Daftar 14 profesi akan punah dalam 5 tahun

- Redaksi

Jumat, 11 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teller bank. l Istimewa

Teller bank. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Dunia kerja akan mengalami transformasi besar dalam lima tahun ke depan. Perubahan ini dipicu oleh revolusi teknologi yang makin masif, terutama di bidang kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (machine learning).

Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) belum lama ini merilis Laporan Survei Pekerjaan di Masa Depan 2025. Laporan tersebut menggambarkan perubahan di dunia kerja akibat digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan buatan.

Perluasan akses digital diperkirakan akan menjadi tren, baik yang berkaitan dengan teknologi maupun secara keseluruhan. Laporan menyebut, 60% penyedia lapangan kerja memperkirakan hal ini akan mengubah bisnis mereka pada tahun 2030.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemajuan teknologi, khususnya di bidang kecerdasan buatan (AI) dan pemrosesan informasi (86%), robotika dan otomatisasi (58%), serta energy generation, storage, dan distribusi energi (41%), juga diperkirakan akan membawa dampak besar.

Baca Juga :  Teknologi dan otomatisasi picu kiamat 10 profesi dalam 5 tahun ke depan, apa saja?

Tren-tren ini diperkirakan akan berdampak beragam terhadap pekerjaan. Di satu sisi mendorong pertumbuhan tercepat, tapi juga sekaligus membuat profesi tertentu mengalami penurunan.

Laporan ini menyatukan perspektif lebih dari 1.000 pemberi kerja global terkemuka yang secara kolektif mewakili lebih dari 14 juta pekerja di 22 industri dan 55 negara di seluruh dunia untuk mengkaji bagaimana tren makro ini memengaruhi pekerjaan dan keterampilan.

Survei mecatat peran-peran yang mengalami penurunan tercepat termasuk berbagai peran administratif, seperti kasir, petugas tiket, asisten administrasi, sekertaris, pekerja percetakan, akuntan dan auditor.

Berikut 15 pekerjaan yang diprediksi akan perlahan punah dalam 5 tahun mendatang:

  1. Petugas layanan pos
  2. Teller bank dan petugas terkait
  3. Petugas entri data
  4. Kasir dan petugas tiket
  5. Asisten administratif dan sekretaris eksekutif
  6. Pekerja percetakan dan bidang terkait
  7. Petugas akuntansi, pembukuan, dan penggajian
  8. Petugas pencatatan material dan penyimpanan stok
  9. Petugas transportasi dan kondektur
  10. Penjualan dari pintu ke pintu, penjual koran, dan pedagang kaki lima
  11. Penilai klaim, pemeriksa, dan penyelidik
  12. Pejabat hukum
  13. Sekretaris hukum
  14. Pemasar melalui telepon.
Baca Juga :  Hilang Digantikan Robot, Sri Mulyani Prediksi Kiamat Jutaan Teller Bank

Untuk informasi, menurut data Forum Ekonomi Dunia, ada belasan profesi yang akan banyak dicari hingga 2030, di antaranya spesialis big data, insinyur teknologi finansial, spesialis kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin, dan engembang perangkat lunak dan aplikasi.

Selain itu, spesialis gudang data (Data Warehousing Specialists), spesialis kendaraan otonom dan listrik, pengemudi truk ringan atau layanan pengiriman, dan insinyur energi terbarukan.

Berita Terkait

Kisah Azis, pejuang tangguh asal Cisaat, 16 tahun jualan bubur Sukabumi di Kalimantan
IMF minta pajak penghasilan karyawan di Indonesia naik
21 kecamatan penghasil bawang daun di Sukabumi
AHY ancam bakal kejar pemilik dan sopir truk ODOL
Daftar kecamatan penghasil melon Sukabumi
Bukan hanya butuh label, Menkeu Purbaya: Jerman lebih syariah dari Indonesia
Harga bibit Lele Sangkuriang: Varietas unggul asli Sukabumi solusi cepat untung
Syarat, cara dan kuota tukar uang baru 2026 online via Pintar BI untuk Lebaran
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 01:18 WIB

Kisah Azis, pejuang tangguh asal Cisaat, 16 tahun jualan bubur Sukabumi di Kalimantan

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:00 WIB

21 kecamatan penghasil bawang daun di Sukabumi

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:00 WIB

AHY ancam bakal kejar pemilik dan sopir truk ODOL

Rabu, 18 Februari 2026 - 03:38 WIB

Daftar kecamatan penghasil melon Sukabumi

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:17 WIB

Bukan hanya butuh label, Menkeu Purbaya: Jerman lebih syariah dari Indonesia

Berita Terbaru

Ilustrasi angkot, ojek pangkalan dan tukang becak - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

KDM: Lebaran opang, becak, angkot libur dua pekan

Sabtu, 21 Feb 2026 - 03:43 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131