sukabumiheadline.com – Film animasi panjang Ajisaka: The King and the Flower of Life mengisahkan masa kuno saat dunia hanya diisi tiga ras: manusia, Raksha alias raksasa, dan Vidya atau separuh manusia-malaikat.
Raksha menguasai populasi manusia yang diperbudak, dan raja Raksha berharap mencegah terjadinya ramalan kuno yang menyebut kemunculan pemimpin manusia yang akan mengakhiri kekuasaannya.
Namun sebenarnya, pemimpin manusia yang dimaksud, Ajisaka, sudah muncul dan berencana untuk mengakhiri pemerintahan brutal raja Raksha dengan bantuan Vidya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ajisaka: The King and the Flower of Life digarap oleh M Suyanto, Aryanto Yuniawan, dan Marco Basalmo. Basalmo sebelumnya merupakan penulis drama The Brave. M Suyanto merupakan penulis dari animasi Battle of Surabaya (November 10th).
Rekomendasi Redaksi: Oding Film, penyedia jasa hiburan layar tancap dari Sukabumi riwayatmu kini
Bintang Hollywood jadi pengisi suara
Ajisaka: The King and the Flower of Life yang digarap oleh animator Indonesia direncanakan akan diisi suara oleh bintang Hollywood, dan kini sudah dalam proses pascaproduksi serta pengisian suara.
“Ajisaka proses dubbing,” kata salah satu sutradara Ajisaka, M Suyanto yang juga merupakan Rektor Universitas Amikom Yogyakarta.
Kabar ini datang setelah Ajisaka: The King and the Flower of Life memulai pengembangan karakter dan produksi animasi pada Januari 2020, seperti diberitakan Variety pada Mei 2022. Namun Suyanto menyebut prosesnya sendiri dimulai pada 2014 dengan tahapan riset.
“Yang mengerjakan ada profesional, alumni, ada mahasiswa Amikom. Kalau saya sebagai sutradara dan penulis cerita,” kata Suyanto.
Menurut Suyanto, film tersebut nantinya akan diisi suara oleh sejumlah aktris papan atas Hollywood seperti Lucy Liu yang pernah menjadi bintang saga Charlie’s Angel dan Kill Bill, kemudian John Cusack yang pernah jadi bintang dari 2012 (2009), serta Ana Gasteyer yang pernah membintangi Mean Girls (2004).
Cusack dijadwalkan akan mengisi suara karakter utama, Ajisaka, sementara Lucy Liu akan mengisi suara Lin, dan Ana Gasteyer akan mengisi suara karakter Uma. Lucy Liu juga bertindak sebagai produser bersama Suyanto.
Baca Juga:

Ajisaka: The King and the Flower of Life disebut menghabiskan biaya produksi sekitar US$15 juta dengan dana yang seluruhnya berasal dari MSV Studio dan Amikom Group. Sementara Suyanto menargetkan film ini mampu meraup setidaknya US$30 juta.
Baca Juga:
Ajisaka: The King and the Flower of Life diperkirakan tayang di layar lebar akhir 2024. Jebolan America’s Got Talent (AGT) 2023, Putri Ariani didapuk mengisi original soundtrack film tersebut.
“Penayangan nanti tergantung, saya dan Lucy (Liu) kan jadi produser. Lucy sudah menawarkan ke Paramount, tapi mereka mau lihat kalau sudah jadi. Disney juga, dan saya rasa Universal, Fox, atau Warner Bros juga sama,” kata Suyanto.
Pada Mei 2022, Variety mengabarkan Ajisaka: The King and the Flower of Life merupakan proyek pertama dari rencana ambisius dari MSV Studio.
MSV Studio merupakan divisi animasi dari MSK Pictures yang jadi bagian dari Amikom Group. Mereka berencana memproduksi dan mendistribusikan hingga 10 film animasi panjang hingga 2029.
MSK Pictures dipimpin oleh Ario Sagantoro yang sebelumnya menjadi produser dari Merantau, The Raid: Redemption, dan The Raid: Berandal.