Foto Miyazaki Maru ditembak kapal selam Jerman, satu abad kemudian nama Sukabumi mendunia

- Redaksi

Sabtu, 31 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal asal Jepang bernama Miyazaki Maru mengangkut Blok Tjipetir - Istimewa

Kapal asal Jepang bernama Miyazaki Maru mengangkut Blok Tjipetir - Istimewa

sukabumiheadline.com – Siapa sangka perang yang pernah berkecamuk di kawasan Eropa, sekira seratus tahun kemudian membuat nama Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendadak viral dan mendunia.

Selama 100 tahunan itu pula kepingan gutta percha berbentuk persegi bertuliskan ‘TJIPETIR’ bertebaran di pantai-pantai Inggris dan Eropa bagian utara hingga Amerika, tepatnya pada 2012 silam.

Ketika itu, saat musim panas, seorang warga Inggris bernama Tracey Williams mengaku sedang berjalan di pantai dekat rumahnya di Cornwall, Inggris, ketika dia melihat benda persegi bertuliskan ‘TJIPETIR’. Ketika disentuh, benda tersebut terasa kenyal seperti karet.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tracey Williams
Tracey Williams memegang Blok Tjipetir – Istimewa

Williams kembali menemukan benda serupa di bagian pantai lain beberapa pekan kemudian. Ia mengatakan sebagian besar blok dalam kondisi baik. Bahkan, ada nelayan yang memakainya untuk talenan.

Didorong rasa penasaran, dia pun membuat sebuah riset. Tulisan ‘TJIPETIR’ ternyata berasal dari sebuah daerah bernama Sukabumi, Indonesia. Sontak saja Tracey Williams mengaku baru saja berhasil memecahkan misteri dari mana benda itu berasal.

Belakangan, ia baru mengetahui, saat Belanda masih menjajah Indonesia pada abad 19 hingga pertengahan abad 20, terdapat sebuah perkebunan karet yang menghasilkan blok-blok persegi.

Pabrik produsen Blok Tjipetir di Sukabumi, Jawa Barat - Istimewa
Pabrik produsen Blok Tjipetir di Sukabumi, Jawa Barat yang sudah bangkrut – Istimewa

Dari penelitiannya, blok-blok itu digunakan sebagai insulasi kabel telegraf yang melintang di dasar laut.

Temuan itu kemudian diunggah Williams di laman Facebook. Lambat laun banyak orang datang berkunjung ke laman itu dan melaporkan bahwa mereka juga menemukan Blok TJIPETIR.

Namun, mereka tidak hanya mengaku berasal dari Inggris, tapi juga Spanyol, Prancis, Belanda, Jerman, Norwegia, Swedia, dan Denmark.

Pabrik produsen Blok Tjipetir di Sukabumi, Jawa Barat yang sudah bangkrut - Istimewa
Pabrik produsen Blok Tjipetir di Sukabumi, Jawa Barat yang sudah bangkrut – Istimewa

Alhasil, blok ‘TJIPETIR’ pun berhasil menyedot perhatian publik Benua Biru. Kemunculannya yang tiba-tiba, memunculkan misteri dan spekulasi.

“Sebuah surat kabar Prancis meliput kisah ini dan melaporkan bahwa Titanic membawa benda ini. Saya memeriksa manifes kapal Titanic dan menemukan bahwa memang kapal itu membawa benda karet. Spekulasi pun berkembang setelah berita ini tersiar,” kata Williams.

Namun, pada musim panas 2013, Williams mendapatkan informasi penting. Dia dihubungi secara terpisah oleh dua orang, yang tidak ingin diungkap identitasnya.

Kepingan Blok Tjipetir yang tenggelam bersama kapal Miyazaki Maru - Istimewa
Kepingan Blok Tjipetir yang tenggelam bersama kapal Miyazaki Maru – Istimewa

Dari kedua orang itulah kemudian Williams mengetahui sebuah kapal bernama Miyazaki Maru ditenggelamkan kapal selam Jerman, U-88, yang dikomandani Kapten Walther Schwieger, pada 31 Mei 1917.

Akibatnya, Miyazaki Maru karam sekira 241 kilometer di sebelah barat Kepulauan Scilly, antara Inggris dan Prancis.

Rekomendasi Redaksi: Ingat Gutta Percha Tjipetir tercecer di laut Eropa? Ini 18 kecamatan di Sukabumi penghasil getah karet

Gutta Percha
Gutta Percha Tjipetir, tercecer di laut Eropa – Istimewa

Fakta itu diamini Alison Kentuck, seorang pejabat Inggris yang menangani kapal karam di perairan negaranya. Alison membenarkan jika blok-blok teraebut berasal dari Miyazaki Maru yang tenggelam.

Williams pun termotivasi untuk menulis buku mengenai Blok TJIPETIR.

Berita Terkait

9 tahun menanti ganti rugi Jalan Tol Bocimi, warga Sukabumi meninggal dunia, rumah mau ambruk
Jomplang! Setiap 26 ribu jiwa perempuan Kota Sukabumi diwakili satu anggota DPRD
Melawan kampanye “marriage is scary”, Gen Z Sukabumi malah terbentur tradisi
Top 10 kecamatan lumbung padi Sukabumi, bandingkan dengan Jawa Barat dan Indonesia
Luas panen sayuran dan buah di Sukabumi menyusut meskipun ada program MBG
5 Wanita Sukabumi ungkap alasan bersedia jadi istri kedua
5 fakta Jembatan Cipamuruyan Sukabumi: Biaya, spesifikasi hingga curhat pengusaha ke KDM
Update jumlah penduduk Kota dan Kabupaten Sukabumi 2026 dan 5 tahun terakhir

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:01 WIB

9 tahun menanti ganti rugi Jalan Tol Bocimi, warga Sukabumi meninggal dunia, rumah mau ambruk

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:23 WIB

Jomplang! Setiap 26 ribu jiwa perempuan Kota Sukabumi diwakili satu anggota DPRD

Minggu, 12 Juli 2026 - 01:35 WIB

Melawan kampanye “marriage is scary”, Gen Z Sukabumi malah terbentur tradisi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:51 WIB

Top 10 kecamatan lumbung padi Sukabumi, bandingkan dengan Jawa Barat dan Indonesia

Jumat, 3 Juli 2026 - 03:21 WIB

Luas panen sayuran dan buah di Sukabumi menyusut meskipun ada program MBG

Berita Terbaru