sukabumiheadline.com – Anggaran program makan bergizi gratis (MBG) dipastikan turun lagi dari Rp268 triliun menjadi sekira Rp174 triliun pada tahun depan.
Mengutip Antara, hal itu diungkap Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah, Senin (6/7/2026). Ia mengungkap penurunan itu disesuaikan dengan jumlah titik satuan pemenuhan pelayanan gizi (SPPG) dan total siswa penerima manfaat.
“Hitungan saya, kalau juga di luar anggaran pendidikan, ada anggaran kesehatan yang masuk seperti umpamanya stunting, ibu hamil, itu tidak lebih dari Rp174 triliun.nKalau dari Rp268 triliun ke Rp174 triliun ya tinggilah,” kata Said.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti diketahui, sebelumnya pemerintah juga melakukan pemangkasan pagu program MBG pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2026 dari semula Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun.
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah bakal kembali mengefisiensikan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara besar-besaran.
Purbaya mengatakan hal itu dalam wawancara bersama Denny Sumargo yang diunggah di kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Kamis (2/7/2026).
Purbaya mengatakan anggaran MBG tahun ini, yang semula dialokasikan sekitar Rp330 triliun, diturunkan menjadi Rp270 triliun. Menurut dia, angkanya masih berpotensi kembali dipangkas lebih besar lagi.
“Jadi kalau tadinya kita alokasikan Rp330 triliun, turun ke Rp270 triliun, nanti mungkin turun lagi ke level yang lebih rendah lagi dari itu. Jadi akan dilakukan efisiensi yang besar-besaran. Ini perintah Bapak Presiden,” ujar Purbaya.









