Direktur GBT BMKG: 30 kali gempa aftershocks guncang Kabandungan Sukabumi hari ini

- Redaksi

Minggu, 21 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa M4,0 berpusat di Kabandungan Kabupaten Sukabumi - BMKG

Gempa M4,0 berpusat di Kabandungan Kabupaten Sukabumi - BMKG

sukabumiheadline.com – Direktur Gempa Bumi dan Tsunami (GBT) pada Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dr. Daryono, S.Si., M.Si., mengungkap 30 kali gempa bumi mengguncang wilayah Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Menurut Daryono, gempa berkekuatan M4,0 yang terjadi pada Ahad (21/9/2025) itu menggetarkan wilayah Kabandungan dan sekitarnya hingga Ahad pagi.

“Gempa berkekuatan M4,0 di wilayah Kec. Kabandungan. Kab. Sukabumi yg terjadi pagi dini hari tadi,” kata Daryono, dikutip sukabumiheadline.com, Ahad siang.

“Hingga saat ini (Ahad pagi – red) masih terus terjadi, pada pukul 06:27 WIB. Hingga saat ini BMKG sudah mencatat sebanyak 30 kali gempa susulan (aftershocks),” jelasnya.

Gempa M40 di Kabandungan Kabupaten Sukabumi Kabandungan Info
Gempa M4, 0 di Desa Cipeuteuy, Kabandungan, Sukabumi – Kabandungan Info

Adapun menurut BMKG, guncangan pertama terjadi pada Sabtu (20/8/2025) malam pukul 23.47 WIB. Gempa M4,0 terjadi pada kedalaman 7 km (sangat dangkal, sehingga terasa lebih kuat di permukaan.

Lokasi episentrum gempa pada 26 km timur laut Sukabumi, di koordinat 6,75° LS – 106,58° BT. Lokasi paling terdampak berada di Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan.

Baca Juga :  Jutaan bayi lahir di Indonesia pada 2025, Sukabumi berapa?

Intensitas guncangan (perkiraan MMI), berada di wilayah sekitar episentrum. Kabandungan, Parungkuda, Cicurug, Bogor Selatan.

Kemudian, MMI IV–V, dirasakan jelas di dalam rumah, barang ringan bisa bergeser, orang banyak berhamburan keluar, dengan area lebih jauh hingga Jakarta dan Bandung.

Gempa ini pusatnya dekat sekali dengan Kecamatan Kabandungan, karena Kabandungan berada di Sukabumi bagian utara–timur, yang masuk ke zona episentrum gempa. Dengan kedalaman hanya 7 km, wajar jika guncangan terasa cukup kuat meski magnitudonya hanya 4,0.

Berita Terkait

Prakiraan cuaca Sukabumi 24-28 Februari, hujan ringan hingga shower
Waspada angin kencang, prakiraan cuaca Sukabumi 7 hari ke depan
Ben Shenhar: 50% umur manusia ditentukan faktor genetik
17 Februari bakal ada fenomena gerhana matahari cincin
Prakiraan cuaca Sukabumi 8-15 Februari, berawan hingga hujan disertai petir
Hanya 0-155 MDPL: Kecamatan dengan daratan terendah di Sukabumi, bukan Palabuhanratu
Mengapa MDPL? Sejak kapan? Siapa penggagas pengukuran ketinggian di atas permukaan laut?
Prakiraan cuaca Sukabumi 1-7 Februari 2026 menurut BMKG dan AccuWeather

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 21:07 WIB

Prakiraan cuaca Sukabumi 24-28 Februari, hujan ringan hingga shower

Selasa, 17 Februari 2026 - 05:52 WIB

Waspada angin kencang, prakiraan cuaca Sukabumi 7 hari ke depan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:29 WIB

Ben Shenhar: 50% umur manusia ditentukan faktor genetik

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:00 WIB

17 Februari bakal ada fenomena gerhana matahari cincin

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:55 WIB

Prakiraan cuaca Sukabumi 8-15 Februari, berawan hingga hujan disertai petir

Berita Terbaru

Lele Sangkuriang asli Sukabumi - Ist

UMKM

Ini daftar kecamatan sentra ikan lele Sukabumi

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:54 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131