sukabumiheadline.com – Durian adalah buah tropis dari tumbuhan marga Durio yang terkenal dengan julukan “raja buah” (King of Fruit). Karenanya, tak mengherankan jika satu buah ini bisa di hargai hingga ratusan juta Rupiah.
Buah yang menurut riset dapat membantu menambah energi, melancarkan pencernaan, memperkuat sistem imun tubuh, serta mengontrol tekanan darah ini, dikenal karena memiliki ukuran besar, kulit tebal, dan diselimuti duri tajam.
Durian juga memiliki bau yang sangat tajam dan kuat. Daging buahnya lembut seperti puding dengan rasa manis legit yang sering berpadu dengan sensasi pahit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Durian yang kaya akan karbohidrat, serat, kalium, vitamin C, serta lemak sehat ini berasal dari wilayah Asia Tenggara, khususnya Kalimantan dan Sumatra, namun ada puluhan spesies dalam genus Durio, tetapi Durio zibethinus adalah jenis yang paling banyak beredar di pasar internasional.
Demikian dengan di Kabupaten Sukabumi. Daerah ini juga dikenal sebagai penghasil durian di Jawa Barat. Salah satu jenis durian paling terkenal dari Sukabumi, adalah Durian Cikakak. Namun demikian, melansir data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, Cibadak merupakan kecamatan penghasil durian terbanyak di kabupaten ini.

Menurut data yang sama bagian Produksi Buah-buahan Menurut Kecamatan dan Jenis Tanaman di Kabupaten Sukabumi (kuintal), 2024 dan 2025, berikut adalah 32 dari total 47 kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi, sebagai penghasil buah durian, dikutip sukabumiheadline.com, Sabtu (7/11/2026).
- Cibadak 8.865 kuintal
- Kalapanunggal 7.300 kuintal
- Cikidang 6.300 kuintal
- Kabandungan 4.785 kuintal
- Cisolok 4.000 kuintal
- Cicurug 2.160 kuintal
- Cidahu 1.701 kuintal
- Lengkong 1.400 kuintal
- Ciambar 1.336 kuintal
- Parungkuda 1.275 kuintal
- Jampang Tengah 960 kuintal
- Sukaraja 458 kuintal
- Cikembar 450 kuintal
- Sukaraja 458 kuintal
- Bojonggenteng 351 kuintal
- Purabaya 255 kuintal
- Caringin 252 kuintal
- Cikakak 250 kuintal
- Cicantayan 222 kuintal
- Gunungguruh 170 kuintal
- Warungkiara 97,50 kuintal
- Cisaat 74 kuintal
- Nagrak 69 kuintal
- Palabuhanratu 67 kuintal
- Surade 50 kuintal
- Kalibunder 50 kuintal
- Sagaranten 25 kuintal
- Pabuaran 12 kuintal
- Simpenan 10 kuintal
- Bantargadung 7,50 kuintal
- Sukalarang 6 kuintal
- Cibitung 2 kuintal
Berdasarkan data di atas, produksi buat durian di kabupaten Sukabumi sebanyak 43.670 kuintal pada 2025. Jumlah tersebut jauh berkurang ketimbang 2024 yang sebanyak 108.310,40 kuintal. Dengan demikian, produksi durian anjlok hingga sekira 60 persen.
Kandungan gizi dan tips konsumsi durian
Buah durian (Durio zibethinus L.) adalah buah tropis yang padat nutrisi. Kandungan Nutrisi per 100 gram daging buah durian, sebagai berikut:
- Kalori: ±134 – 147 kkal
- Karbohidrat: ±27 – 28 gram (termasuk sukrosa, fruktosa, dan glukosa)
- Serat: ±3,5 – 3,8 gram
- Protein: ±1,5 – 2,5 gram
- Lemak: ±5 gram (sebagian besar lemak tidak jenuh tunggal/MUFA)
- Vitamin C: ±20 – 53 mg
- Vitamin B kompleks: Tiamin (B1), riboflavin (B2), niasin (B3), vitamin B6, dan asam folat (B9)
- Mineral: Kalium (±436 – 601 mg), fosfor (44 mg), kalsium (7 mg), magnesium, zat besi, dan mangan
- Antioksidan: Polifenol, flavonoid, dan karotenoid
Manfaat utama bagi kesehatan
- Sumber energi cepat: Kandungan karbohidrat tinggi membantu mengembalikan tenaga dan mengatasi rasa lelah.
- Melancarkan pencernaan: Serat yang tinggi mendukung pergerakan usus serta memiliki efek prebiotik.
- Menjaga tekanan darah: Kandungan kalium membantu mengeluarkan kelebihan natrium dan merelaksasi pembuluh darah.
- Meningkatkan imun tubuh: Diperkuat oleh kandungan vitamin C dan antioksidan yang melawan radikal bebas.
- Mendukung kesehatan sel dan darah: Asam folat dan zat besi membantu mencegah risiko anemia.
Tips konsumsi durian
Satu buah durian utuh berukuran besar bisa mengandung lebih dari 1.000 kalori, sehingga disarankan membatasi porsi (sekitar 1–2 biji atau maksimal 4 biji per hari).
Selain itu, penderita diabetes, obesitas, atau masalah ginjal perlu sangat berhati-hati karena kandungan gula dan kaliumnya yang tinggi.
Sedangkan untuk ibu hamil dan menyusui, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi buah yang terkenal lezat ini.









