Jalan Kabupaten Sukabumi masih hancur, warga: Baligo Asep Japar ‘dicatat malaikat’, lebay

- Redaksi

Senin, 2 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Kabupaten ruas Parungkuda - Pakuwon - sukabumiheadline.com

Jalan Kabupaten ruas Parungkuda - Pakuwon - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Jalan Kabupaten Sukabumi ruas Parungkuda – Pakuwon, Kecamatan Bojonggenteng masih hancur, warga menilai pemasangan baligo Asep Japar yang menjanjikan jalan tersebut akan segera diperbaiki sebagai lebay (berlebihan).

Untuk informasi, ruas jalan tersebut sudah lebih dari lima tahun mengalami kerusakan hingga menyisakan banyak lubang di jalan sepanjang sekira 4 kilometer tersebut. Baca selengkapnya: Rusak jalan Kabupaten ruas Parungkuda – Pakuwon Sukabumi, warga: Butuh di-skincare

Pada Mei lalu, Asep Japar menjanjikan bakal segera memperbaiki jalan rusak tersebut dalam waktu kurang dari dua bulan, yakni sekira Juli 2026. Baca selengkapnya: Bupati Sukabumi: Perbaikan jalan Parungkuda-Kabandungan tak perlu nunggu 2 bulan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, sebuah baligo terpampang di sisi jalan tersebut, tepatnya di Kampung Pakuwon Lapang, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng.

“Mohon doa restu, dalam waktu kurang dari dua bulan ke depan akan ada perbaikan. Jalan raya Pakuwon-Parungkuda. Kita doakan bersama agar janji ini tidak hanya berhenti sebagai rencana, dan dicatat oleh malaikat,” bunyi tulisan pada baligo yang dipasang sejak Mei lalu itu.

“Karena masyarakat sudah terlalu sering menunggu,” demikian tulisan pada bagian bawah baligo dengan gambar foto Asep Japar.

Baligo Bupati Sukabumi Asep Japar di ruas jalan Parungkuda - Pakuwon
Baligo Bupati Sukabumi Asep Japar di ruas jalan Parungkuda – Pakuwon – sukabumiheadline.com

Namun, warga menilai pemasangan baligo tersebut sebagai berlebihan, karena hingga kini sebagian besar jalan masih dalam kondisi hancur.

“Iya lebay. Tadinya saya pikir mau diperbaiki semua, karena jalan itu hampir gak ada bagian yang bagusnya,” kata salah seorang warga Bojonggenteng, Hendi Suhendi (48).

“Sebelumnya kita udah seneng, tapi ternyata yang diperbaiki cuma sekira 300 meter. Padahal, jalan itu panjangnya sekira empat kilometer dan rusak semua,” jelas dia.

Memasuki musim penghujan, kata Hendi, rusak jalan semakin jelas terlihat. Selain minim penerangan, jalan juga rusak dan bergelombang.

“Kalau sudah hujan malah ripuh (kondisi berat), genangan air di banyak titik dan ada beberapa lokasi yang genangan airnya sampai sellebar jalan. Ditambah lagi jalan itu minim lampu penerangan,” pungkasnya.

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Asep Japar memastikan perbaikan jalan rusak ruas Parungkuda-Kabandungan akan dilakukan lebih cepat dari yang dijanjikan sebelumnya, yakni dua bulan.

Hal itu disampaikan Asep Japar saat bedialog dengan salah seorang warga Kampung Pakuwon, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Jawa Barat, Sabtu (9/5/2026).

“Tidak sampai dua bulan, sebelum dua bulan sudah kami kerjakan perbaikannya,” kata dia. Baca selengkapnya: Bupati Sukabumi: Perbaikan jalan Parungkuda-Kabandungan tak perlu nunggu 2 bulan

Berita Terkait

Pemburu satwa dilindungi di Jampang Kulon Sukabumi cabuti bulu Elang Brontok hidup
Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor
Gudang miras oplosan dan ilegal di Sukabumi digrebek polisi, ratusan botol disita
UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi
Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 03:00 WIB

Jalan Kabupaten Sukabumi masih hancur, warga: Baligo Asep Japar ‘dicatat malaikat’, lebay

Minggu, 1 November 2026 - 16:43 WIB

Pemburu satwa dilindungi di Jampang Kulon Sukabumi cabuti bulu Elang Brontok hidup

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Gudang miras oplosan dan ilegal di Sukabumi digrebek polisi, ratusan botol disita

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi

Berita Terbaru