12 negara yang tak pernah rayakan hari kemerdekaan, satu tetangga Indonesia

- Redaksi

Senin, 17 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grand Palace, istana megah yang pernah menjadi kediaman raja Thailand - Ist

Grand Palace, istana megah yang pernah menjadi kediaman raja Thailand - Ist

sukabumiheadline.com – Hampir seluruh sejarah bangsa dari berbagai belahan di dunia tidak lepas dari praktek penjajahan atau kolonialisme bangsa Eropa. Kolonialisme memiliki tujuan mendominasi kekuasaan dari berbagai sektor, termasuk politik, ekonomi, penduduk, hingga sumber daya alam.

Negara kolonial umumnya tidak memiliki kekayaan bumi. Oleh sebab itu, mereka berupaya untuk mengambil alih sumber daya tersebut dengan dukungan militer yang kuat.

Dikutip dari World Population Review, dari seluruh negara di dunia, hanya satu yang secara konsisten muncul di setiap daftar negara yang tidak pernah dijajah dari setiap daftar sumber, yakni Jepang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa negara di dunia tercatat tidak pernah dijajah secara langsung oleh bangsa Eropa. Salah satu negara tersebut, adalah tetangga dekat Indonesia, yakni Thailand.

Berikut adalah daftar 12 negara yang tidak pernah merayakan hari kemerdekaannya, karena tidak pernah dijajah negara lain, dikutip sukabumiheadline.com, Senin (17/8/2026).

  1. Arab Saudi: Beberapa wilayah Saudi sempat dikuasai oleh kekaisaran Ottoman dari awal 1500-an hingga awal 1900-an.
  2. Jepang: Melakukan modernisasi cepat lewat Restorasi Meiji sehingga menjadi kekuatan militer yang disegani.
  3. Iran (Persia): Ditaklukkan Yunani pada abad keempat SM, sebagian wilayah dikuasai dan diserahkan kepada Rusia selama Perang Rusia-Persia, sedangkan hak atas minyak dimiliki oleh Inggris selama bertahun-tahun.
  4. Etiopia: Menang Perang Adwa melawan Italia pada 1896 sehingga diakui sebagai negara merdeka di Afrika. Dihindari menjadi koloni Italia karena kesalahan penerjemahan perjanjian, namun pada akhirnya tetap dianeksasi oleh Italia pada 1939-1944.
  5. Bhutan: Menyerahkan wilayahnya kepada Inggris pada tahun 1865, menjadi protektorat Inggris pada 1866, dan menjadi negara yang dikontrol Inggris dengan sebutan “princely state” pada tahun 1910.
  6. Afghanistan: Tidak pernah dijajah, namun dikuasai AS pada 2001-2021.
  7. Liberia: Tidak pernah dijajah secara paksa, namun sejarah negara ini dimulai dengan didirikannya kolonialisasi AS pada 1822 oleh American Colonization Society yang bertujuan untuk mengembalikan budak asal Liberia yang dibebaskan. Mereka akhirnya diakui sebagai negara merdeka pada 1862.
  8. Mongolia: Mongolia pernah dikuasai oleh Dinasti Qing pada 1600-an, lalu dikuasai Tiongkok hingga 1921, kemudian menjadi negara satelit Uni Soviet hingga 1924.
  9. Nepal: Nepal pernah selamat dari penjajahan langsung oleh Inggris dengan menyerahkan beberapa wilayah utama dan menjadi protektorat Inggris pada 1815. Negara ini bisa dibilang menjadi negara boneka Inggris selama beberapa periode.
  10. Tonga: Tonga tidak pernah dijajah, namun negara ini dilindungi Inggris pada 1900-1970. Tonga lalu memberikan Inggris fasilitas perdagangan istimewa dan kendali atas urusan luar negeri secara cuma-cuma.
  11. China: Negara ini pernah mengalami penjajahan parsial, di mana sebagian negaranya pernah diduduki negara lain. China memiliki pengaruh politik dan militer yang kuat, meski sempat mengalami pendudukan atau invasi parsial. China ditaklukkan oleh bangsa Mongol pada tahun 1200an sehingga tercipta Dinasti Yuan yang memerintah sampai tahun 1368 M. Lalu pada 1841-1997, adanya perang opium memperkuat pengaruh Inggris dan memberi mereka kendali atas wilayah Hong Kong.
  12. Thailand: Thailand tidak pernah dijajah oleh bangsa Eropa atau negara lain. Oleh karena itu, Thailand tidak memiliki sejarah awal atau akhir masa kolonial. Namun, negara yang pada saat itu bernama Kerajaan Siam menerima pengaruh Barat, yang berkontribusi pada beberapa perubahan identitas modern negara tersebut.

Berita Terkait

Pengiran Raabi’atul Adawiyyah kehilangan gelar Kerajaan Brunei karena ulah tak pantas
Profil Abdul El-Sayed: Kemenangan tokoh Partai Demokrat pro Palestina guncang AS
Hampir 50 persen warga AS bosan calon dari parpol
PM Israel serahkan urusan Iran ke AS
Israel larang warga Palestina punya kamar mandi sendiri
Perdana Menteri Anwar Ibrahim marah, uang pensiun PNS Malaysia dikorupsi orang Indonesia
Senator AS pro Israel Lindsey Graham tewas mendadak, pembalasan Iran dimulai?
Akhirnya Menlu Sugiono diterima Menteri Luar Negeri Iran

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:51 WIB

12 negara yang tak pernah rayakan hari kemerdekaan, satu tetangga Indonesia

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Pengiran Raabi’atul Adawiyyah kehilangan gelar Kerajaan Brunei karena ulah tak pantas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 04:07 WIB

Profil Abdul El-Sayed: Kemenangan tokoh Partai Demokrat pro Palestina guncang AS

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Hampir 50 persen warga AS bosan calon dari parpol

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:47 WIB

PM Israel serahkan urusan Iran ke AS

Berita Terbaru

Ilustrasi transaksi melalui QRIS - sukabumiheadline.com

Regulasi

BI gratiskan biaya transaksi QRIS hingga Rp500 ribu

Senin, 17 Agu 2026 - 13:23 WIB