Exited Banget, Menginap di Javana Spa Blok 3 Cidahu Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 13 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Javana Spa Blok 3. l Imam Subagio

Javana Spa Blok 3. l Imam Subagio

SUKABUMIHEADLINE.com l CIDAHU  – Mentari baru saja menampakkan sinarnya dari balik awan putih tipis di langit yang biru cerah. Sinarnya yang malu-malu seakan menciptakan garis-garis vertikal menembus lubang-lubang awan dan kabut yang masih membungkus pagi.

Seperti biasa, langit seringkali bersahabat pada pagi hari. Cerah merona, menyapa penghuni dunia dengan hangatnya.

Beberapa kelompok manusia mulai beraktivitas di antar rimbun pepohonan yang masih berselimut kabut. Mereka ke luar satu persatu dari tenda-tenda dan saung-saung bambu. Suasana dan sensasi hidup kembali ke alam seperti pada era tahun 70an, menyeruak di Blok 3 kawasan Javana Spa, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Javana Spa Blok 3. l Imam Subagio
Javana Spa Blok 3. l Imam Subagio

Area Blok 3 memang dikenal dan diakui banyak wisatawan lokal dan luar sebagai tempat terbaik di kawasan tersebut. Beberapa di antara mereka bahkan menyebutnya sebagai sejumput tanah sorga yang jatuh ke bumi.

Hal itu juga diakui salah seorang wisatawan asal Jakarta, Imam Subagio. Pria berusia 52 tahun itu menyebut Blok 3 sebagai spot yang cocok untuk semua kalangan dan usia.

“Blok 3 itu buat gue tempat yang view-nya bagus banget. Cocok banget buat semua orang, dari mulai anak-anak hingga dewasa. Pokoknya exited banget deh,” kata Imam kepada sukabumiheadline.com, Jumat (12/11/2021) malam.

Pendapat Imam tersebut tentunya diamini oleh siapapun wisatawan yang pernah mengunjungi area Blok 3 Javana Spa. Mereka berharap kawasan tersebut tetap terpelihara keasrian dan keindahannya agar bisa dinikmati semua generasi.

Berita Terkait

Daftar universitas swasta terbaik di Indonesia versi QS World University Rankings 2027
Sang legenda: Satu-satunya pria Sukabumi yang diidolakan Nikita Willy
Menikmati keunikan dan eksotisme Pantai Cempaka Ratu Sukabumi
5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi
10 AMDK layak minum hasil uji TDS, rendah senyawa anorganik, garam dan logam berat
Kapten Persib Marc Klok diterima kuliah di Harvard, mengenal HBS
Tren job hugging di tengah ketidakpastian ekonomi, ini penyebab dan dampak negatif
Railway & Plantations: Buitenzorg-Soekaboemi, kolaborasi KAI Wisata-Jaswita-ITB

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Daftar universitas swasta terbaik di Indonesia versi QS World University Rankings 2027

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:15 WIB

Sang legenda: Satu-satunya pria Sukabumi yang diidolakan Nikita Willy

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Menikmati keunikan dan eksotisme Pantai Cempaka Ratu Sukabumi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:16 WIB

5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:06 WIB

10 AMDK layak minum hasil uji TDS, rendah senyawa anorganik, garam dan logam berat

Berita Terbaru

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Bisnis

Ini 7 ojol yang tak lagi berseliweran di jalanan

Senin, 31 Agu 2026 - 17:56 WIB

Khazanah

Di balik alasan Sukabumi disebut Priangan dari Barat

Senin, 31 Agu 2026 - 09:00 WIB

Jan Koum, pendiri WhatsApp - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Inspirasi

Kisah hidup Jan Koum, pendiri WhatsApp yang mantan tukang sapu

Senin, 31 Agu 2026 - 05:56 WIB