Afghanistan akan Jadi Negara Pertama di Dunia yang Punya Pasukan Bunuh Diri

- Redaksi

Sabtu, 8 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zabiullah Mujahid. l Istimewa

Zabiullah Mujahid. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com I Pemerintah Emirat Islam Afghanistan (IEA) akan mengerahkan pasukan khusus siap bunuh diri begitu rezim ditegakkan.

Hal itu diungkapkan wakil menteri informasi dan budaya IEA Zabiullah Mujahid kepada Radio Azadi baru-baru ini. Zabiullah menerangkan, pasukan ini nantinya akan ditempatkan di bawah naungan Kementerian Pertahanan.

Deklarasi tersebut dibuat menyusul rumor yang menyebut Taliban telah membentuk pasukan bom bunuh diri untuk memerangi dan mencegah konflik perbatasan, terutama yang berbatasan dengan Tajikistan di Provinsi Badakhshan, Afghanistan timur laut. Wakil gubernur Badakhshan Mullah Nisar Ahmad Ahmadi telah mengungkap nama batalion pada awak media pada Oktober lalu. Pasukan khusus tersebut diberi nama Lashkar-e-Mansoori atau “Tentara Mansoor”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tentara Mansoor pernah melakukan serangan bom bunuh diri terhadap pasukan keamanan Afghanistan, serta menargetkan pasukan Barat sebagai sekutu rezim sebelumnya.

Baca Juga :  China Diuntungkan, Cadangan Mineral Afghanistan Rp43.500 Triliun

Ahmadi juga mengklaim, batalion bom bunuh diri berperan penting dalam mengusir Amerika Serikat dari Afghanistan, yang menjadi alasan Taliban bisa berkuasa kembali.

“AS takkan bisa dikalahkan tanpa bantuan batalion ini. Para pemberani ini siap mengenakan rompi peledak untuk menghancurkan pangkalan AS di Afghanistan. Mereka tidak takut [mati] demi meraih ridha Allah,” kata dia.

Diketahui, Taliban telah menggunakan bom bunuh diri sebagai taktik militer utamanya sejak 2003, ketika mereka melancarkan aksi pemberontakan melawan pasukan AS. Hasil penelitian pada 2021 menunjukkan, kelompok itu telah melakukan lebih banyak serangan bom bunuh diri daripada jaringan teroris lainnya sepanjang sejarah.

“[Bom bunuh diri] sangat penting [bagi Taliban] karena menjadi instrumen utama dalam menyerang AS dan pasukan sekutu, dan menimbulkan korban jiwa,” tulis Amin Saikal, ajun profesor ilmu sosial di University of Western Australia dan mantan Direktur Pusat Studi Arab dan Islam, seperti diberitakan vice.com.

Saikal berpandangan dengan mendeklarasikan pembentukan pasukan bunuh diri resmi, Taliban mengirim pesan tegas bagi AS dan para sekutunya.

Baca Juga :  Intelijen Indonesia Menyusup ke Taliban, Ini Targetnya

“Kami akan mengerahkan pasukan bom bunuh diri jika kalian terus menekan kami. [Pasukan] ini merupakan kekuatan defensif; pasukan yang mencegah pertentangan internal atau agresi eksternal terhadap Taliban,” lanjutnya.

Namun, William Maley, profesor emeritus diplomasi di Universitas Nasional Australia menyoroti kenaifan anggapan bahwa telah muncul ‘Taliban 2.0’, versi yang berbeda dari Taliban yang muncul pada 1994 hingga penggulingannya pada 2001.

Sementara Saikal memiliki pandangan serupa. “Menurut saya, ini akan sangat dikutuk. Tak ada negara yang mau mengakui atau memberikan kredibilitas apa pun kepada kekuatan militer yang memiliki brigade bunuh diri.”

Berita Terkait

Sarjana banyak jadi pengangguran, Gen-Z AS boikot kuliah
Gabung Dewan Perdamaian bareng Indonesia, Israel bombardir Gaza tewaskan 32 orang
Setelah LGBT Rusia ditetapkan sebagai gerakan teroris dan ekstremis
Sudah dikepung militer AS, Iran siap perang total
Kisah Alice Guo, warga China jadi wali kota di Filipina hasil palsukan identitas divonis seumur hidup
AS resmi masukan kelompok Islam ini ke dalam daftar organisasi teroris
Lumbung migas terbesar dunia, Presiden Venezuela ditangkap AS karena terlibat narkoba?
Trump tangkap Presiden Venezuela dikecam wali kota Muslim di AS ini

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:00 WIB

Sarjana banyak jadi pengangguran, Gen-Z AS boikot kuliah

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:56 WIB

Gabung Dewan Perdamaian bareng Indonesia, Israel bombardir Gaza tewaskan 32 orang

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:00 WIB

Setelah LGBT Rusia ditetapkan sebagai gerakan teroris dan ekstremis

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:43 WIB

Sudah dikepung militer AS, Iran siap perang total

Senin, 19 Januari 2026 - 02:39 WIB

Kisah Alice Guo, warga China jadi wali kota di Filipina hasil palsukan identitas divonis seumur hidup

Berita Terbaru

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Wisata

KDM: Wisata alam harusnya gratis

Kamis, 12 Feb 2026 - 07:00 WIB

Regulasi

Kementerian Pertanian kawal swasembada pangan di Sukabumi

Kamis, 12 Feb 2026 - 00:19 WIB

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127 - Ist

Legislatif

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127

Rabu, 11 Feb 2026 - 22:57 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131