setelah sebagian dana baru dikembalikan secara bertahap oleh terduga pelaku.

“Korban telah beberapa kali melakukan penagihan, namun pembayaran tidak kunjung diselesaikan,” ujar Kapolres Sukabumi AKBP Samian melalui Kasi Humas Polres Sukabumi Iptu Ilham Sapta Permadi, dikutip Sabtu (30/5/2026).

“Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, ditemukan adanya dugaan perbuatan melawan hukum yang mengarah pada tindak pidana penipuan dan atau penggelapan,” jelas Sapta.

Menurut Ilham, setelah menerima laporan polisi, Satreskrim Polres Sukabumi melakukan serangkaian tahapan penyelidikan dan penyidikan, mulai dari pemeriksaan sejumlah saksi, pengecekan lokasi, penyitaan barang bukti, hingga gelar perkara penetapan tersangka.

“Penyidik telah melakukan prosedur sesuai ketentuan, termasuk pemanggilan terhadap yang bersangkutan, pemeriksaan saksi-saksi, hingga akhirnya dilakukan penetapan tersangka, penangkapan, serta penahanan pada tanggal 23 Mei 2026,” jelasnya.

Dalam perkara ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya dokumen transaksi perbankan, buku tabungan, serta dokumentasi pekerjaan proyek pengaspalan jalan dan renovasi bangunan PAUD yang dikerjakan korban.

Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Sukabumi masih terus melengkapi berkas perkara dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) guna proses hukum lebih lanjut.

Berita Terkait

Konstitusi tidak mengatur TNI sebagai aktor pembangunan
Pakar hukum UI dan praktisi: Peradilan Militer sisakan masalah
Berebut lahan garapan, pria di Cikidang Sukabumi dibacok
Pria ini gugat pasal suami cari nafkah dan istri urus rumah dalam UU Perkawinan ke MK
Ketika Said gugat status PKWT: Perjuangan satpam uji materiil UU Cipta Kerja
Kapolres Sukabumi ajak sikat premanisme di balik ormas dan berani melapor
Mahfud MD heran dengan kelakuan Hakim Militer di sidang Andrie Yunus: Duh Gusti
Korban pengeroyokan nasabah di Bogor 7 bulan tunggu keadilan, ancam lapor Propam Mabes Polri

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:49 WIB

Kades di Cimanggu Sukabumi jadi tersangka kasus proyek jalan dan PAUD

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:00 WIB

Konstitusi tidak mengatur TNI sebagai aktor pembangunan

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:29 WIB

Pakar hukum UI dan praktisi: Peradilan Militer sisakan masalah

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:23 WIB

Berebut lahan garapan, pria di Cikidang Sukabumi dibacok

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:29 WIB

Pria ini gugat pasal suami cari nafkah dan istri urus rumah dalam UU Perkawinan ke MK

Berita Terbaru