Bayi Malang, Tubuh dan Wajah Berlumuran Darah Dibuang di Atas Asbes Kamar Kos di Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 18 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com l CIBEUREUM – Bayi perempuan dengan tubuh dan wajah masih berlumuran darah dibuang di atas genting asbes sebuah rumah kos-kosan. Bayi malang tersebut ditemukan warga sekitar dan para pengendara yang melintas, Selasa (18/7/2023) sore.

Videonya evakuasi bayi tersebut dibagikan oleh akun Facebook Eno Hero, kemudian dibagikan oleh warganet Sukabumi.

Astagirullah cik atuh ari kira2 era mah bikeun seteh lain di picen, da mahluk pangeran lain sampah siga saria , kalakuan teh biadab bener (Astaghfirullah, kalau sekiranya merasa malu sebaiknya diberikan bukannya dibuang, kan makhluk Tuhan, bukan sampah seperti kalian. Kelakuan biadab-red),” tulis Eno dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dikonfirmasi sukabumiheadline.com, pria bernama Reno itu mengaku dirinya hanya melintas saat hendak berangkat bekerja.

“Saya membantu karena saat evakuasi kebetulan saya mau berangkat kerja,” kata Reno, Selasa sore.

Ditambahkannya, lokasi penemuan bayi malang yang diduga dibuang ibunya karena malu hasil hubungan gelap itu, di pertigaan Jalan Selakaso, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Jawa Barat.

“Lokasi penemuannya di sekitar pertigaan Selakaso yang mau ke Jalur (Jl. Lingkar Selatan). Ditemukannya tadi sekitar jam 14.00 WIB,” jelasnya.

“Bayinya udah langsung dibawa ke rumah sakit oleh warga sekitar kos-kosan,” pungkas Reno.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026
Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL
Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba
Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:37 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Selasa, 15 September 2026 - 17:59 WIB

Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL

Senin, 14 September 2026 - 08:09 WIB

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Berita Terbaru

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi tentang Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Dana Cadangan Pilbup 2029 - Humas Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:37 WIB