43 nama ini diduga disadap Listyo Sigit cs, dari presiden, aktivis, pengusaha hingga tokoh

- Redaksi

Kamis, 5 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Listyo Sigit Prabowo (kiri), Ahrie Sonta Nasution (tengah) dan Eko Hadi Santoso - Ist

Listyo Sigit Prabowo (kiri), Ahrie Sonta Nasution (tengah) dan Eko Hadi Santoso - Ist

sukabumiheadline.com – Kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo semakin mengundang perhatian publik. Di tengah penyidikan Bareskrim Polri, beredar daftar 43 nama tokoh yang diklaim menjadi sasaran penyadapan.

Daftar tersebut memuat nama-nama dari berbagai kalangan, mulai dari Presiden, mantan Presiden, pejabat negara, tokoh politik, pengusaha, pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas), aktivis, hingga jurnalis.

Hingga Rabu (4/11/2026), Bareskrim Polri belum mengumumkan secara resmi identitas para korban penyadapan satu per satu. Daftar yang beredar di media sosial maupun grup WhatsApp tersebut belum terverifikasi oleh penyidik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin sebelumnya mengungkapkan bahwa penyadapan diduga dilakukan terhadap sejumlah kelompok strategis, termasuk Presiden Republik Indonesia.

“Telah melakukan penyadapan tanpa prosedural atau tapping terhadap nomor telepon Presiden Republik Indonesia, pejabat negara, tokoh-tokoh politik, media, tokoh ormas, LSM, dan para pengusaha,” ujar Asep Safrudin, Selasa (3/11/2026).

Pernyataan tersebut menjadi salah satu titik krusial dalam perkara ini. Sebab, dugaan penyadapan tidak hanya menyasar individu, tetapi juga mencakup berbagai kelompok yang memiliki posisi penting dalam kehidupan politik, pemerintahan, bisnis, dan masyarakat sipil.

Berikut 43 nama yang beredar di media sosial dan grup WhatsApp, yang hingga kini belum dikonfirmasi secara resmi oleh Bareskrim Polri:

  1. Prabowo Subianto
  2. Susilo Bambang Yudhoyono
  3. Megawati Soekarnoputri
  4. Surya Paloh
  5. Sufmi Dasco Ahmad
  6. Sjafrie Sjamsoeddin
  7. Hasto Kristiyanto
  8. Muhaimin Iskandar
  9. Bahlil Lahadalia
  10. Zulkifli Hasan
  11. Ganjar Pranowo
  12. Rocky Gerung
  13. H. Isam
  14. Agus Harimurti Yudhoyono
  15. Habib Rizieq
  16. Habib Bahar
  17. Gatot Nurmantyo
  18. Sugiono
  19. Karni Ilyas
  20. Akhyar
  21. Hadir
  22. Jejer Zainudin
  23. Japto Soerjosoemarno
  24. Mualem
  25. Hercules Rosario Marshal
  26. Jusuf Kalla
  27. Malik Mahmud Al-Haythar
  28. Nasrudin Umar
  29. Harry Tanoesoedibjo
  30. A. Barier
  31. Edy Kusnadi
  32. Chairul Tanjung
  33. PK Omong
  34. Dahlan Iskan
  35. Riadi
  36. Erick Thohir
  37. Ahmad Muzani
  38. U. Hamid
  39. Asfinawati
  40. Farwiza Farhan
  41. Teten Masduki
  42. Said Iqbal
  43. M. Isnur

Dalam perkara ini, Bareskrim Polri telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Irjen Ahrie Sonta Nasution, dan Irjen Eko Hadi Santoso.

Penyidik telah memeriksa 10 orang saksi dan tiga saksi ahli. Sejumlah barang bukti juga telah disita, meliputi 11 unit telepon seluler, satu unit iPad, dan empat buah flashdisk.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 258 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana 10 tahun penjara, Pasal 332 KUHP tentang akses ilegal, serta Pasal 32 UU ITE.

Penetapan tiga tersangka tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mengungkap dugaan praktik penyadapan yang disebut menyasar berbagai tokoh.

Namun, publik masih menunggu penjelasan lebih terperinci mengenai bagaimana penyadapan dilakukan, siapa yang memberikan perintah, serta ke mana hasil penyadapan tersebut disalurkan.

Dugaan untuk kepentingan politik

Penyidik masih mendalami motif, mekanisme, serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik penyadapan tersebut.

Mantan Komisioner Kompolnas Adrianus Meliala menilai dugaan penyadapan tersebut berpotensi tidak berkaitan dengan kepentingan negara maupun institusi Polri.

“Kuat dugaan, penyadapan tersebut bukan untuk kepentingan negara atau kepentingan Polri, tetapi untuk kepentingan pihak lain,” ungkap Adrianus.

Adrianus juga menyoroti penetapan Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka yang dinilainya mengejutkan banyak pihak.

“Tentu keputusan menersangkakan LSP ini tidak ada yang menyangka. Namun, mengingat hal ini benar-benar terjadi, kelihatannya masih dapat dimengerti dalam konteks politicking tersebut. Siapa bermain politik, harus siap dengan implikasi politik pula,” tegasnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa perkara penyadapan ini tidak hanya menyangkut dugaan pelanggaran hukum, tetapi juga memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan adanya kepentingan politik di balik penggunaan teknologi penyadapan.

Meski demikian, dugaan tersebut masih harus diuji melalui proses penyidikan dan pembuktian hukum.

Belum terindikasi makar

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra sebelumnya menyatakan bahwa belum ditemukan indikasi yang mengarah pada tindak pidana makar dalam perkara tersebut.

Berita Terkait

Pujian fans The Cong-Viettel FC untuk Bobotoh, janji sambut fans Persib di Vietnam
Momen KDM gombalin camat asal Sukabumi, janji sering berkunjung
Ada You Matter To Me Day, 4 hal di dunia diperingati setiap 7 Oktober
Mualaf dan disunat usia 24, Willie Salim: Real ya no fake fake
Inspirasi dari Sendi, mahasiswa asal Sukabumi nyambi jadi ojol
Sukabumi juara 1 kabupaten/kota dengan tokoh sejarah terbanyak
10 medsos dengan pengguna terbanyak di Indonesia, bukan Facebook atau TikTok
5 bukti warga Jepang tak mau ganggu pengguna jalan di kompleks perumahan, di Indonesia?

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:13 WIB

43 nama ini diduga disadap Listyo Sigit cs, dari presiden, aktivis, pengusaha hingga tokoh

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pujian fans The Cong-Viettel FC untuk Bobotoh, janji sambut fans Persib di Vietnam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:12 WIB

Momen KDM gombalin camat asal Sukabumi, janji sering berkunjung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Ada You Matter To Me Day, 4 hal di dunia diperingati setiap 7 Oktober

Jumat, 25 September 2026 - 23:50 WIB

Mualaf dan disunat usia 24, Willie Salim: Real ya no fake fake

Berita Terbaru

Perayaan di Kastel Windsor karya Paul Sandby, dibuat pada 1776 - Ist

Khazanah

5 November: Guy Fawkes Night hingga papan permainan monopoli

Kamis, 5 Nov 2026 - 00:01 WIB