Bupati Sukabumi: Perbaikan jalan Parungkuda-Kabandungan tak perlu nunggu 2 bulan

- Redaksi

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sukabumi Asep Japar berbincang dengan salah seorang warga Kampung Pakuwon, Bojonggenteng - sukabumiheadline.com

Bupati Sukabumi Asep Japar berbincang dengan salah seorang warga Kampung Pakuwon, Bojonggenteng - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Bupati Sukabumi Asep Japar memastikan perbaikan jalan rusak ruas Parungkuda-Kabandungan akan dilakukan lebih cepat dari yang dijanjikan sebelumnya, yakni dua bulan.

Hal itu disampaikan Asep Japar saat bedialog dengan salah seorang warga Kampung Pakuwon, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Jawa Barat, Sabtu (9/5/2026).

“Tidak sampai dua bulan, sebelum dua bulan sudah kami kerjakan perbaikannya,” kata Asep Japar kepada sukabumiheadline.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai bupati, terus terang saya malu sama masyarakat. Pokokny, InshaAllah, tidak sampai dua bulan lagi sudah diperbaiki. Kita percepat,” imbuhnya.

Untuk informasi, eks Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi tersebut mengunjungi wilayah tersebut untuk merespons banyaknya keluhan warga terkait kondisi Jalan Kabupaten rusak ruas Parungkuda-Kabandungan.

Asep Japar meyakinkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi menggelontorkan anggaran lebih besar pada 2026, dibanding 2025, untuk memperbaiki akses yang menghubungkan empat kecamatan tersebut.

Jalan penghubung Kecamatan Parungkuda, Bojonggenteng, Kalapanunggal hingga Kabandungan itu, kerap dikeluhkan warga di media sosial. Kerusakan jalan kian parah, terlebih saat musim penghujan seperti saat ini.

Karenanya, Asep Japar mengaku sangat memahami keresahan warga dan pengguna jalan. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi pun harus memperhitungkan dengan matang, mengingat luas wilayah dan keterbatasan anggaran di tengah kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat. Baca selengkapnya: Respons “ulah ngopi wae”, Bupati Sukabumi naikkan 100% anggaran perbaikan Jalan Parungkuda-Kabandungan

Berita Terkait

Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus
Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana
Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan
Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat
Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji
Polsek Kalapanunggal Sukabumi berbagi makan gratis
Ahmad Nadhi Fadilah asal Jakarta ditemukan tewas di Pantai Karangnaya Sukabumi

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:46 WIB

Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT

Berita Terbaru

Surili, fauna endemik Gunung Halimun Salak

Lingkungan

5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi

Jumat, 28 Agu 2026 - 20:16 WIB

Ilustrasi aktivitas pemadam kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus

Jumat, 28 Agu 2026 - 14:28 WIB