sukabumiheadline.com – Palestine 36 (bahasa Arab: فلسطين ٣٦) adalah sebuah film drama sejarah yang ditulis dan disutradarai dan penulis skenario oleh Annemarie Jacir, dan Produser oleh Ossama Bawardi, sudah rilis sejak 5 September 2025 (TIFF) lalu.
Film berdurasi 118 menit ini penata musik oleh Ben Frost, Sinematografer garapan Hélène Louvart, Sarah Blum, dan Tim Fleming. Sedangkan penyunting film oleh Tania Reddin.
Palestine 36 diproduksi Philistine Films
Autonomous, Corniche Media, MK Productions, Snowglobe, Metafora Production, BBC Film, BFI, Doha Film Institute, Watermelon Pictures, Film i Väst.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Film ini didistribusikan di kawasan Britania Raya (Inggris Raya) oleh Curzon Film, MAD Distribution (Timur Tengah), dan Haut et Court (Prancis)
Film berbahasa Arab dan Inggris ini sudah diputar di Palestina, Britania Raya, Prancis, Denmark, Qatar, Arab Saudi, Yordania. Namun sayangnya, film ini tidak masuk ke Indonesia.
Pemeran Palestine 36
Film tersebut dibintangi oleh Hiam Abbass, Kamel El Basha, Yasmine Al Massri, Jalal Altawil, Robert Aramayo, Saleh Bakri, Yafa Bakri, Karim Daoud Anaya, Mo’min Swaitat, Wardi Eilabouni, Ward Helou, Billy Howle, Dhafer L’Abidine, Liam Cunningham, dan Jeremy Irons, Wardi Eilabouni, Mo’min Swaitat, dan Benjamin Daniels.
Sinopsis Palestine 36

Palestine 36 adalah drama sejarah yang disutradarai Annemarie Jacir tentang pemberontakan Arab 1936–1939 melawan kolonialisme Inggris. Film ini mengikuti kisah Yusuf, seorang pemuda yang terjebak di tengah kekerasan kolonial, konflik agraria, dan perjuangan penduduk asli mempertahankan tanah mereka dari pemukim Eropa.
Sosok Yusuf menjadi tokoh utama film ini —diperankan oleh Karim Daoud Anaya. Yusuf sendiri diceritakan sebagai seorang petani yang menjadi sopir dan terjebak dalam arus revolusi.
Yusuf harus menavigasi kehidupan di pedesaan yang damai dan hiruk-pikuk Yerusalem yang penuh perlawanan. Tanah pertanian keluarga Yusuf terancam diambil paksa untuk pemukim Yahudi yang datang dari Eropa.
Film juga menampilkan aksi pemogokan umum, serangan gerilya para pejuang setempat, serta respons brutal Inggris terhadap gerakan penduduk lokal.
Pada adegan lain, film juga menampilkan kisah persahabatan anak-anak di tengah perang serta perjuangan jurnalis anti-kolonial Khuloud (Yasmine Al Massri).
Palestine 36 mendapat ulasan positif karena visualnya yang menawan dan pendekatan humanis terhadap sejarah ini disiapkan sebagai perwakilan Palestina untuk Oscar.








