Jeblok! Membanding realisasi investasi PMDN/PMA di Sukabumi 2025/2026

- Redaksi

Rabu, 21 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi investor asing dan investor dalam negeri - sukabumiheadline.com

Ilustrasi investor asing dan investor dalam negeri - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Realisasi investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) di Kota dan Kabupaten Sukabumi mengalami penurunan cukup signifikan, yakni mencapai 40 persen hingga 50 persen lebih.

Untuk informasi, investasi tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga memberikan dampak nyata melalui penciptaan lapangan kerja dan terbukanya peluang ekonomi bagi masyarakat.

Di sisi lain, Melansir laman resmi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat, provinsi ini kembali menunjukkan daya saingnya sebagai salah satu tujuan utama investasi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepanjang semester I tahun 2026, realisasi investasi Jawa Barat mencapai Rp138,13 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 246.887 orang.

Besarnya realisasi investasi juga menunjukkan bahwa Jawa Barat masih memiliki daya tarik bagi investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Pada paruh pertama 2026, Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan realisasi penanaman modal asing (PMA) terbesar di Indonesia.

Kabupaten Bekasi terbesar

Berdasarkan data dari sumber yang sama, Kabupaten Bekasi menjadi daerah dengan kontribusi investasi terbesar, mencapai Rp44,74 triliun atau sekitar 32,39 persen dari total realisasi investasi Jawa Barat.

Kabupaten Bekasi juga mencatat penyerapan tenaga kerja tertinggi, yakni 46.884 orang, serta jumlah Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) terbanyak dengan 26.036 laporan.

Sementara itu, Kabupaten Karawang menempati posisi berikutnya dengan realisasi investasi Rp20,43 triliun, disusul Kabupaten Bogor sebesar Rp13,72 triliun, Kabupaten Subang Rp10,35 triliun, dan Kota Bekasi Rp9,76 triliun.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan investasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat berbagai aspek pendukung, mulai dari pembangunan konektivitas antardaerah, kemudahan perizinan, hingga penyiapan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan perhatian terhadap investasi yang memiliki komitmen pada pelestarian lingkungan serta mendorong pengembangan sektor pariwisata seiring dengan meningkatnya konektivitas wilayah.

Melalui penguatan pelayanan investasi dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, Jawa Barat terus berupaya menghadirkan iklim usaha yang kondusif, memberikan kepastian bagi investor, serta memastikan investasi yang masuk mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan manfaat ekonomi yang semakin luas bagi masyarakat.

Realisasi investasi PMA/PMDN di Sukabumi

Ilustrasi investor asing dan dalam negeri - sukabumiheadline.com
Ilustrasi investor asing dan dalam negeri – sukabumiheadline.com

Sementara itu, menurut data DPMPTSP Jawa Barat, realisasi investasi PMA dan PMDN di Kota dan Kabupaten Sukabumi mengalami penurunan cukup signifikan, 40 persen hingga 50 persen lebih.

Kota Sukabumi

Sementara itu untuk Kota Sukabumi, total realisasi investasi PMA/PMDN pada 2025 mencapai Rp254,71 miliar. Adapun rinciannya, realisasi investasi PMA sebesar Rp11,63 miliar, sedangkan PMDN sebesar Rp243,07 miliar.

Sedangkan pada Januari hingga September 2026, total realisasi investasi PMA/PMDN tercatat baru mencapai Rp124,99 miliar. Sementara itu, rincian realisasi investasi PMA di Kabupaten Sukabumi pada 2026 sebesar Rp5,48 miliar, sedangkan PMDN sebesar Rp119,51 miliar.

Angka tersebut menunjukkan realisasi investasi PMDN dan PMA di Kota Sukabumi juga jeblok hingga sebesar 50,9%.

Kabupaten Sukabumi

Pada 2025, total realisasi investasi PMA/PMDN di Kabupaten Sukabumi mencapai Rp4,71 triliun. Adapun rinciannya, realisasi investasi PMA sebesar Rp2,24 triliun, sedangkan PMDN sebesar Rp2,48 triliun.

Sedangkan pada Januari hingga September 2026, total realisasi investasi PMA/PMDN tercatat baru mencapai Rp2,61 triliun. Sementara itu, rincian realisasi investasi PMA di Kabupaten Sukabumi pada 2026 sebesar Rp1,30 triliun, sedangkan PMDN sebesar Rp1,31 triliun.

Angka tersebut menunjukkan realisasi investasi PMDN dan PMA di Kabupaten Sukabumi jeblok hingga sebesar 44,7%.

Berita Terkait

5 poin Deklarasi Kawasan Daulat Pangan di Jampang Tengah Sukabumi, integrasi basis perjuangan
Sukabumi masuk Top 10 kota/kabupaten paling rawan untuk ditinggali
Ini 10 kecamatan lumbung padi di Kabupaten Sukabumi, hampir 1 juta ton
WorldoMeters: 10 kecamatan di Sukabumi tidak ideal untuk ditinggali
A-Z PLTU Pelabuhan Ratu Sukabumi: Biaya pembangunan, kapasitas, operator hingga dampak
Jenderal polisi jabat Kepala BRAN, SPI Sukabumi: Pesimistis, alat represif dan tabrak aturan
Daftar pejabat kapolri, pertama era kolonial hingga Suyudi Ario Seto
Hari Perumahan Nasional: Potret buram rumah layak huni Kota Sukabumi di bawah 40%

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:16 WIB

Jeblok! Membanding realisasi investasi PMDN/PMA di Sukabumi 2025/2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:00 WIB

5 poin Deklarasi Kawasan Daulat Pangan di Jampang Tengah Sukabumi, integrasi basis perjuangan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:25 WIB

Sukabumi masuk Top 10 kota/kabupaten paling rawan untuk ditinggali

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Ini 10 kecamatan lumbung padi di Kabupaten Sukabumi, hampir 1 juta ton

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:00 WIB

WorldoMeters: 10 kecamatan di Sukabumi tidak ideal untuk ditinggali

Berita Terbaru