Dua pria kekar bertato kabur usai keroyok remaja 16 tahun di Cikidang Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lukman alias Gajah, Gilang, dan korban, Muhammad Geri Selamat - Ist

Lukman alias Gajah, Gilang, dan korban, Muhammad Geri Selamat - Ist

sukabumiheadline.com – Dua pelaku kekerasan terhadap Muhammad Geri Selamat (16), langsung kabur dari Kampung Tipar, Desa Cirendeu, Kecamatan Cikidang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, semenjak video mereka saat melakukan aksinya beredar di berbagai aplikasi media sosial (medsos).

Kedua orang yang kabur dan telah ditetapkan sebagai tersangka itu yakni Lukman alias Gajah dan Gilang. Lukman seorang pria bertubuh besar dan kekar adalah pria bertato yang disebut-sebut orang pertama yang memprovokasi warga dan menyebut Geri sebagai maling motor.

Sementara Gilang yang juga bertubuh kekar dan bertato adalah orang yang terekam mengikat tangan korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kedua orang itu sudah tak bisa dihubungi sejak Jumat (8/8/2025) lalu setelah kejadian,” kata salah satu keluarga korban yang juga menjabat sebagai Kepala Dusun, Mochamad Irfanudin, kepada sukabumiheadline.com, Kamis (14/8/2025) pagi.

Baca Juga :  Nazwa Maulidia dan Juara Qori Internasional meriahkan puncak Hari Jadi Sundawenang Sukabumi

Sementara itu, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi telah menetapkan enam tersangka dalam kasus itu, masing-masing RD, AY, UC, AE, GL dan LK.

“Inisial LK dan GL sedang dalam pengejaran,” kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartotno.

Sedangkan Geri, saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Palabuhanratu.

“Anak kami sekarang telah menjalani perawatan. Soalnya anak kami mengeluh sakit pada bagian kepala. Dan kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dari berbagai pihak,” kata Irfanudin.

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Geri Selamat, seorang pelajar Kelas XI SMA Negeri Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi korban amuk massa yang salah sasaran pada Jumat (8/8/2025) lalu.

Baca Juga :  Bikin Penasaran, Ini Lho 5 Tempat Wisata Tersembunyi di Sukabumi
Kisah Geri Selamat, pelajar Sukabumi dianiaya warga tanpa alasan, keluarga tuntut keadilan - Ist
Kisah Geri Selamat, pelajar Sukabumi dianiaya warga tanpa alasan, keluarga tuntut keadilan – Ist

Remaja warga Kampung Tipar RT 003/004, Desa Cikiray, Kecamatan Cikidang, itu tidak hanya dipukuli hingga babak belur oleh sejumlah warga yang menuduhnya sebagai maling motor, dia pun mengaku saat itu tangannya diikat dan disiram air got.

Sebelum peristiwa nahas itu menimpa dirinya, pada Jumat (8/8/2025) dini hari sekira pukul 03.00 WIB, Geri mengantarkan ayahnya ke Terminal Pajagan. Namun saat hendak pulang ke rumah, sang ayah mengatakan jika dompet berisi KTP ketinggalan. Baca selengkapnya: Kisah Geri, pelajar Sukabumi dianiaya warga tanpa alasan, keluarga tuntut keadilan

Berita Terkait

Temuan KPAI di Sukabumi, Diyah: Ayah kandung dan ibu tiri terlibat penyiksaan Nizam
DPR RI minta polisi periksa ayah kandung bocah Sukabumi tewas dianiaya
Kronologi bujuk rayu dai kondang di Sukabumi diduga lakukan pelecehan terhadap santriwati
Brak! Truk vs Colt Bogoran depan lapak pasir Parungkuda Sukabumi
5 rumah di Bantargadung Sukabumi rusak berat, 25 KK terdampak pergeseran tanah
DPRD Kabupaten Sukabumi nilai kasus Nizam melampaui batas kemanusiaan
Ayah NS Sukabumi: Ibu tiri Nizam lebih sayang anak angkat usia SMA anunya gede, koleksi video bokep
Terbuka peluang tersangka baru kasus remaja Sukabumi diduga tewas dianiaya ibu tiri

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:45 WIB

Temuan KPAI di Sukabumi, Diyah: Ayah kandung dan ibu tiri terlibat penyiksaan Nizam

Senin, 2 Maret 2026 - 20:38 WIB

DPR RI minta polisi periksa ayah kandung bocah Sukabumi tewas dianiaya

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:57 WIB

Kronologi bujuk rayu dai kondang di Sukabumi diduga lakukan pelecehan terhadap santriwati

Sabtu, 28 Februari 2026 - 04:57 WIB

Brak! Truk vs Colt Bogoran depan lapak pasir Parungkuda Sukabumi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:57 WIB

5 rumah di Bantargadung Sukabumi rusak berat, 25 KK terdampak pergeseran tanah

Berita Terbaru

Ekonomi

Pemerintah wanti-wanti kemungkinan harga BBM naik

Selasa, 3 Mar 2026 - 10:05 WIB

Seorang wanita sedang melakukan perawatan rambut di salon kecantikan - sukabumiheadline.com/AI

Kesehatan

Jangan kaget! Segini biaya perawatan kecantikan Wanita Sukabumi

Selasa, 3 Mar 2026 - 04:57 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131