BBM subsidi berdasarkan jenis kendaraan, Bahlil: Pertalite untuk motor tak dibatasi

- Redaksi

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi motor sedang diisi Pertalite di SPBU - sukabumiheadline.com

Ilustrasi motor sedang diisi Pertalite di SPBU - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah tengah mengevaluasi seluruh skema subsidi di sektor minyak dan gas bumi (migas) agar penyalurannya lebih tepat sasaran. Evaluasi dilakukan usai melakukan pertemuan bersama bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Menurutnya, evaluasi juga termasuk untuk subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite.

“Selama ini kan kita tahu teman-teman, sebagian subsidi tidak tepat sasaran. Masa orang kaya harus kita subsidi? Contoh Pertalite,” ujar Bahlil dalam pernyataannya, Selasa (11/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahlil mengungkap saat ini masih terdapat kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi menikmati subsidi BBM. Ia mencontohkan masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 9 dan 10 masih menggunakan Pertalite.

Karenanya, pembatasan subsidi nanti akan mempertimbangkan jenis kendaraan dan kemampuan ekonomi pemiliknya, sehingga kendaraan mewah tidak seharusnya menggunakan BBM bersubsidi.

“Jangan pakai BMW, pakai Mercy, masa pakai minyak subsidi? Itu yang dimaksudkan Pak Menteri tadi. Desil 9, desil 10 masih kena, masih dapat subsidi. Nah ini yang kita mulai bahas sistemnya segala macam supaya apa? Angka subsidi yang ratusan triliun ini betul-betul diberikan kepada saudara-saudara kita yang berhak menerimanya,” katanya.

Bahlil menegaskan, evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap Pertalite. Pemerintah juga mengkaji subsidi migas lainnya. Namun, Bahlil memastikan pengguna sepeda motor tidak akan terkena pembatasan subsidi Pertalite.

“Semuanya lagi di-exercise. Kita pengin semua subsidi dari sektor migas itu tepat sasaran. Enggak, sepeda motor enggak dibatasi kok. Berarti enggak ada perubahan untuk sepeda motor,” katanya.

Berita Terkait

Satu di Sukabumi, 65 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih dilengkapi cold storage
UU Ketenagakerjaan baru: Kini pekerja kontrak dan outsourcing dapat pesangon
Perubahan UU LLAJ No 22/2009, Kemenhub: Ojol jadi transportasi umum
Tak lagi Rp6 juta per hari, insentif dapur MBG dihitung Rp2.000 per porsi
Rincian denda untuk sopir, pengusaha truk dan pemilik barang ODOL, hingga Rp50 miliar
Manajer Kopdes Merah Putih tak ditempatkan sesuai domisili
BNN minta semua jenis vape dilarang
Diklaim lebih adil, pemerintah bakal beri bansos digital untuk desil 1 hingga 5 awal 2027

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Satu di Sukabumi, 65 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih dilengkapi cold storage

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:00 WIB

UU Ketenagakerjaan baru: Kini pekerja kontrak dan outsourcing dapat pesangon

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Perubahan UU LLAJ No 22/2009, Kemenhub: Ojol jadi transportasi umum

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:47 WIB

Tak lagi Rp6 juta per hari, insentif dapur MBG dihitung Rp2.000 per porsi

Rabu, 30 September 2026 - 12:05 WIB

Rincian denda untuk sopir, pengusaha truk dan pemilik barang ODOL, hingga Rp50 miliar

Berita Terbaru

Ilustrasi korban tenggelam di laut - sukabumiheadline.com

Sukabumi

5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Minggu, 11 Okt 2026 - 16:00 WIB

Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada - CNN

Internasional

Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada

Minggu, 11 Okt 2026 - 11:00 WIB