WNI asal Jampang Sukabumi ini beberkan gajinya sebagai pelayan toko di Arab Saudi

- Redaksi

Jumat, 11 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua WNI asal Sukabumi ini beberkan gajinya sebagai pelayan toko di Arab Saudi - Istimewa

Dua WNI asal Sukabumi ini beberkan gajinya sebagai pelayan toko di Arab Saudi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Selain menjadi tempat tujuan umat Muslim seluruh dunia untuk menjalankan ritual keagamaan, Kota Mekah juga menjadi tujuan Warga Negara Indonesia (WNI) mencari uang.

Tak heran jika salah satu sumber menyebut ada sekira 4.000 WNI yang bekerja di Kota Suci tersebut. Akun TikTok @almanmulyana15 yang rajin membahas seputar WNI yang bekerja di Mekah, mengungkap besaran gaji yang diperoleh mereka di sana.

Baca Juga: Jadi TKW ilegal di Abu Dhabi pulang hamil, wanita Jampang Tengah Sukabumi buang bayinya di kebun

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam salah satu unggahan videonya, Alman tampak mengunjungi sebuah toko minimarket di Mekah yang menjual barang-barang atau produk asal Indonesia.

Alman mengaku penasaran dengan besaran gaji para pegawai minimarket yang bernama Toko Indonesia tersebut. Ia bertanya kepada beberapa karyawan tentang penghasilan mereka.

Baca Juga: Kaki TKW Asal Sukabumi bengkak sebab kecelakaan kerja, Sri diduga korban TPPO

Baca Juga :  TKW Disetrika Majikan Disebut Berasal dari Sagaranten Sukabumi

“SEGINI GAJI KERJA DI TOKO INDONESIA ” tulisnya dalam keterangan videonya.

Salah satu karyawan WNI asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengaku gaji yang didapatkan saat bekerja di toko tersebut sebesar 2300 Riyal, atau setara Rp9 juta.

WNI asal Sukabumi tersebut mengungkap dirinya merupakan karyawan baru di Toko Indonesia. Meskipun belum lama bekerja di toko tersebut, ia mengaku bersyukur dengan gaji yang diperolehnya itu.

Baca Juga:

“Assalamu’alaikum aa, dari mana?” tanya Alman.

“Walaikumsalam dari Sukabumi Jampang Kulon” Jawabnya.

“Mau nanya nih, gaji bekerja di Toko Indonesia tuh berapa sih” tanya Alman.

“Berhubung baru masuk ya, masih 2300 (Riyal), setara dengan 9 juta rupiah” jawab pegawai toko tersebut.

Sedangkan, WNI asal Karawang yang juga bekerja di sana sebagai pegawai katering, mengaku memperoleh gaji sekitar 2.500 Riyal atau sekitar Rp10 juta.

Baca Juga :  Berita Duka Wanita asal Sukabumi Tewas Mengenaskan di Dubai

“Kalau kerja di katering tuh berapa sih? ” tanya Alman.

“Alhamdulillah 2500, hampir 10 jutaan.” jawabnya.

Hal serupa juga diungkapkan WNI lainnya yang bekerja di bagian katering sebagai juru masak. Sebagai koki, Ia mendapat gaji Rp10 juta rupiah.

Setelah mengetahui jumlah pendapatan para WNI yang bekerja di Mekah tersebut, Alman mengungkapkan jika pendapatan mereka di Tanah Suci sangat menjanjikan. Bahkan para pekerja di sana memiliki kesempatan untuk menunaikan ibadah umrah atau haji.

“Nah itulah gaji katering dan di toko Indonesia ternyata menjanjikan, di Mekah bisa haji ya.” ucap Alman mengakhir videonya.

Baca Juga: Arab Saudi, Taiwan dan Malaysia favorit, dalam 5 tahun jumlah TKW asal Sukabumi meningkat

Video interview singkat Alman dengan para pekerja di Mekah tersebut tentu mencuri perhatian usai diunggah di akun media sosial. Postingan tersebut viral dan banjir komentar warganet.

Berita Terkait

Ayah NS Sukabumi: Ibu tiri Nizam lebih sayang anak angkat usia SMA anunya gede, koleksi video bokep
Terbuka peluang tersangka baru kasus remaja Sukabumi diduga tewas dianiaya ibu tiri
Ungkap chat aneh ayah kandung Nizam bocah Sukabumi tewas usai dianiaya, Lisnawati: Temperamental
Ayah bocah Sukabumi dianiaya ibu tiri ungkap fakta Nizam sebelum meninggal dunia
Pesan ayah bocah tewas dianiaya ibu tiri di Sukabumi untuk semua pasangan suami istri
Polres Sukabumi temukan unsur pidana kematian Nizam, ibu tiri: Karena takdir
Hasil visum Nizam, bocah Sukabumi dianiaya ibu tiri sebelum meninggal dunia
Tangis pria asal Sukabumi korban begal motor modus ludahi pelaku

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:49 WIB

Terbuka peluang tersangka baru kasus remaja Sukabumi diduga tewas dianiaya ibu tiri

Rabu, 25 Februari 2026 - 02:02 WIB

Ungkap chat aneh ayah kandung Nizam bocah Sukabumi tewas usai dianiaya, Lisnawati: Temperamental

Selasa, 24 Februari 2026 - 05:00 WIB

Ayah bocah Sukabumi dianiaya ibu tiri ungkap fakta Nizam sebelum meninggal dunia

Selasa, 24 Februari 2026 - 02:33 WIB

Pesan ayah bocah tewas dianiaya ibu tiri di Sukabumi untuk semua pasangan suami istri

Senin, 23 Februari 2026 - 03:27 WIB

Polres Sukabumi temukan unsur pidana kematian Nizam, ibu tiri: Karena takdir

Berita Terbaru

Wisata

Foto-foto penampakan kebun kurma Sukabumi berbuah lebat

Kamis, 26 Feb 2026 - 15:00 WIB

Ilustrasi kades menerima Dana Desa 2026, jauh lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya - sukabumiheadline.com

Regulasi

Anjlok! Ini rincian Dana Desa 2026 se-Kabupaten Sukabumi

Kamis, 26 Feb 2026 - 09:00 WIB

Ilustrasi debt collector merampas sepeda motor milik nasabah leasing - sukabumiheadline.com

Regulasi

5 tips dari polisi hadapi debt collector rampas kendaraan

Kamis, 26 Feb 2026 - 01:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131