Hendak Berburu Burung, Warga Sukabumi Dikejutkan Penemuan Mayat di Assabaland

- Redaksi

Rabu, 28 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com l CIRACAP – Warga Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dikejutkan dengan penemuan mayat tanpa identitas sesaat hendak berburu burung di areal perkebunan PT Assabaland Apdeling I, tepatnya di kampumg Warungjati, Desa Purwasedar, Selasa (27/6/2023) malam.

Jasad laki laki itu pertama kali ditemukan Musyandi (18) warga Kampung Lebak Nangsi, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap sekitar pukul 17.00 WIB diawali dengan mencium bau busuk yang awalnya dia mengira dari bangkai binatang. Pasalnya, lokasi berada di area hutan perkebunan.

Baca Juga :  Riding ke Pasir Datar Indah, Menolak Tua ala Biker Sukabumi

Namun, saat sedang asyik berburu burung di semak semak, Musyandi menemukan sepasang sandal, kemudian melihat sesosok tubuh manusia yang awalnya dikira masih hidup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kirain masih hidup, pas dideketin udah meninggal dunia. Posisinya mayat tengkurap, ditemukan di hutan di bawah pohon kelapa, laki-laki, perkiraan saya usianya sekitar 60 tahunan lebih,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Purwasedar Defi Susandi membenarkan adanya penemuan jasad pria tanpa identitas oleh para petani penggarap di Perkebunan Asabaland ketika berburu burung.

Baca Juga :  Pegawai PDAM Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi Tewas Tergantung di Kamar

“Kami menelusuri hal itu dan dipastikan itu memang mayat laki-laki. Dugaan sementara ODGJ, untuk mayat sudah dievakuasi dibawa ke rumah sakit Jampangkulon penanganan selanjutnya, sambil menunggu apakah ini memang ODGJ atau tidak, atau menunggu apakah ada pihak keluarga yang kehilangan atau tidak,” timpalnya.

“Untuk sementara setelah kami berkoordinasi dengan pihak Puskesmas, Polsek dan Forkopimcam Ciracap, jasadnya di rumah sakit Jampang Kulon,” tandasnya.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia
Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:24 WIB

Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Senin, 2 Februari 2026 - 00:01 WIB

Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:28 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:07 WIB

Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Berita Terbaru

Ilustrasi hutan kota di antara permukiman penduduk - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Bupati di Jawa Barat ini wajibkan 1 kecamatan 1 hektar hutan

Kamis, 5 Feb 2026 - 14:49 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131