Akhirnya Menlu Sugiono diterima Menteri Luar Negeri Iran

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono bertemu Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araghchi - Kementerian Luar Negeri RI

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono bertemu Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araghchi - Kementerian Luar Negeri RI

sukabumiheadline.com – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono akhirnya berkunjung ke Iran dan diterima Menteri Luar Negeri Seyyed Abbas Araghchi. Pertemuan digelar di sela-sela rangkaian pemakaman dan penghormatan terakhir kepada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei di Mashhad, Iran.

Kehadiran Sugiono tidak sendiri, ia datang bersama Ketua MPR Ahmad Muzani beserta delegasi ulama Indonesia yakni Ketua Umum (Ketum) PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafiq A Mughni.

Dalam keterangan tertulis di laman resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu), dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai komitmen untuk terus memperkuat hubungan Indonesia–Iran melalui peningkatan kerja sama yang lebih konkret di berbagai bidang prioritas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sugiono juga mendorong optimalisasi mekanisme bilateral yang telah ada guna memajukan implementasi berbagai kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

“Kedua menteri turut bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi regional dan global, serta menegaskan pentingnya penyelesaian berbagai konflik melalui dialog, diplomasi, penghormatan terhadap kedaulatan negara serta hukum internasional,” tulis Kemlu, dikutip Sabtu (11/6/2026).

Sementara itu, Ketua Umum PBNU dan Ketua PP Muhammadiyah juga membawa misi perdamaian dan solidaritas antarnegara. Keterlibatan tokoh-tokoh ini mencerminkan penghormatan mendalam dari seluruh elemen bangsa Indonesia untuk masyarakat Iran.

“Delegasi juga bertemu Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat diplomasi parlemen, meningkatkan pertukaran antarparlemen, serta mempererat hubungan antar masyarakat sebagai fondasi penting bagi kemitraan Indonesia–Iran,” lanjut Kemlu.

Pemerintah Iran menyampaikan undangan kepada Pemerintah Indonesia untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Ayatollah Seyyed Ali Khamenei di kompleks Makam Imam Reza, Mashhad.

“Delegasi Indonesia merupakan delegasi resmi pertama yang memberikan penghormatan di makam mendiang,” katanya.

Kunjungan yang dilakukan di tengah semakin dinamisnya situasi di kawasan mencerminkan eratnya hubungan persahabatan Indonesia dan Iran yang telah terjalin selama puluhan tahun.

Kehadiran delegasi Indonesia juga menegaskan konsistensi politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif dalam membangun kemitraan dengan seluruh negara serta mendorong perdamaian, stabilitas, dan kerja sama internasional.

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, pemerintah Iran menyampaikan undangan kepada Pemerintah Indonesia untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Ayatollah Seyyed Ali Khamenei.

Kemenlu RI pada awalnya hanya mengurus Duta Besar RI di Tehran, Rolliansyah Soemirat. Kritik pun bermunculan, termasuk dari mantan Menlu era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Dino Patti Djalal.

Sementara itu, Rolliansyah Soemirat juga dikabarkan sempat ditolak otoritas setempat saat menghadiri pemakaman Ali Khamenei, karena pemerintah Iran hanya menerima tamu undangan di atas dubes. Di sisi lain, video ucapan duka cita dari Presiden RI ke-6 Megawati Soekarnoputri disiarkan stasiun televisi nasional Iran.

Namun, Sugiono kemudian menyampaikan rencana berkunjung ke Iran untuk menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, bersama Ketua MPR RI, Ahmad Muzani.

Namun, Iran kemudian menyampaikan telah menutup ruang udaranya dan penerbangan dibatasi akibat operasi militer AS serta prosesi pemakaman akbar Ayatollah Ali Khamenei. Alhasil, bandara-bandara utama seperti di Teheran dan Mashhad menghentikan operasionalnya.

Seiring berakhirnya rangkaian pemakaman tersebut, pembukaan kembali wilayah udara masih terus dievaluasi dan berpotensi mengalami gangguan.

Berita Terkait

Mengenal Partai Arab Israel dan oposisi raih 67 kursi, kubu Netanyahu 53
Partainya Benjamin Netanyahu kalah di Pemilu Israel, oposisi bersorak-sorai di Tel Aviv
Partai Arab kian disukai warga Israel, Netanyahu khawatir bisa kalahkan partainya
Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat
Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia
Pilot Indonesia ditolak Israel, putar balik dilarang mendarat di Bandara Tel Aviv
Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada
Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Mengenal Partai Arab Israel dan oposisi raih 67 kursi, kubu Netanyahu 53

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:33 WIB

Partainya Benjamin Netanyahu kalah di Pemilu Israel, oposisi bersorak-sorai di Tel Aviv

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Partai Arab kian disukai warga Israel, Netanyahu khawatir bisa kalahkan partainya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia

Berita Terbaru

Ilustrasi dukun di Indonesia - sukabumiheadline.com

Kultur

5 cerita dan cap hitam teluh Jampang Sukabumi

Minggu, 1 Nov 2026 - 01:00 WIB