sukabumiheadline.com – Jalan Dokter Muhammad Ali adalah salah satu jalan utama di Kota Palembang yang berlokasi di Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Nama jalan ini didedikasikan kepada salah seorang tokoh asal Sukabumi, Jawa Barat, Mohammad Ali.
Jalan tersebut berada di kawasan pusat fasilitas kesehatan dan pendidikan penting di Palembang karena berada di area kompleks Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Mohammad Hoesin (RSMH) dan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (FK Unsri).
Jalan ini menjadi lokasi utama untuk Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya dan area operasional RSMH Palembang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Perhubungan telah memasang pembatas (barrier) permanen di sepanjang jalan ini untuk menertibkan parkir liar dan memperlancar arus lalu lintas.
Profil Mohammad Ali

Dr Mohammad Ali atau nama lahirnya Lie Kiat Teng merupakan salah satu pejabat nasional yang lahir di Sukabumi.
Dari catatan sukabumiheadline.com, Mohammad Ali lahir pada 18 Agustus 1912. Ia meninggal dunia saat usia 70 tahun, yakni pada Juli 1983 di Jakarta. Lie Kiat Teng sendiri merupakan mualaf dan mengganti namanya menjadi Mohammad Ali.
Mohammad Ali lulusan Nederlandsch Indische Artsen School atau Sekolah Dokter Hindia Belanda di Surabaya, atau dikenal dengan singkatannya NIAS yang didirikan pada 1913 untuk penduduk pribumi. Saat ini NIAS telah berubah menjadi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya.
Mohammad Ali menjabat menjadi Menteri Kesehatan pada era Presiden Sukarno dengan Kabinet Ali Sastroamidjojo (Perdana Menteri ke-8) dengan masa jabatan 9 Oktober 1953 hingg 12 Agustus 1955.
Meskipun menjabat hanya sekira dua tahun, namun kiprahnya untuk kemerdekaan Indonesia cukup banyak. Baca selengkapnya: Kisah Menteri Kesehatan asal Sukabumi bikin kebijakan subsidi pengobatan kusta
Mohammad Ali tercatat sebagai pencetus pembangunan sejumlah fakultas kedokteran untuk pemenuhan kebutuhan lokal dan nasional tenaga kesehatan atau medis. Ide tersebut diungkapkan pada Kongres Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada 1953 di Surabaya.
Salah satu jasanya, ia menghibahkan tanah miliknya untuk pembangunan Rumah Sakit dr. Moh. Hoesin di Palembang.
Untuk mengenang jasa-jasanya, Mohammad Ali diabadikan menjadi nama jalan di kawasan rumah sakit tersebut. Selain itu, ia juga dinilai sebagai salah seorang penentu nasib bangsa di awal kemerdekaan. Baca selengkapnya: Profil Mohammad Ali, Menteri Kesehatan RI ke-5 asal Sukabumi dan daftar Menkes era 1945-2026









