Anne Sri Arti Wanita Pengusaha asal Sukabumi, dari Usaha Rumahan hingga Go National

- Redaksi

Rabu, 1 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anne Sri Arti. l Istimewa

Anne Sri Arti. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l SUKARAJA – Anne Sri Arti, seorang wanita pengusaha asal Sukabumi. Sebelum menuai sukses seperti saat ini, Anne pernah merasakan pahit getirnya menjalankan usaha. Mulai dari skala terkecil hingga kelas kakap.

Saat ini, Anne sendiri tercatat sebagai Founder sekaligus CEO Makmur Agro Satwa (MAS), Direktur Utama (Dirut) PT Rajatani Agro Nusantara, Dirut PT MAS Raja Agro Nusantara, Dirut PT Aren MAS Nusantara, dan Direktur Agrocom (Agrokomunikasi & Sosial Invesment).

Semua sukses yang diraih Anne tersebut, bermula dari menjalankan usaha jual beli susu sapi segar bersama suaminya, Sentot Joko Priyono. Pada sekira 2011-2013 Anne dan suami memasarkan produk olahan susu sapi ke 364 Sekolah Dasar (SD) yang ada di seantero Sukabumi dan Bogor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semua produknya ia kirim dari jalan kaki hingga turun naik moda transportasi massal mulai dari angkot hingga kendaraan berjuluk mobil setan alias Colt Bogoran.

“Saat itu usaha kami masih terbilang kecil, tapi kami memiliki tekad kuat dan berkeyakinan bahwa produk olahan susu sapi kami bisa sukses,” tuturnya dikutip sukabumiheadline.com dari rajatani.com, pada Rabu (1/5/2022).

Memberdayakan Masyarakat Sekitar

Dalam menjalankan MAS, sebuah perusahaan yang memproduksi olahan susu tersebut, Anne memberdayakan masyarakat sekitar rumahnya yang berada di kawasan Kampung Cikaret RT 04/02 Kelurahan Sukamekar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Hal itu, disadari Anne karena minat masyarakat Indonesia dalam meminum susu segar masih rendah. Karenanya, tak mengherankan jika banyak peternak tutup.

Anne dan suami kemudian membuat Gerimis, atau Gerakan Minum Susu. Ia mengaku senang ketik banyak siswa SD bisa menikmati susu.

“Susu dan aneka olahan yang kami buat seperti susu es mambo tidak dibeli dengan uang pemerintah, melainkan menggunakan uang jajan anak-anak. Kami jual Rp1000 per pcs,” tutur wanita 43 tahun itu.

Penghargaan dan Omzet Usaha

Lima tahun lalu, mungkin Anne tidak pernah membayangkan posisi yang ia capai saat ini, sebagai pebisnis sukses dengan omzet usaha ratusan juta Rupiah dan konsultan peternakan, berawal dari usaha rumahan bersama suaminya.

Untuk mengembangkan usahanya, Anne rajin mengikuti berbagai pameran. Sehingga, prestasi demi prestasi pun ditorehkan.

Perjuangan Anne mengangkat harkat hidup para peternak sapi perah, juga membuahkan beragam penghargaan dengan terpilihnya MAS sebagai Juara I Pengolahan Susu tingkat Kabupaten Sukabumi.

MAS kemudian dipilih sebagai wakil Jawa Barat mengikuti lomba Adikarya Ketahanan Pangan Tingkat Nasional 2012.

Selain itu, MAS juga mewakili Jawa Barat dalam Pengolahan Pemasaran Hasil Peternakan (PPHP) Award 2012.

Tak berhenti di situ, setahun kemudian, Anne menjadi Pemenang Penghargaan Khusus Social Entrepreneur dan Penghargaan Khusus Green Entrepreneur Lomba Wanita Wirausaha Femina 2013.

Namun, tidak kalah penting, Anne adalah penggerak peternak lokal untuk mendapatkan hidup yang lebih layak. Hal terakhir inilah yang sebenarnya menjadi penyemangatnya untuk terus berbuat sesuatu untuk dunia peternakan, khususnya sapi perah.

Saat ini bisa dikatakan Anne mendedikasikan hidupnya untuk meningkatkan kehidupan peternak sapi perah. Meskipun belakangan, ia juga ikut membantu para petani untuk memasarkan produk pertaniannya.

Berita Terkait

Termasuk Sukabumi, ini tiga geopark di Indonesia peraih Green Card UNESCO
Chef Yusuf asal Sukabumi, sosok di balik 1.300 porsi makanan jemaah haji di Madinah
Prodi tak relevan industri, DPR: Kampus bukan pabrik calon karyawan
Momen Wanita Sukabumi pamer foto bareng Ahmad Dhani: Dua sahabat bertemu
Mahasiswa jurusan kependidikan 490 ribu per tahun, kebutuhan guru hanya 20 ribu
2026, Kota dan Kabupaten Sukabumi bakal punya sekolah unggulan, satu kelas 32 murid
Ini lho kandungan gizi ikan sapu-sapu, favorit warga Brasil, diperdebatkan di Indonesia
Minat wisatawan asing kemping di Sukabumi sangat rendah

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 20:07 WIB

Termasuk Sukabumi, ini tiga geopark di Indonesia peraih Green Card UNESCO

Rabu, 29 April 2026 - 01:53 WIB

Chef Yusuf asal Sukabumi, sosok di balik 1.300 porsi makanan jemaah haji di Madinah

Selasa, 28 April 2026 - 13:00 WIB

Prodi tak relevan industri, DPR: Kampus bukan pabrik calon karyawan

Selasa, 28 April 2026 - 10:00 WIB

Momen Wanita Sukabumi pamer foto bareng Ahmad Dhani: Dua sahabat bertemu

Selasa, 28 April 2026 - 07:00 WIB

Mahasiswa jurusan kependidikan 490 ribu per tahun, kebutuhan guru hanya 20 ribu

Berita Terbaru

Honda Dunk - Honda

Otomotif

Honda Dunk, skuter matik super irit BBM cuma Rp20 jutaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:01 WIB