Soal KRL Sukabumi, Ketum DPP Ikatan Keluarga Minang: Investasi jangka panjang

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang Andre Rosiade - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang Andre Rosiade - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) Andre Rosiade menyebut pembangunan jalur kereta rel listrik (KRL) hingga ke Sukabumi, Jawa Barat, sebagai investasi jangka panjang.

Pria yang juga Wakil Ketua Komisi VI itu menyebut Presiden Prabowo Subianto menyiapkan pengembangan besar-besaran jaringan KRL Jabodetabek dan sekitarnya guna meningkatkan kapasitas layanan transportasi massal. Prabowo disebut akan membangun jalur KRL baru sampai Sukabumi, Cikampek, dan Cilegon.

Hal itu disampaikan Andre pada rapat dengar pendapat (RDP) Komisi VI DPR bersama Direktur Utama (Dirut) PT KAI Bobby Rasyidin di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Elektrifikasi jalur KRL Sukabumi mulai 20 Mei 2026, begini spesifikasi teknisnya

Ilustrasi pekerjaan proyek elektrifikasi jalur kereta - sukabumiheadline.com
Ilustrasi pekerjaan proyek elektrifikasi jalur kereta rel listrik atau KRL – sukabumiheadline.com

Bos klub Semen Padang FC itu menyebut, pemerintah akan memperluas jaringan KRL yang saat ini telah beroperasi agar dapat menjangkau wilayah yang lebih luas dan melayani lebih banyak penumpang.

“Pak Prabowo memberikan perhatian besar kepada para pengguna kereta atau anak kereta. Karena itu, pemerintah akan memperluas jaringan KRL agar masyarakat memiliki pilihan transportasi yang semakin nyaman dan terjangkau,” kata Andre, dikutip dari TV Parlemen.

Ia juga menjelaskan jalur KRL yang saat ini beroperasi dari Jakarta hingga Cikarang akan diperpanjang menuju Cikampek. Pembangunan jalur tersebut ditargetkan mulai dikerjakan tahun ini dan selanjutnya diteruskan hingga Purwakarta.

Berita Terkait: Proyek elektrifikasi jalur KRL Bogor-Sukabumi dikebut

Ilustrasi elektrifikasi jalur KRL Commuter Line - sukabumiheadline.com
Ilustrasi elektrifikasi jalur KRL Commuter Line – sukabumiheadline.com

Selain itu, jalur KRL Jakarta-Bogor yang sudah beroperasi juga akan dikembangkan hingga Sukabumi. Sementara itu, untuk Jakarta-Rangkasbitung, pemerintah akan memperbesar kapasitas stasiun terlebih dahulu sebelum melanjutkan pembangunan jalur menuju Cilegon, Banten.

“Ke depan akan ada pengembangan KRL Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi, dan Jakarta-Cilegon. Ini merupakan bentuk keberpihakan Presiden Prabowo terhadap masyarakat pengguna transportasi publik,” ujar dia.

Ditambahkan Andre, pengembangan jaringan tersebut tidak hanya bertujuan memperluas jangkauan layanan, tetapi juga meningkatkan kapasitas angkutan penumpang harian.

“Saat ini jumlah pengguna KRL berkisar 1,1 hingga 1,3 juta orang per hari. Dengan pengembangan jaringan dan peningkatan kapasitas yang direncanakan, targetnya bisa meningkat hingga sekitar 1,6 juta pengguna per hari,” jelasnya.

Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line - Ilustrasi sukabumiheadline.com
Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line – Ilustrasi sukabumiheadline.com

Ia menilai pengembangan KRL tersebut akan memberikan dampak besar terhadap mobilitas masyarakat, mengurangi kemacetan, serta mendorong pertumbuhan kawasan-kawasan penyangga Jakarta.

“Ini investasi jangka panjang untuk transportasi publik Indonesia. Semakin banyak masyarakat menggunakan kereta, semakin efisien mobilitas dan semakin baik kualitas hidup masyarakat perkotaan,” pungkas dia.

Berita Terkait

Sorgum: Tanaman kaya gizi pengganti beras, dikembangkan di Sukabumi untuk co-firing
Wilan Oktavian tak lagi urus Jalan Tol Bocimi Seksi 3, diganti usai Kunker Komisi V DPR RI
Tessa Wijaya, kisah karier Wanita Sukabumi sebelum dirikan Xendit bernilai Rp14 triliun
Mulai 1 Juli Grab dan Gojek resmi hanya tarik komisi 8%
Menghitung luas panen 4 kecamatan penghasil bunga Krisan di Sukabumi, diekspor ke Jepang
Mengenal 27 produk kerajinan khas Jawa Barat, ada Batik Lokatmala Sukabumi
Pemerintah wajibkan kreator konten punya NIB, ini penjelasan dan sanksi
Pemerintah bakal bagikan kompor listrik ke masyarakat, Bahlil usul Rp815,5 miliar

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:28 WIB

Sorgum: Tanaman kaya gizi pengganti beras, dikembangkan di Sukabumi untuk co-firing

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:09 WIB

Wilan Oktavian tak lagi urus Jalan Tol Bocimi Seksi 3, diganti usai Kunker Komisi V DPR RI

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:50 WIB

Tessa Wijaya, kisah karier Wanita Sukabumi sebelum dirikan Xendit bernilai Rp14 triliun

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:47 WIB

Mulai 1 Juli Grab dan Gojek resmi hanya tarik komisi 8%

Senin, 22 Juni 2026 - 07:20 WIB

Menghitung luas panen 4 kecamatan penghasil bunga Krisan di Sukabumi, diekspor ke Jepang

Berita Terbaru