Pemerintah ungkap alasan utama bangun Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang

- Redaksi

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jalan tol - sukabumiheadline.com

Ilustrasi jalan tol - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Pemerintah mengungkap alasan utama membangun Jalan Tol ruas Sukabumi-Cianjur-Padalarang. Jalan tol tersebut direncanakan memiliki panjang lintasan sekira 52 kilometer dan akan dibangun dalam dua tahap, yakni Seksi Sukabumi-Ciranjang sepanjang 28 kilometer, dan Seksi Ciranjang-Padalarang sepanjang 24 kilometer.

Saat ini, proyek tersebut dalam tahap persiapan untuk konstruksi yang ditargetkan berlangsung pada rentang 2027 hingga 2029.

Untuk Seksi 1 ruas Sukabumi-Ciranjang, Kabupaten Cianjur, diperkirakan menelan biaya investasi Rp9,4 triliun. Sedangkan Seksi 2, ruas Ciranjang-Padalarang estimasi investasi sebesar Rp7,7 triliun. Baca selengkapnya: Termasuk untuk Jalan Tol Sukabumi-Padalarang, Kemen PU siapkan Rp134 triliun

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manfaat dan dampak proyek

Kehadiran jalan tol ini bakal memangkas waktu tempuh perjalanan antara Sukabumi, Cianjur, dan Bandung secara drastis dibandingkan melewati jalan non-tol. Selain itu, mengurangi volume kemacetan parah yang sering terjadi di jalur arteri/nasional, seperti di wilayah Ciranjang, Cipanas, dan Gekbrong.

Tak hanya itu, Jalan Tol Sukabumi-Cianjur-Padalarang juga dapat mendukung percepatan distribusi logistik dan memperkuat konektivitas pariwisata di Jawa Barat bagian selatan dan tengah.

Berita Terkait: Selamat, Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang masuk daftar PSN Prabowo

Alasan dibangun Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang

Mengutip dari laman resmi Simpul KPBU, Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur, Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat, Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang dibangun sebagai bagian dari Jalan Tol Lintas Pulau Jawa.

“Ruas Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Pulau Jawa yang telah disesuaikan dan sejalan dengan sistem jaringan jalan nasional Lintas Selatan Pulau Jawa,” katanya, dikutip sukabumiheadline.com, Jumat (29/5/2026).

“Area sekitar perencanaan Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang memiliki setidaknya 156 Daya Tarik Wisata (DTW) yang tersebar di Kabupaten Sukabumi dan Kawasan Industri yang menjadi fokusan arah pengembangan di Sukabumi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Daftar AMDK paling digemari Gen Z, bukan AQUA juaranya
Naik 575%, perdagangan saham NexAI milik bos Persib dihentikan BEI
PLN IP PLTP Gunung Salak Sukabumi kembangkan aset karbon
Bioskop Alfamart Sukabumi resmi dibuka, punya 2 studio, cek lokasi dan harga tiket
Re-energize GI Jampang Kulon Sukabumi diklaim mampu dorong investasi
Ini 7 ojol yang tak lagi berseliweran di jalanan
Ini 12 rute dan harga tiket maskapai di Bandara Husein Sastranegara Bandung
Menghitung revenue dari 16 mitra sponsor Persib musim 2026/2027, berapa miliar?

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:17 WIB

Daftar AMDK paling digemari Gen Z, bukan AQUA juaranya

Rabu, 9 September 2026 - 19:04 WIB

Naik 575%, perdagangan saham NexAI milik bos Persib dihentikan BEI

Rabu, 9 September 2026 - 00:01 WIB

PLN IP PLTP Gunung Salak Sukabumi kembangkan aset karbon

Minggu, 6 September 2026 - 14:11 WIB

Bioskop Alfamart Sukabumi resmi dibuka, punya 2 studio, cek lokasi dan harga tiket

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Re-energize GI Jampang Kulon Sukabumi diklaim mampu dorong investasi

Berita Terbaru

Striker Persib Bandung, Balsa Sekulic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Persija vs Persib: Maung kalah 2-1

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:32 WIB

Ilustrasi air minum dalam kemasan (AMDK) - sukabumiheadline.com

Bisnis

Daftar AMDK paling digemari Gen Z, bukan AQUA juaranya

Sabtu, 12 Sep 2026 - 15:17 WIB

Menara kembar WTC meledak pada peristiwa New York 11 September - Ist

Internasional

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:30 WIB