DPRD Kabupaten Sukabumi dorong kolaborasi perluas akses layanan kesehatan

- Redaksi

Jumat, 6 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali - Facebook Budi Azhar Mutawali

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali - Facebook Budi Azhar Mutawali

sukabumiheadline.com – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali mendorong kolaborasi untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sukabumi membutuhkan sinergi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Budi Azhar ketika menyampaikan dukungan terhadap program Hati Bersemi (Sehat Tanggung Jawab Kita Bersama untuk Sukabumi), Jumat (6/11/2026).

Budi Azhar menilai, Hati Bersemi merupakan terobosan strategis untuk menjawab berbagai tantangan sektor kesehatan, khususnya di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah dan persoalan kepesertaan jaminan kesehatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah daerah, kata dia, perlu memperkuat pola kerja sama lintas sektor agar masyarakat tetap memperoleh hak pelayanan kesehatan secara optimal, tanpa terkendala berbagai keterbatasan.

“Persoalan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, serta seluruh elemen masyarakat untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat,” kata Budi.

Lebih jauh, Budi Azhar juga mengakui, kondisi global dan keterbatasan ruang fiskal daerah, termasuk persoalan penonaktifan sejumlah kepesertaan jaminan kesehatan, menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.

Namun demikian, kata dia, kondisi tersebut tidak boleh menjadi penghalang bagi pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan.

“Kondisi yang kita hadapi saat ini memang tidak mudah. Akan tetapi, komitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas. Jangan sampai keterbatasan yang ada justru mengurangi akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Karenanya, ia mengapresiasi gagasan Hati Bersemi yang mengedepankan optimalisasi kemitraan dan keterlibatan berbagai pihak. Pendekatan multisektor menjadi salah satu langkah tepat untuk membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Saya, selaku Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, mendukung penuh inovasi Hati Bersemi. Mudah-mudahan program ini dapat berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya. Adv

Berita Terkait

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda IKB, dan perubahan Perumda AMTJM
Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi soroti perubahan status lahan HGU jadi HGB di Ciambar
DPRD Kabupaten Sukabumi ingin lahan HGB terlantar di Ciambar untuk kepentingan masyarakat
DPRD Kabupaten Sukabumi putuskan Renja 2027
DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:30 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong kolaborasi perluas akses layanan kesehatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bahas Raperda IKB, dan perubahan Perumda AMTJM

Berita Terbaru