Geber bisnis susu sapi perah dalam kemasan, Estika Tata Tiara beli lahan 30 ha di Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 3 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – PT Estika Tata Tiara Tbk. (BEEF) melanjutkan ekspansi di lini bisnis pemerahan sapi perah. Perseroan mengumumkan telah mengakuisisi lahan seluas 300.500 meter persegi (30,05 hektare) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam rilisnya, BEEF mengungkap lahan tersebut telah dilengkapi dengan fasilitas peternakan sapi perah dan infrastruktur produksi susu kemasan. Nilai akuisisi tidak disebutkan.

Lahan baru ini akan dikembangkan BEEF menjadi bisnis pemerahan sapi berbasis agrowisata dan wisata edukasi peternakan, sekaligus memperluas produk ke segmen susu kemasan bernilai tambah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi korporasi ini merupakan kelanjutan dari diversifikasi portofolio yang dimulai pada awal 2026. Pada awal tahun ini, BEEF resmi masuk ke bisnis pemerahan sapi dengan membeli 250 ekor sapi perah impor untuk dipelihara di peternakan Desa Tumiyang, Banyumas, Jawa Tengah, yang telah sukses menghasilkan susu segar pada laktasi pertama.

Direktur Utama BEEF, Ari Wijayanto, menjelaskan pembelian aset baru ini merupakan tindak lanjut dari langkah diversifikasi portofolio bisnis perseroan.

“Setelah berhasil memproduksi susu segar dengan hasil pemerahan yang memuaskan untuk laktasi pertama di peternakan Desa Tumiyang, kami menargetkan pembelian aset baru ini dapat meningkatkan keberlanjutan bisnis pemerahan sapi dengan meningkatkan nilai tambah bagi konsumen melalui produk susu kemasan hingga pengalaman wisata edukasi peternakan,” kata Ari dikutip sukabumiheadline.com, Senin (2/11/2026).

“Hal ini dilakukan Perseroan seiring dengan prospek positif industri pemerahan susu di Indonesia,” katanya.

Ilustrasi sapi perah - sukabumiheadline.com
Ilustrasi sapi perah – sukabumiheadline.com

Lewat akuisisi ini, BEEF kini memiliki ekosistem bisnis pangan mulai dari penggemukan sapi potong dan kerbau, Rumah Potong Hewan (RPH), importasi daging, produk olahan daging (sosis, bakso, dll), penyewaan gudang dingin (cold storage), hingga produksi susu sapi.

Ekspansi turut diungkap Ari sejalan dengan peluang besar di industri susu nasional. Berdasarkan data Kementerian Pertanian RI, kebutuhan susu nasional pada 2025 mencapai sekitar 4,68 juta ton dengan konsumsi per kapita sekitar 17,7 liter per tahun.

Sementara impor susu tercatat sekitar 3,86 juta ton dan produksi dalam negeri hanya sekitar 820 ribu ton, atau baru mampu memenuhi sekitar 20 persen kebutuhan nasional.

Selanjutnya, Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) mencatat permintaan susu di negara berkembang terus meningkat seiring kenaikan pendapatan, pertumbuhan penduduk, urbanisasi, dan perubahan pola makan.

Tren terlihat di Asia Timur dan Tenggara, terutama negara berpenduduk padat seperti Tiongkok, Indonesia, dan Vietnam. Secara global, konsumsi susu per kapita diperkirakan tumbuh 1,9 persen per tahun dari 2026 sampai 2035.

“Kami menilai industri susu dalam negeri masih memiliki ruang tumbuh yang sangat besar… Dalam hal ini, kami berupaya memperkuat posisi kami sebagai Perusahaan agribisnis terintegrasi yang mampu memenuhi kebutuhan konsumsi protein hewani dalam negeri, dari mulai daging dan produk turunannya hingga susu sapi,” ujar Ari.

Berita Terkait

BEEF akuisisi aset bisnis sapi perah kemasan seluas 30 hektare di Sukabumi
Top 5 merek smartphone paling laris di dunia 2026, didominasi produk HP China
Januari-September 2026 penumpang KA Pangrango dari Sukabumi naik 613.678 orang
Langkah ini diambil Pertamina Patra Niaga respons kasus penimbun BBM di Sukabumi
Perkuat infrastruktur listrik di selatan Sukabumi buka peluang investasi
Ke Jakarta cuma butuh Rp14 ribu! Kapan warga Cicurug Sukabumi berangkat kerja naik KRL?
Daftar AMDK paling digemari Gen Z, bukan AQUA juaranya
Naik 575%, perdagangan saham NexAI milik bos Persib dihentikan BEI

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:00 WIB

Geber bisnis susu sapi perah dalam kemasan, Estika Tata Tiara beli lahan 30 ha di Sukabumi

Senin, 2 November 2026 - 22:30 WIB

BEEF akuisisi aset bisnis sapi perah kemasan seluas 30 hektare di Sukabumi

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Top 5 merek smartphone paling laris di dunia 2026, didominasi produk HP China

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Januari-September 2026 penumpang KA Pangrango dari Sukabumi naik 613.678 orang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:18 WIB

Langkah ini diambil Pertamina Patra Niaga respons kasus penimbun BBM di Sukabumi

Berita Terbaru

Honor Magic 9 - Honor

Gadget

Honor Magic 9 dirilis pekan ini, cek harga dan spesifikasi

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:00 WIB