Gegara tumpukan sampah, Nadine Merry gagal nikmati keindahan pantai di Sukabumi

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan tumpukan sampah di Pantai Loji Sukabumi - @nadinemerry92

Penampakan tumpukan sampah di Pantai Loji Sukabumi - @nadinemerry92

sukabumiheadline.com – Pernyataan Bupati Sukabumi, Asep Japar yang menyoroti dua isu krusial dan harus segera dibenahi, yakni kemacetan dan pengelolaan sampah, sepertinya tidak benar-benar berjalan.

Pernyataan Asep Japar tersebut disampaikan dalam Rapat Dinas Mei 2025 yang membahas Isu Strategis Dan Percepatan Implementasi Visi Misi Kabupaten Sukabumi, di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Selasa (20/5/2025) lalu, dipandu Sekretaris Daerah Ade Suryaman. Baca selengkapnya: Bupati Sukabumi minta percepat penanganan kemacetan dan sampah

“Masalah sampah adalah tanggung jawab bersama. Koordinasi dan komunikasi dengan aparat penegak hukum (APH) harus ditingkatkan oleh seluruh kepala perangkat daerah,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekinian, justru gegara tumpukan sampah, seorang pengunjung bernama Nadine Merry gagal nikmati keindahan pantai di kawasan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Baca Juga: Danone, Wings dan Indofood: Penyumbang sampah plastik terbanyak di RI

Nadine Merry berjalan di atas tumpukan sampah di Pantai Loji, Sukabumi - @nadinemerry92
Nadine Merry berjalan di atas tumpukan sampah di Pantai Loji, Sukabumi – @nadinemerry92

Diketahui wanita tersebut mengunjungi Pantai Loji, Kecamatan Palabuhanratu. Namun, alih-alih menikmati keindahan pantai selatan Sukabumi itu, Nadine malah disuguhi hamparan sampah yang menutupi seluruh pantai.

Tampak dalam video yang diunggah di akun TikTok @nadinemerry92, sampah yang menumpuk terdiri dari serpihan ranting hingga potongan kayu berbagai ukuran. Belum lagi sampah kain pakaian bekas, hingga sampah plastik. Bercampur menjadi satu.

“Ya Allah ini Pantai Loji, Palabuhanratu seperti ini sampahnya. Ini tolong banget. Nih minta tolong ya ke siapa nih. Ke warganya atau ke pemerintahannya nih,” kata Nadine dalam narasi videonya, dikutip sukabumiheadline.com, Senin (5/1/2026).

Berita Terkait: 4 masalah lingkungan di Sukabumi yang tidak pernah selesai

Kondisi Pantai Loji Sukabumi dipenuhi sampah - @nadinemerry92
Kondisi Pantai Loji Sukabumi dipenuhi sampah – @nadinemerry92

“Ini alam seindah ini… Tuh sampai rok saya nyangkut. Astaghfirullahaladzim!” seru dia sambil memvideo rok hitamnya yang nyangkut di sampah ranting kayu.

Astaghfirullahaladzim! Kita mau menikmati pantai harus melewati tumpukan sampah seperti ini?” Sesal dia.

“Allahu Akbar, aku berduka untuk pantai-pantai di Palabuhanratu. Heuh!” pungkasnya seraya berjalan menjauhi pantai.

Dari caption dalam unggahan Nadine, diketahui pantai yang dulunya indah tersebut, pernah dikunjunginya ketika ia masih kecil. Namun, saat ia kembali ketika dewasa, ia bersedih mendapati pantai dalam kondisi kotor dengan tumpukan sampah.

Diberitakan sebelumnya, kondisi serupa pernah terjadi di Pantai Cibutun, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali dipenuhi sampah. Baca selengkapnya: Sehari Setelah Dibersihkan, Pantai Cibutun Sukabumi Kembali Dipenuhi Sampah

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM
Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab
90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:07 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:30 WIB

Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Berita Terbaru

Semen Kujang sponsori Persib Bandung - Ist

Bisnis

Sponsori Persib, SIG bangkitkan Semen Kujang

Rabu, 5 Agu 2026 - 18:36 WIB

Honda PCX 160 2026 lebih irit BBM, 1 liter untuk 45 KM, cek harganya - Honda

Bisnis

5 motor terpopuler dan terlaris di Indonesia 2026

Rabu, 5 Agu 2026 - 02:47 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: Raperda PPT PKSDA dan evaluasi APBD 2026 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:07 WIB