Berhati Ikhlas, Baru Bisa Gabung Komunitas Siberu Palabuhanratu Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 13 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan Siberu melakukan kegiatan. l Istimewa

Relawan Siberu melakukan kegiatan. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l PALABUHANRATU – Meski belum banyak di ketahui, Komunitas Forum Siaga Bencana Palabuhanratu (Siberu) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tetap aktif berkegiatan sesuai tujuan pendiriannya.

Kiprahnya dalam kegiatan sosial, terutama kebencanaan, tidak diragukan lagi. Hampir dalam setiap terjadi bencana, para relawan Siberu ini selalu hadir membantu melakukan evakuasi.

Andri Firmansyah, Bendahara Siberu mengungkapkan, forum atau wadah kumpulan masyarakat yang memiliki jiwa sosial tinggi, ini dibentuk pada 10 Februari 2021 lalu. Komunitas didirikan dalam untuk membantu mengurangi dan menanggulangi risiko bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Screenshot 2022 07 10 15 31 17 72 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
Relawan Siberu melakukan kegiatan. l Istimewa

“Siapapun boleh masuk Siberu, di sini sudah banyak gabung, ada dari komunitas motor, berbagai organisasi, dari RAFI, suporter bola juga ada, rata rata itu mereka aktif dan berjiwa sosial tinggi,” ujar Andri kepada sukabumiheadline.com pada Ahad (13/2/2022).

Untuk bergabung dengan Siberu, menurutnya, tidak ada persyaratan khusus, hanya saja harus orang-orang yang memiliki hati ikhlas. “Dalam arti membantu manusia lain dalam memanusiakan manusia. Alhamdulillah untuk saat ini anggota tersebar dari kabupaten dan kota, kurang lebih 80 orang,” jelasnya.

Masih kata Andri, adapun induk dari Siberu adalah Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Basarnas Pos SAR Sukabumi. “Harapan kami dengan adanya Siberu ini, bisa lebih bersinergi dengan pemerintah khususnya BPBD, BNPB, dunia usaha, media, akademik dan masyarakat dalam mengembangkan teori pentahelik dala. penanggulangan risiko bencana,” terangnya.

Saat ini, lanjut Andri, di akuinya secara legalitas Siberu memang masih sangat muda. Namun, secara kegiatan, sejak awal sudah tancap gas bergerak membantu dalam hal penanggulangan kebencanaan.

“Inspirasi membentuk ini karena kami prihatin, ketika melihat komunitas relawan kebencanaan kalau ada kejadian besar itu datangnya dari kota, dari wilayah lain, sementara di Palabuhanratu, orang orang yang memiliki jiwa sosial tinggi itu banyak, cuma belum ada wadahnya,” bebernya.

“Makannya Siberu didirikan, sebagai wadah teman-teman yang mempunyai hati mulia. Membantu tidak harus dengan materi, bisa dengan pemikiran, ide ide yang bisa dikerjakan,” sambungnya.

Andri menegaskan, Siberu bergerak tidak hanya saat ada kejadian bencana saja, sejumlah kegiatan sosial lainnya telah dilaksanakan, seperti penghijauan hutan yang sudah gundul.

“Kegiatan penghijauan guna mengurangi risiko bencananya, juga mengikuti BPBD saat terjadi bencana sampai pasca bencana, kami terus berjalan,” tandasnya.

Berita Terkait

Go Suhartono, peserta tertua Bentang Jawa 2026 terpaksa DNF di Sukabumi
Ini daftar 103 ormas kawal program Prabowo dikukuhkan Hashim Djojohadikusumo
Kawal program Prabowo: 20 ormas dikukuhkan, total jadi 103 organisasi
Polda Jabar bakal bentuk Satgas Bobotoh Jaga Persib, Jaga Lembur Sauyunan
Mengenal Kucing Persia: Jenis, karakter, harga dan tips memelihara mpus asal Iran
Ceperist Sukabumi Ngahidji berbagi di bulan suci, santuni yatim piatu dan lansia
Lawan suhu ekstrem, BMH dan PT IAD peluk hangat warga Gaza di pengungsian
Budidaya tiga jenis Philodendron asli Sukabumi, laku ratusan ribu Rupiah

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:27 WIB

Go Suhartono, peserta tertua Bentang Jawa 2026 terpaksa DNF di Sukabumi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:21 WIB

Ini daftar 103 ormas kawal program Prabowo dikukuhkan Hashim Djojohadikusumo

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Kawal program Prabowo: 20 ormas dikukuhkan, total jadi 103 organisasi

Senin, 18 Mei 2026 - 02:44 WIB

Polda Jabar bakal bentuk Satgas Bobotoh Jaga Persib, Jaga Lembur Sauyunan

Sabtu, 4 April 2026 - 04:46 WIB

Mengenal Kucing Persia: Jenis, karakter, harga dan tips memelihara mpus asal Iran

Berita Terbaru

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman diterima Presiden Prancis Emmanuel Macron - Saudi Gazette

Internasional

Arab Saudi dan Prancis serukan pendirian negara Palestina

Rabu, 26 Agu 2026 - 06:00 WIB