Alat Sarana Pendukung 3 Sekolah di Sukabumi Raib Digondol Maling

- Redaksi

Jumat, 18 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi pencurian di sekolah. l Istimewa

Lokasi pencurian di sekolah. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l SIMPENAN – Alat alat sarana pendukung tiga Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi raib di gondol maling.

Informasi diperoleh sukabumiheadlines.com, kejadian alat-alat sarana pedukung di tiga sekolah dasar SDN hilang Jumat 18 Maret 2022 sekitar pukul 04.30 WIB menjelang pagi.

Adapun tiga sekolah dasar yang dibobol maling yakni sekolah SDN 1 Cidadap, SDN 2 Cidadap dan SDN 3 Cidadap, Desa Cidadap Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi. Akibatnya, pihak sekolah mengalami kerugian puluhan jutaan Rupiah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara untuk alat alat sarana pendukung yang berhasil di gondol maling di SDN 1 Cidadap, satu unit keyboard Yamaha PSR 1500, kerugian ditaksir Rp5 juta, SDN 2 Cidadap Infocus Warna Hitam, Printer Epson L120, kerugian Rp8 juta. SDN 3 Cidadap, Printer Epson L310, Printer Epson Scanner L3110, Layar Monitor Philips dan satu pasang sepatu kerugian sekira Rp10 jutaan.

Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP I Putu Asti Hermawan membenarkan adanya kejadian tindak pidana pencurian dengan pemberatan di tiga sekolah dasar tersebut.

Menurutnya, saat ini anggota Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sukabumi, Polda Jabar sudah melakukan pengecekan lokasi kejadian.

“Baru dicek TKP, untuk sekarang masih buka laporan dulu ke piket, tiga sekolah, alami kerugian,” ujarnya, Jumat (18/3/2022).

“Masih dalam penyelidikan dulu dari tim lapangan, Satreskrim Polres Sukabumi,” terangnya.

Berita Terkait

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:42 WIB

12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB

Ilustrasi seorang warga miskin menjadi terdakwa di pengadilan - sukabumiheadline.com

Hukum

Hukum di Indonesia seperti golok, Mantan Ketua MK: Suram

Minggu, 26 Jul 2026 - 03:40 WIB

Sukabumi

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:58 WIB