sukabumiheadline.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat yang menggunakan uang pribadi untuk memperbaiki Jembatan Enang-Enang di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Untuk informasi, Jembatan Enang-enang sudah hampir satu tahun tertutup longsor saat bencana hidrometeorologi melanda Aceh November 2025, kini jalan dan jembatan tersebut sudah dapat dilintasi kembali oleh warga.
Perbaikan jalur jalan nasional yang merupakan pintu gerbang ke Dataran Tinggi Gayo tersebut dilakukan secara swadaya oleh masyarakat yang merasa putus asa akibat akses vital tidak kunjung diperbaiki pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tampak disejumlah video yang beredar di media sosial, masyarakat begitu antusias menyaksikan momen tersebut. Masyarakat Dataran Tinggi Gayo menyebut dana yang terkumpul untuk perbaikan jembatan tersebut mencapai Rp1 miliar.
Anggaran ini bukan dari APBN, APBA maupun APBK, melainkan donasi warga yang merasa ditinggalkan pemerintah. Saat ini uang masih tersisa sekira Rp555.000.000 lagi yang akan digunakan untuk pembangunan dinding penahan jalan, tempat ibadah dan fasilitas lainnya.
Merespons upaya patungan masyarakat, Menteri PU mengatakan, inisiatif tersebut patut diapresiasi. Namun, pemerintah tetap perlu memastikan kondisi jembatan agar aman dan layak digunakan.
“Kita berterimakasih pasti. Tapi itu enggak cukup. Masih ada beberapa hal yang mesti kita tambahkan di situ,” kata Dody yang dijadwalkan mengunjungi Aceh pada Selasa (7/7/2026) untuk meninjau langsung kondisi jembatan tersebut.
Menurut Dody, meski masyarakat telah berinisiatif melakukan renovasi secara swadaya, pemerintah tetap memiliki tanggung jawab untuk memastikan aspek keselamatan konstruksi.
“Berterimakasih kepada masyarakat yang berinisiatif. Kita harus memastikan bahwa jembatan itu layak dilewati,” kata Dody.








