Abdul Muhammad, jomblo 24 tahun asal Sukabumi jualan rujak omzet Rp18 juta per hari

- Redaksi

Sabtu, 29 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abdul Muhammad, pemuda 24 asal Sukabumi jualan rujak omzet Rp18 juta per hari - Istimewa

Abdul Muhammad, pemuda 24 asal Sukabumi jualan rujak omzet Rp18 juta per hari - Istimewa

sukabumiheadline.com – Siapa sangka dari hanya berjualan rujak buah, pemuda asal Sukabumi, Jawa Barat, ini mampu menghasilkan untung hingga belasan juta Rupiah per hari.

Abdul Muhammad, nama pemuda itu, berhasil mematahkan sulitnya meraih kesuksesan saat hidup di Jakarta. Nyatanya ia mampu cuan hingga ratusan juta rupiah sebulan.

Resep sukses Abdul Muhammad ini hanya satu, yakni fokus menjalani usaha dan memilih untuk tidak pacaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Abdul Muhammad, pemuda 24 asal Sukabumi jualan rujak omzet Rp18 juta per hari - Istimewa
Abdul Muhammad, pemuda 24 asal Sukabumi jualan rujak omzet Rp18 juta per hari – Istimewa

“Alasanku jadi pebisnis karena mau membuka banyak lapangan kerja dan bermanfaat buat orang lain,” kata dia dikutip sukabumiheadline.com dari kanal Youtube Dapur Riani, Sabtu (29/6/2024).

Abdul yakin, selama usaha dijalankan dengan kerja keras dan sungguh-sungguh termasuk tidak pacaran, maka usaha apapun yang tengah dijalani akan berbuah manis di kemudian hari.

Berjualan rujak ulek 11 macam buah satu kuintal per hari

Abdul mengaku tidak gengsi berjualan rujak ulek. Ia membuka lapak sederhananya di pinggir jalan, kawasan Kebon Kacang Raya, Thamrin City, Kota Jakarta Pusat, sejak pagi hingga sore hari bersama sang ibu dan dibantu oleh beberapa rekannya.

“Jualan rujak ini sudah dua tahunan, dulu di gerobak sekarang alhamdulillah bisa nyewa di sini (lapak),” kata Abdul.

Abdul Muhammad, pemuda 24 asal Sukabumi jualan rujak omzet Rp18 juta per hari - Istimewa
Abdul Muhammad, pemuda 24 asal Sukabumi jualan rujak omzet Rp18 juta per hari – Istimewa

Selama berjualan, Abdul tetap menjaga kualitas dagangan rujaknya agar tidak ditinggalkan pelanggan. Tak tanggung-tanggung, karena buah segar yang digunakan terdiri dari 11 macam. Alhasil, pelanggan pun selalu ramai berdatangan terutama saat siang hari dengan memesan lebih dari satu porsi.

“Ada belimbing, bengkuang, timun, jambu kristal, ada pepaya, jambu air, nanas, mangga, kedondong, ubi mentah, sampai apel Malang,” kata Abdul.

Karena permintaan pelanggan yang tinggi, Abdul Muhammad selalu menyediakan buah per item hingga belasan kilogram. Jika dikalikan 11 jenis, maka dalam sehari dirinya bisa menyajikan hingga satu kuintal buah. “Kalau ditotal-total buahnya bisa lebih dari satu kuintal dalam satu hari untuk jualan,” ungkap Abdul.

Resep khusus

Abdul Muhammad, pemuda 24 asal Sukabumi jualan rujak omzet Rp18 juta per hari - Istimewa
Abdul Muhammad, pemuda 24 asal Sukabumi jualan rujak omzet Rp18 juta per hari – Istimewa

Keunikan rujak buah ulek yang ditawarkan oleh Abdul terletak pada sambalnya yang berbeda. Ia menggunakan resep dari keluarga yakni menggunakan buah buni. Buah ini punya karakter yang masam dan manis, sehingga sangat cocok untuk campuran rujak.

Selain itu, ia juga menggunakan buah labi-labi dan markisa hutan untuk mencairkan gula aren. Dari kombinasi buah-buah unik ini, rujaknya punya rasa manis pedas dan asam yang segar.

“Biar makin sedap ini pakai kecombrang juga, dan untuk nyairin gulanya pakai markisa hutan, jadi kita tidak pakai air sama sekali,” ujarnya.

Omzet Rp 18 juta/hari

Saat ini, dalam sehari ia mampu melayani hingga 400 porsi untuk yang dibawa pulang. Bahkan, pernah ia bersama sang ibu membuat hingga 1.000 porsi rujak buah ulek, dengan harga Rp18 ribu per porsi.

“Ini satu porsinya Rp18 ribu, pernah sampai 1.000 porsi, berarti Rp18 juta (omzetnya),” terang Abdul.

Menurutnya, kunci sukses adalah tidak gengsi dan berani mencoba serta total saat menjalankannya. Dari usaha rujak buah ini keuntungan belasan juta rupiah bukan mustahil untuk didapatkan.

“Saya masih jomblo, jadi usaha dulu yang serius dan tidak ingin pacaran. Kalau sudah ada rezeki, jodoh bisa datang sendiri,” katanya.

Adapun usaha rujak ulek ini merupakan warisan keluarga, setelah sebelumnya dirintis oleh sang kakak. Kini, Abdul Muhammad bisa menjadi contoh sosok pemuda yang tak gengsi terjun menjadi pengusaha rujak di pinggir jalan yang sukses.

Berita Terkait

Rekening demonstran di DPR diblokir, Bank Mandiri atas perintah APH
Top 10 provinsi penghasil semen terbesar di Indonesia, Jawa Barat juara
Harga tiket, fasilitas dan jadwal pagi/siang/sore KA Siliwangi relasi Sukabumi-Cipatat
Sudah groundbreaking, tapi KRL Sukabumi bukan prioritas, ini kendalanya
BI gratiskan biaya transaksi QRIS hingga Rp500 ribu
Tips & trik A-Z merintis usaha toko pakaian di era belanja online plus konsep promosi dan pemasaran
Bank bjb Official Banking Partner Persib Bandung
BBM subsidi berdasarkan jenis kendaraan, Bahlil: Pertalite untuk motor tak dibatasi

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:13 WIB

Rekening demonstran di DPR diblokir, Bank Mandiri atas perintah APH

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Top 10 provinsi penghasil semen terbesar di Indonesia, Jawa Barat juara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Harga tiket, fasilitas dan jadwal pagi/siang/sore KA Siliwangi relasi Sukabumi-Cipatat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Sudah groundbreaking, tapi KRL Sukabumi bukan prioritas, ini kendalanya

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:23 WIB

BI gratiskan biaya transaksi QRIS hingga Rp500 ribu

Berita Terbaru

Vespa GTV 278 CC - Vespa

Otomotif

Vespa GTV 278 CC: Sporty dengan racing look, cek harganya

Senin, 24 Agu 2026 - 16:53 WIB