sukabumiheadline.com – Pemerintah mengungkap alasan utama membangun Jalan Tol ruas Sukabumi-Cianjur-Padalarang. Jalan tol tersebut direncanakan memiliki panjang lintasan sekira 52 kilometer dan akan dibangun dalam dua tahap, yakni Seksi Sukabumi-Ciranjang sepanjang 28 kilometer, dan Seksi Ciranjang-Padalarang sepanjang 24 kilometer.
Saat ini, proyek tersebut dalam tahap persiapan untuk konstruksi yang ditargetkan berlangsung pada rentang 2027 hingga 2029.
Untuk Seksi 1 ruas Sukabumi-Ciranjang, Kabupaten Cianjur, diperkirakan menelan biaya investasi Rp9,4 triliun. Sedangkan Seksi 2, ruas Ciranjang-Padalarang estimasi investasi sebesar Rp7,7 triliun. Baca selengkapnya: Termasuk untuk Jalan Tol Sukabumi-Padalarang, Kemen PU siapkan Rp134 triliun
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Manfaat dan dampak proyek
Kehadiran jalan tol ini bakal memangkas waktu tempuh perjalanan antara Sukabumi, Cianjur, dan Bandung secara drastis dibandingkan melewati jalan non-tol. Selain itu, mengurangi volume kemacetan parah yang sering terjadi di jalur arteri/nasional, seperti di wilayah Ciranjang, Cipanas, dan Gekbrong.
Tak hanya itu, Jalan Tol Sukabumi-Cianjur-Padalarang juga dapat mendukung percepatan distribusi logistik dan memperkuat konektivitas pariwisata di Jawa Barat bagian selatan dan tengah.
Berita Terkait: Selamat, Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang masuk daftar PSN Prabowo
Alasan dibangun Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang
Mengutip dari laman resmi Simpul KPBU, Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur, Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat, Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang dibangun sebagai bagian dari Jalan Tol Lintas Pulau Jawa.
“Ruas Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Pulau Jawa yang telah disesuaikan dan sejalan dengan sistem jaringan jalan nasional Lintas Selatan Pulau Jawa,” katanya, dikutip sukabumiheadline.com, Jumat (29/5/2026).
“Area sekitar perencanaan Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang memiliki setidaknya 156 Daya Tarik Wisata (DTW) yang tersebar di Kabupaten Sukabumi dan Kawasan Industri yang menjadi fokusan arah pengembangan di Sukabumi,” pungkasnya.









