Ada Suara Kuda, Dua Sapi Limosin Digondol Maling di Caringin Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 7 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sapi jenis limosin digondol maling. l Istimewa

Sapi jenis limosin digondol maling. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l CARINGIN- Dua ekor sapi berjenis limosin raib digondol maling di Kampung Kuta Tegal RT 02/03, Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (6/11/2021) dini hari.

Informasi dihimpun sukabumiheadlines.com, Pemilik sapi Idah (56 tahun) mengatakan, kejadian hilangnya dua ekor sapi miliknya tersebut sekira pukul 03.00 WIB.

“Iya, betul dua ekor sapi milik kami yang berada di kandang raib dibawa maling, ketahuanya pagi saat suami saya mau ngasih makan sapi-sapi itu,” ujarnya saat dihubungi awak media, Ahad (7/11/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Idah melanjutkan, sebelum dua ekor sapi tersebut hilang, warga sekitar sempat mendengar adanya suara kuda.

“Padahal kayaknya suara sapi-sapi kami yang dituntun untuk dinaikan ke mobil bak terbuka, karena di jalan ada jejaknya. Dan dilihat dari jejak tersebut kendaraan yang disiapkan untuk membawa sapi kami itu diparkir jauh dari kandang, dan memang kandang sapi kami jauh dari rumah warga,” tutur dia.

Idah juga mengatakan, ada salah seorang warga yang akan berangkat ke pasar melihat tiga orang yang berada di kandang sapi miliknya.

“Ada warga yang menceritakan melihat tiga orang di dekat kandang sapi sekra pukul 02.30 WIB, namun saat warga tersebut melintas ketiga orang itu menjauh seperti menghindar. Mungkin balik lagi yang tiga orang itu, sementara warga yang melihatnya pergi ke pasar,” katanya.

Atas kejadian hilangnya dua ekor sapi jenis limosin, pemilik mengalami kerugian hingga Rp26 juta.

“Belinya dari Jawa, kami sudah tiga bulan mengurusnya dan sekarang pertumbuhannya bagus sudah pada gemuk-gemuk. Rencananya baru besok akan melaporkannya ke Polsek Caringin,” pungkasnya.

Berita Terkait

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 disetujui DPRD Kabupaten Sukabumi
Polda Jabar ungkap dugaan korupsi Rp9,8 miliar proyek Jembatan Cipamuruyan Sukabumi
Wanita Sukabumi sulit dapat jodoh? Ini 5 kecamatan paling banyak dihuni cowok ganteng
Lagi, keluhan tentang kemacetan lalin di Cibadak Sukabumi dan absennya pemda
DPRD Kabupaten Sukabumi dorong percepatan UHC
Ende Nur Jaya, buruh di Sukabumi tewas dengan tubuh berlumuran darah
Daftar 15 kecamatan paling sepi penduduk di Sukabumi, terbanyak Cicurug
Jika pemekaran daerah hari ini, DOB Kabupaten Sukabumi Utara dipimpin siapa?

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:51 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 disetujui DPRD Kabupaten Sukabumi

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:09 WIB

Polda Jabar ungkap dugaan korupsi Rp9,8 miliar proyek Jembatan Cipamuruyan Sukabumi

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:27 WIB

Wanita Sukabumi sulit dapat jodoh? Ini 5 kecamatan paling banyak dihuni cowok ganteng

Senin, 29 Juni 2026 - 19:19 WIB

Lagi, keluhan tentang kemacetan lalin di Cibadak Sukabumi dan absennya pemda

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:42 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong percepatan UHC

Berita Terbaru