SUKABUMIHEADLINES.com l Presiden Palestina Mahmoud Abbas bersama rekannya, Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan percakapan via telepon pada Kamis (30/12/2021). Keduanya membicarakan hubungan bilateral, termasuk perkembangan terbaru perjuangan rakyat Palestina.
Abbas menekankan perlunya jalur politik untuk menyelesaikan masalah Palestina berdasarkan resolusi legitimasi internasional. Menurutnya, pertemuan tingkat menteri dari Kuartet Internasional, atau The International Quartet Committee on the Middle East Peace Process yang terdiri dari Rusia, Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, dan PBB, perlu digelar setelah dibentuk pada 2002 silam.
Diberitakan Kantor Berita Palestina WAFA, Abbas juga turut menyampaikan pentingnya penghentian proyek permukiman ilegal Israel, termasuk perampasan tanah dan pengusiran warga Palestina dari properti mereka. Mengingat aksi kekerasan oleh pemukim Yahudi ekstremis meningkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kelanjutan dari tindakan-tindakan Israel itu akan menyebabkan situasi meledak,” ujar Abbas.
Selain itu, Abbas dan Putin menyetujui kelanjutan kontak antara Rusia-Palestina pada semua masalah yang menjadi kepentingan bersama. Pada 23 November lalu, Abbas dan Putin bertemu di resort Laut Hitam Sochi. Dalam pertemuan tersebut, Putin mengaku senang dapat bertemu Abbas.
“Kita, tak diragukan lagi, harus bertemu secara teratur dan menjaga hubungan kita,” ujar Putin kepada Abbas, seperti dilansir Kantor Berita Rusia TASS.