Indah Bak Nirwana, Mengintip Pesona Bukit Sunset Hill Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 15 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukit Sunset Hill. l Istimewa

Bukit Sunset Hill. l Istimewa

sukabumiheadline.com l SIMPENAN – Geopark Ciletuh-Palabuhanratu memiliki spot wisata baru yang cocok dijadikan lokasi untuk menyaksikan sunset atau matahari terbenam di waktu petang, namanya Bukit Sunset Hill.

Selain itu, di lokasi juga terdapat kafe yang menawarkan beragam menu kuliner bagi para pengunjung Bukit Sunset Hill.

Bukit Sunset Hill berada Jalan Geopark Loji Palangpang, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukit Sunset Hill. l Istimewa
Bukit Sunset Hill. l Istimewa

Wisatawan yang berkunjung ke Bukit Sunset Hill disuguhkan pemandangan indah lautan lepas Geopark yang memanjang ke Samudera Hindia.

Terlebih di sore sampai malam hari, di kafe outdoor Bukit Sunset Hill, sore hari wisawatan bisa menikmati keindahan matahari terbenam dan juga di malam hari wisatawan disuguhkan dengan keindahan laut malam dengan pemandangan kerlap kerlip lampu perahu nelayan.

Bukit Sunset Hill. l Istimewa
Bukit Sunset Hill. l Istimewa

Tak heran jika Bukit Sunset Hill banyak dikunjungi wisatawan, terlebih saat libur akhir pekan. Hampir semua pengunjung memuji lokasi tempat wisata yang baru menggelar soft launching itu.

Salah seorang pengunjung, Siti Erlania Fitrianingsih menyebut akses jalan ke lokasi masih minim lampu penerangan jalan, sehingga memaksa pengendara untuk ekstra hati-hati.

“Jalan menuju lokasi sangat bagus hanya saat malam hari sangat minim penerangan,” kata Siti.

Bukit Sunset Hill. l Istimewa
Bukit Sunset Hill. l Istimewa

Soal sajian kuliner, ia mengaku harus antre karena suasana di kafe terbilang ramai.

“Untuk kafe, suasananya bagus hanya karena ramai dan kapasitas tempatnya belum terlalu besar, jadinya sampai gak kebagian meja dan juga untuk pemesanan hanya disediakan 1 kasir jadi untuk pesan makanannya harus ngantre sampe satu jam,” keluhnya.

Sementara Dillan Atha, salah seorang pengunjung lainnya, memuji spot nongkrong yang satu ini. Menurutnya, jika mendapatkan parkiran di lokasi terbawah, harus agak berkeringat sedikit untuk mencapai lokasi Bukit Sunset Hill.

“Buat tempat, ya namanya bukit lumayan buat olahraga, perlu jalan kaki ke atas karena cuma dapat parkiran bawah. Bisa membakar kalori. Itung-itung ola hraga sebelum dapet makan,” kata dia.

“Buat liat sunset, yes. Tempat nongki okelah, tapi kurang nyaman karena tempatnya ber-angin banget. Apalagi kalo makan di tingkat paling atas, siap-siap masuk angin,” tambah Dillan.

Bukit Sunset Hill. l Istimewa
Bukit Sunset Hill. l Istimewa

Sementara untuk urusan makanan, Dillan menilainya sebagai biasa. Dengan harga yang sudah tertera, dia menilai masih banyak kuliner di tempat lain dengan rasa yang lebih sesuai harganya.

“Kalau urusan makanan, not bad lah, dibilang enak nggak, dibilang gak enak, ya lumayan,” kata dia mengungkapkan kesannya.

“Menurutnya, dengan harga segitu banyak yang lebih berkualitas, dari mulai rasa dan estetika,” tambahnya.

Di Bukit Sunset Hill, wisatawan juga disuguhkan dengan alunan musik band yang dipersembahkan oleh pengelola kafe.

Berita Terkait

5 film keluarga yang menggambarkan rumah sebagai horor yang memuakkan
Tinjauan psikologi dan politik mengapa kritik ditanggapi dengan sindiran dan ejekan
Kentring Manik Mayang Sunda: Mengenal ibu dari Raja-raja Pajajaran
Seren Taun: Merawat tradisi 447 tahun ala Kasepuhan Ciptamulya
Tiga tren dan 10 model rambut pria Agustus: Klasik modern hingga pendek low maintenance
Benarkah keberadaan Nyi Roro Kidul diulas dalam AlQuran?
5 tren wisata Gen Z di Sukabumi, dari eksplorasi niche hingga eco tourism
20 universitas swasta terbaik di RI versi Uniranks 2026, almamater tokoh asal Sukabumi

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:55 WIB

5 film keluarga yang menggambarkan rumah sebagai horor yang memuakkan

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:09 WIB

Tinjauan psikologi dan politik mengapa kritik ditanggapi dengan sindiran dan ejekan

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:03 WIB

Kentring Manik Mayang Sunda: Mengenal ibu dari Raja-raja Pajajaran

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:19 WIB

Seren Taun: Merawat tradisi 447 tahun ala Kasepuhan Ciptamulya

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:20 WIB

Tiga tren dan 10 model rambut pria Agustus: Klasik modern hingga pendek low maintenance

Berita Terbaru

Ilustrasi aksi pengeroyokan oleh massa - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:18 WIB