Demi Capres Leni Robredo, Milenial Filipina Rela Keluar dari Kelopak Agamanya

- Redaksi

Minggu, 8 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Presiden Filipina Leni Robredo. l Istimewa

Calon Presiden Filipina Leni Robredo. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l Demi bisa membela calon presiden (capres) Filipina Leni Robredo, milenial negara itu rela keluar dari kelompok agama Kristen besar di negara tersebut, Iglesia ni Cristo (INC).

Filipina sendiri akan menggelar pemilihan presiden (pilpres) pada Senin (9/5/2022). Leni Robredo, merupakan salah satu capres yang bakal berlaga di pilpres Filipina.

Sikap politik para milenial itu berbeda dengan INC. Mereka rela berbeda suara dengan INC secara keseluruhan. Sedangkan, INC sendiri telah mengumumkan dukungannya kepada rival Robredo, yaitu Ferdinand Marcos Jr dan Sara Duterte.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Marcos merupakan putra dari mantan diktator Filipina, Ferdinand Marcos. Setelah ayahnya lengser, Marcos Jr dan saudara-saudaranya dilaporkan menikmati duit hasil korupsi sang mantan presiden.

Baca Juga :  Prabowo Sebut Mungkin Saja Jokowi Jadi Cawapresnya

Dukungan INC terhadap Ferdinand telah mengundang protes dari sejumlah anggota INC. Sebagian dari mereka bakal rela keluar INC sebagai tanda protes, termasuk dua pemuda bernama Jep dan Rick.

Diberitakan Rappler, Jep dan Rick mengaku bingung karena INC menuntut anggotanya untuk mendukung capres yang sama sebagai bentuk ketaatan kepada Tuhan.

“Sangat disesalkan, terutama ketika kalian melihat undang-undang kami, dan kalian mengetahui bahwa memilih merupakan hak konstitusional kami,” ucap Jep.

Seperti halnya Jep, pemuda bernama Rick juga mengaku kecewa INC selalu mendukung kandidat yang punya rekam jejak politik buruk, bertolak belakang dengan sikap gereja seharusnya.

Baca Juga :  Survei SMRC: Kalau Maju Lagi 2024, Rakyat Tak akan Pilih Jokowi

Rick mengaku khawatir karena merujuk pada sejarah sebelumnya, capres yang didukung INC selalu menang pilpres.

Penolakan terhadap INC ini juga menggema di Twitter. Tagar #KakampINC menjadi topik tren teratas di Twitter pada Selasa lalu.

Lebih dari 48 ribu pengguna Twitter menggunakan tagar tersebut. Banyak di antara mereka teridentifikasi sebagai anggota INC.

KakampINC merupakan plesetan dari kata kakampink. Kata ini merupakan kombinasi dari kakampi atau sekutu dan pink, warna kampanye Robredo.

Saya setia dan anggota aktif INC. Keluarga saya dan saya akan tetap mendukung Leni dan Kiko. Kami tak akan mendukung pencuri. #kakamPinc,” cuit @TwiceforLeni.

Berita Terkait

RS Pusat Pasukan Bela Diri Jepang akan rawat warga Gaza yang sakit dan terluka
Pasukan Israel bersumpah kuasai lebih luas wilayah Gaza
Profil Paetongtarn Shinawatra, PM Thailand dekat dengan kelompok Muslim
Kriangkrai Techamong, PRT picu permusuhan berdarah Thailand-Arab Saudi
Fenomena “anak dengan ekor busuk”, petaka baru generasi muda China
RI kalah dari Timor Leste, ini ranking negara paling korup versi TI
Profil Oleg Gorokhovsky, pemilik bank Ukraina galang dana untuk beli senjata nuklir
Bersiap perang besar di Gaza, PM Israel panggil 400.000 tentara cadangan

Berita Terkait

Kamis, 27 Maret 2025 - 18:54 WIB

RS Pusat Pasukan Bela Diri Jepang akan rawat warga Gaza yang sakit dan terluka

Sabtu, 22 Maret 2025 - 05:38 WIB

Pasukan Israel bersumpah kuasai lebih luas wilayah Gaza

Selasa, 18 Maret 2025 - 10:00 WIB

Profil Paetongtarn Shinawatra, PM Thailand dekat dengan kelompok Muslim

Senin, 17 Maret 2025 - 03:00 WIB

Kriangkrai Techamong, PRT picu permusuhan berdarah Thailand-Arab Saudi

Minggu, 16 Maret 2025 - 19:58 WIB

Fenomena “anak dengan ekor busuk”, petaka baru generasi muda China

Berita Terbaru

Lambang atau logo koperasi lama dan baru - Istimewa

Regulasi

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi

Sabtu, 5 Apr 2025 - 01:04 WIB